Monday, 01 January 2022

15 Cara Merawat Pakaian Olahraga Tetap Awet dan Nyaman Dipakai

Pakaian olahraga yang terawat bukan hanya soal penampilan, tapi kunci menjaga performa tetap maksimal
May 4, 2026  | Melisa Nirmaladewi
cara merawat pakaian olahraga
 

Pakaian olahraga dirancang untuk menunjang performa tubuh saat bergerak aktif. Mulai dari menyerap keringat, menjaga sirkulasi udara, hingga memberikan fleksibilitas maksimal, semuanya dibuat dengan teknologi bahan yang berbeda dari pakaian sehari-hari. Namun justru karena karakteristiknya yang khusus itulah pakaian olahraga memerlukan perawatan yang tepat. Jika salah mencuci atau menyimpannya, serat kain bisa cepat rusak, elastisitas berkurang, bahkan muncul bau tidak sedap yang sulit hilang.

Banyak orang menganggap pakaian olahraga sama seperti kaus biasa yang bisa langsung dicampur dalam mesin cuci tanpa perlakuan khusus. Padahal, sebagian besar activewear terbuat dari bahan sintetis seperti polyester, spandex, atau nylon yang memiliki struktur berbeda dibanding katun. Bahan-bahan ini ringan, cepat kering, dan elastis, tetapi juga lebih sensitif terhadap panas tinggi dan deterjen keras. Oleh karena itu, memahami cara merawatnya menjadi investasi jangka panjang agar pakaian tetap awet dan performanya tidak menurun.

1. Jangan Menunda Pencucian Setelah Dipakai

Langkah pertama yang sering diabaikan adalah tidak menunda pencucian. Setelah dipakai berolahraga, pakaian biasanya dalam kondisi lembap dan penuh keringat. Jika langsung dimasukkan ke dalam keranjang tertutup tanpa diangin-anginkan, bakteri akan berkembang dan menyebabkan bau apek yang sulit dihilangkan. Idealnya, gantung atau jemur sebentar pakaian setelah digunakan agar kering sebelum dicuci. Sirkulasi udara membantu mencegah pertumbuhan mikroorganisme penyebab bau.

Baca juga:   Met Gala: Sejarah di Balik Pesta Fashion Termegah Dunia!

2. Pisahkan dan Balik Pakaian Sebelum Mencuci

Saat akan mencuci, pisahkan pakaian olahraga dari pakaian berbahan kasar seperti jeans atau jaket dengan resleting besar. Gesekan berlebihan di dalam mesin cuci dapat merusak serat elastis dan membuat kain berbulu. Jika memungkinkan, balik pakaian sebelum dicuci. Mencuci dalam kondisi terbalik membantu melindungi permukaan luar kain dan menjaga warna tetap cerah lebih lama.

3. Perhatikan Label Perawatan dari Brand

Perhatikan juga label perawatan pada setiap pakaian. Brand seperti Nike dan Adidas biasanya menyertakan instruksi spesifik terkait suhu air dan metode pencucian. Umumnya, pakaian olahraga sebaiknya dicuci dengan air dingin. Air panas dapat merusak elastisitas spandex dan membuat bahan kehilangan bentuk aslinya. Selain itu, suhu tinggi juga bisa mengunci bau pada serat sintetis alih-alih menghilangkannya.

4. Gunakan Deterjen yang Tepat dan Hindari Pelembut

Pemilihan deterjen juga berpengaruh besar. Hindari penggunaan deterjen terlalu banyak karena residunya bisa menumpuk di serat kain dan justru menyebabkan bau. Gunakan deterjen secukupnya dan pilih yang lembut atau diformulasikan khusus untuk pakaian olahraga. Hindari pula pelembut pakaian. Meskipun membuat kain terasa halus, pelembut dapat meninggalkan lapisan yang menutup pori-pori kain, sehingga kemampuan menyerap keringat dan sirkulasi udara menjadi berkurang.

5. Atasi Bau dan Noda dengan Cara Aman

Jika pakaian olahraga memiliki noda membandel atau bau yang sulit hilang, kamu bisa merendamnya terlebih dahulu dengan campuran air dingin dan sedikit cuka putih selama sekitar 15–30 menit sebelum dicuci. Cuka membantu menetralisir bau tanpa merusak serat. Namun, jangan mencampurkan cuka langsung dengan deterjen dalam satu waktu karena bisa mengurangi efektivitas keduanya.

6. Hindari Mesin Pengering Bersuhu Tinggi

Pengeringan juga memegang peran penting dalam menjaga keawetan pakaian olahraga. Hindari penggunaan mesin pengering dengan suhu tinggi karena panas berlebih dapat merusak serat elastis dan membuat pakaian melar. Sebaiknya keringkan dengan cara diangin-anginkan. Gantung di tempat teduh dengan sirkulasi udara baik. Sinar matahari langsung memang membantu membunuh bakteri, tetapi paparan berlebihan dapat membuat warna cepat pudar dan kain menjadi kaku.

Baca juga:   9 Elemen Kunci dari Gaya Fashion Bohemian

7. Gunakan Secara Bergantian agar Tidak Cepat Aus

Selain teknik mencuci, frekuensi penggunaan juga perlu diperhatikan. Menggunakan pakaian olahraga yang sama secara terus-menerus tanpa jeda dapat mempercepat kerusakan. Idealnya, miliki beberapa set pakaian agar bisa dipakai bergantian. Hal ini membantu setiap item memiliki waktu “istirahat” sehingga elastisitasnya tetap terjaga.

8. Perawatan Khusus untuk Bahan Kompresi dan Sports Bra

Untuk pakaian olahraga dengan teknologi kompresi atau sports bra, perawatan ekstra diperlukan. Bahan kompresi dirancang untuk memberikan tekanan tertentu pada otot. Jika sering dicuci dengan cara kasar atau diperas terlalu kuat, struktur kain bisa berubah dan fungsi kompresinya menurun. Cuci dengan siklus lembut dan hindari memelintir saat mengeringkan. Cukup tekan perlahan untuk mengeluarkan air berlebih.

9. Simpan dengan Benar agar Tidak Berjamur

Penyimpanan yang tepat juga mendukung daya tahan pakaian. Pastikan pakaian benar-benar kering sebelum dilipat dan disimpan. Menyimpan pakaian dalam keadaan lembap dapat memicu jamur. Untuk item berbahan sangat elastis seperti legging atau celana yoga, lipat dengan rapi dan hindari menggantung terlalu lama karena berat kain bisa menarik bagian pinggang sehingga melar.

10. Bersihkan Segera Setelah Aktivitas Outdoor

Jika kamu rutin berolahraga di luar ruangan, pakaian mungkin lebih sering terpapar debu, lumpur, atau polusi. Segera bersihkan noda tanah sebelum mengering agar tidak menempel permanen. Gunakan sikat lembut jika diperlukan, tetapi jangan menggosok terlalu keras karena dapat merusak permukaan kain.

11. Jangan Abaikan Perawatan Sepatu Olahraga

Perawatan sepatu olahraga juga tidak kalah penting karena sering bersentuhan langsung dengan keringat dan kotoran. Meski fokus utama adalah pakaian, menjaga kebersihan sepatu membantu mencegah bau yang bisa berpindah ke pakaian saat disimpan bersama. Brand seperti Puma bahkan menyarankan untuk selalu mengeluarkan insole dan mengeringkannya secara terpisah setelah digunakan agar tidak lembap terlalu lama.

Baca juga:   8 Langkah Konkret Menurunkan Dampak Industri Fashion Terhadap Perubahan Iklim

12. Hindari Menyemprot Parfum Langsung ke Kain

Selain faktor teknis, ada pula kebiasaan kecil yang bisa berdampak besar. Misalnya, jangan langsung menyemprotkan parfum atau pewangi beralkohol tinggi ke pakaian olahraga untuk menutupi bau. Kandungan alkohol dapat merusak serat sintetis jika dilakukan berulang kali. Lebih baik atasi sumber bau dengan pencucian yang benar daripada menutupinya sementara.

13. Merawat Pakaian sebagai Bagian dari Gaya Hidup Berkelanjutan

Dalam konteks keberlanjutan, merawat pakaian olahraga agar awet juga berarti mengurangi limbah tekstil. Industri fashion, termasuk sportswear, menghasilkan limbah dalam jumlah besar setiap tahunnya. Dengan memperpanjang usia pakai pakaian, kamu ikut berkontribusi mengurangi konsumsi berlebihan. Ini sejalan dengan prinsip conscious living yang kini semakin relevan.

14. Maksimalkan Siklus Hidup Pakaian

Jika pakaian sudah mulai menunjukkan tanda-tanda aus seperti elastisitas berkurang atau kain menipis, pertimbangkan untuk mengalihfungsikannya sebagai pakaian rumah atau lap olahraga ringan sebelum benar-benar dibuang. Langkah kecil ini membantu memaksimalkan siklus hidup produk.

15. Konsistensi adalah Kunci Keawetan

Pada akhirnya, merawat pakaian olahraga bukan hanya soal menjaga penampilan, tetapi juga mempertahankan fungsinya. Activewear yang dirawat dengan baik akan tetap nyaman, menyerap keringat secara optimal, dan mendukung performa tubuh saat bergerak. Konsistensi dalam perawatan sederhana akan membuat pakaian favoritmu tetap awet, nyaman, dan siap menemani setiap sesi olahraga.

With Laruna, you can stay ahead of the curve by embracing the latest fashion trends that define the season. Elevate your wardrobe with our curated style updates and ensure you're always dressed for the moment.

Reference: 
https://tdsportswear.com/blog/sportswear-care-guide-how-to-take-care-of-your-activewear/
Copyright © 2023 - Style by Laruna - All rights reserved
chevron-down linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram