Monday, 01 January 2022

4 Jenis Serat Daur Ulang dalam Produksi Fashion

Secara keseluruhan, penggunaan serat daur ulang dalam produksi fashion merupakan langkah positif menuju industri fashion yang lebih berkelanjutan.
April 25, 2024  | Pipintri Aviteni Damayanti
jenis serat daur ulang dalam fashion
 

4 Jenis Serat Daur Ulang dalam Produksi Fashion - Sehubungan dengan meningkatnya limbah tekstil di tempat pembuangan akhir, maka semakin digalakkan pula gerakan untuk mendaur ulang pakaian yang sudah tidak terpakai. Meskipun hal ini sulit dilakukan, namun proses mendaur ulang pakaian harus diupayakan sebagai salah satu cara untuk mengurangi dampak lingkungan dari industri fashion, seperti permasalahan limbah tekstil, polusi air, dan penggunaan sumber daya alam yang berlebihan.

Dalam hal ini, penggunaan serat daur ulang dalam produksi fashion merujuk pada bahan-bahan tekstil dari limbah tekstil atau material lainnya yang sebelumnya telah digunakan, kemudian diolah menjadi bahan baru untuk membuat pakaian dan produk fashion lainnya. Berikut adalah 4 jenis serat daur ulang yang umum digunakan dalam produksi fashion, antara lain:

1. Serat daur ulang dari limbah pakaian

Serat daur ulang limbah pakaian berasal dari pakaian bekas yang sudah tidak digunakan lagi atau berbagai limbah tekstil, kemudian diuraikan menjadi serat kecil-kecil dengan penambahan bahan lain dan diolah kembali menjadi bahan baru untuk membuat pakaian maupun produk tekstil lainnya. 

Metode daur ulang ini bertujuan untuk mengurangi limbah tekstil yang masuk ke tempat pembuangan akhir dan mengurangi tekanan terhadap sumber daya alam. 

Proses pembuatan serat daur ulang dari limbah pakaian:

  1. Pengumpulan, pakaian bekas atau limbah tekstil dapat dikumpulkan dari berbagai sumber seperti donasi, pengumpulan kembali dari konsumen, atau pabrik tekstil
  2. Pemilahan dan pengelompokan, setelah pakaian terkumpul kemudian diuraikan dan dipilah-pilah menurut jenis kain, warna, dan kualitas untuk memastikan bahwa serat yang dihasilkan berkualitas baik
  3. Penguraian, pakaian yang telah dilakukan pemilahan akan melalui proses penguraian secara mekanis atau kimia menjadi serat-serat kecil sesuai jenis kain yang digunakan
  4. Pembersihan dan pengolahan, serat-serat yang dihasilkan perlu dibersihkan dan diolah lebih lanjut untuk menghilangkan kotoran atau bahan kimia sisa dari pakaian asli
  5. Pembuatan bahan baku, serat-serat yang sudah dibersihkan dan diolah tersebut dapat dicampur dengan bahan lain seperti serat alam atau sintetis untuk membuat kain baru yang digunakan dalam produksi fashion
Baca juga:   Sejarah Fast Fashion, Karakteristik, dan Dampaknya

Salah satu hal penting yang harus dilakukan oleh industri fashion adalah terus mengembangkan teknologi dan metode daur ulang yang lebih efektif, karena tidak semua jenis pakaian bisa diurai dan diolah menjadi serat daur ulang akibat adanya campuran bahan kimia tertentu yang sulit diolah ulang.

2. Serat daur ulang dari plastik

Serat daur ulang plastik berasal dari botol plastik bekas atau berbagai limbah plastik, kemudian diolah menjadi serat yang mirip serat alami seperti kapas atau wol untuk membuat produk fashion seperti pakaian, tas, atau aksesoris. 

Metode ini merupakan salah satu cara mengurangi dampak negatif plastik terhadap lingkungan, dan memanfaatkan kembali plastik yang sudah ada untuk digunakan dalam produksi fashion.

Proses pembuatan serat daur ulang dari limbah plastik:

  1. Pengumpulan, botol plastik bekas dan limbah plastik lainnya dikumpulkan dari berbagai sumber seperti tempat pengepul, komunitas daur ulang, atau pusat daur ulang
  2. Pembersihan dan pemisahan, plastik yang sudah terkumpul harus dibersihkan dan dipisahkan menurut jenisnya karena terdapat berbagai jenis plastik yang memiliki karakteristik berbeda
  3. Penghancuran, setelah plastik dipisahkan kemudian dihancurkan menjadi potongan-potongan kecil melalui proses pemotongan, penggilingan, atau cara yang lainnya
  4. Pencairan dan pencampuran, potongan plastik yang telah hancur dapat dilelehkan dan dicampur bahan tambahan seperti serat atau bahan penguat sesuai jenis produk yang akan dibuat
  5. Ekstrusi atau pembentukan, lelehan campuran plastik tersebut kemudian dibentuk pada cetakan atau mesin menjadi benang-benang atau lembaran plastik yang digunakan dalam produksi fashion
  6. Pembuatan produk, benang atau lembaran plastik yang dihasilkan dapat dibuat berbagai produk fashion seperti pakaian, tas, aksesoris, dan lain-lain.

Namun, dibalik keuntungannya yang besar terdapat sejumlah tantangan yang harus dilalui dalam penggunaan serat daur ulang dari limbah plastik yaitu, kemungkinan kualitas serat yang kurang baik dibandingkan dengan serat plastik baru, serta memastikan kesesuaian pemilihan dan pengolahan plastik untuk menghasilkan produk yang aman dan berkualitas baik.

Baca juga:   Mengenal Istilah Fast Fashion yang Bisa Ancam Keberlangsungan Lingkungan

3. Serat daur ulang dari limbah industri

Serat daur ulang limbah industri berasal dari limbah produksi pabrik tekstil atau industri lainnya, yang diolah menjadi serat daur ulang untuk mengurangi jumlah limbah tekstil dan memaksimalkan penggunaan material yang sudah ada.

Proses pembuatan serat daur ulang dari limbah industri:

  1. Pengumpulan, limbah yang dihasilkan oleh industri seperti sisa-sisa produksi tekstil atau material yang sudah tidak terpakai dikumpulkan untuk melalui proses pengolahan lebih lanjut
  2. Pemilahan dan pengelompokan, limbah industri yang sudah terkumpul harus dipilah-pilah kemudian dikelompokkan menurut jenis dan karakteristiknya agar bahan yang dihasilkan dari daur ulang berkualitas baik
  3. Pembersihan dan pengolahan, limbah industri yang sudah dikelompokkan harus dibersihkan terlebih dahulu untuk menghilangkan bahan kimia tertentu dan memastikan keamanan untuk diolah menjadi serat-serat daur ulang melalui metode mekanis, kimia, atau keduanya
  4. Pembuatan produk, serat daur ulang yang dihasilkan sudah siap digunakan untuk membuat produk fashion seperti pakaian, aksesoris, dan produk lainnya

Seperti dalam penggunaan bahan daur ulang pada umumnya, pembuatan serat daur ulang dari limbah industri menemui beberapa tantangan yang harus diatasi seperti, memerlukan pemrosesan yang memadai untuk menghasilkan serat berkualitas tinggi dan pemantauan terhadap kemungkinan terdapat bahan berbahaya dalam limbah industri.

4. Serat daur ulang dari bahan alami

Serat daur ulang bahan alami berasal dari sutra, kapas, atau wol atau limbah dan sisa-sisa dari produksi sebelumnya kemudian diolah kembali menjadi serat-serat yang digunakan dalam produk fashion.

Proses pembuatan serat daur ulang dari bahan alami:

  1. Pengumpulan, limbah alami dari sisa produksi seperti potongan-potongan kain yang tidak terpakai atau pakaian bekas dikumpulkan untuk diolah lebih lanjut
  2. Pembersihan dan pemisahan, bahan alami yang sudah terkumpul harus dibersihkan dari kotoran dan dilakukan pemisahan menurut jenisnya sebelum ke tahap pengolahan selanjutnya
  3. Pengolahan, bahan alami yang telah dibersihkan kemudian diuraikan menjadi serat-serat alami yang lebih kecil melalui proses pemotongan, penggilingan, atau penguraian secara mekanis atau kimia
  4. Pengolahan lanjutan, serat-serat yang lebih kecil tadi kemudian dicampur dengan serat alami baru atau bahan tambahan lain untuk membuat kain baru yang digunakan dalam produksi fashion
  5. Pembuatan produk, kain yang dihasilkan dari serat daur ulang sudah siap untuk digunakan untuk membuat berbagai produk fashion seperti pakaian, aksesoris, atau produk lainnya
Baca juga:   Fashion Repair: Memperbaiki Pakaian yang Rusak Secara Kreatif

Penggunaan serat daur ulang dari bahan alami dapat menghasilkan kualitas serat yang bervariasi, tergantung pada sumber limbah dan metode pengolahan yang digunakan.

Dengan berbagai keuntungan atau manfaat yang bisa diperoleh dari digunakannya serat daur ulang, yaitu:

  • Mengurangi jumlah limbah yang dihasilkan oleh industri di tempat pembuangan akhir
  • Menghemat sumber daya alam, karena kebutuhan akan bahan baku yang membutuhkan air, energi, dan bahan mentah baru dapat dikurangi
  • Mengurangi polusi, karena proses pengolahan bahan daur ulang menghasilkan emisi gas rumah kaca yang lebih rendah daripada produksi bahan baru
  • Mendorong inovasi dalam desain produk dan teknologi produksi, yang mengarah kepada kreativitas untuk membuat fashion lebih berkelanjutan

Karena terdapat berbagai manfaat dari digunakannya serat daur ulang, diharapkan untuk kedepannya semakin banyak industri fashion yang bisa ikut berkontribusi mengurangi dampak lingkungan dengan mendaur ulang limbah menjadi produk berkelanjutan.


With Laruna, you can combine your love for fashion and the planet by choosing sustainable options that fit your style and contribute to positive changes. Want to join Laruna as a content contributor? We'd love to spend time with you!

Reference: 
theconversation.com https://theconversation.com/tren-pakaian-daur-ulang-bagaimana-mereka-dibuat-dan-mengapa-begitu-sulit-membuatnya-187564
Diakses pada tanggal 22 Agustus 2023

id.linkedin.com https://id.linkedin.com/pulse/inovasi-dari-royal-golden-eagle-teknologi-daur-ulang-puspita-ayu
Diakses pada tanggal 22 Agustus 2023

id.linkedin.com https://id.linkedin.com/pulse/kain-plastik-daur-ulang-tren-mode-terpanas-dalam-industri-
Diakses pada tanggal 22 Agustus 2023
Copyright © 2023 - Style by Laruna - All rights reserved
chevron-down linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram