Monday, 01 January 2022

6 Jenis Serat Alami dalam Produksi Pakaian

Pakaian merupakan salah satu kebutuhan dasar atau kebutuhan primer yang harus dipenuhi setiap individu selain asupan makanan dan tempat tinggal, agar dapat mempertahankan kelangsungan hidupnya dengan baik.
April 26, 2024  | Pipintri Aviteni Damayanti
jenis serat alami dalam pakaian
 

Jenis Serat Alami dalam Produksi Pakaian - Serat adalah bahan utama pembentuk pakaian yang diolah menjadi benang atau kain dan kemudian digunakan dalam produksi pakaian. Dari berbagai jenis serat yang bisa dijadikan pakaian, serat alami menjadi salah satu serat yang mampu mendukung keberlanjutan lingkungan.

6 Jenis Serat Alami dalam Produksi Pakaian

Serat alami merupakan jenis serat yang berasal dari sumber alam seperti tanaman atau hewan, digunakannya serat ini dalam produksi pakaian adalah karena kenyamanan dan sifatnya yang ramah terhadap kulit. Berikut ini 6 jenis serat alami yang biasa digunakan dalam produksi pakaian, yaitu : 

1. Serat kapas

Kapas merupakan salah satu jenis serat alami yang paling umum digunakan dalam produksi pakaian, karena kenyamanan dan kemampuannya menyerap kelembaban dengan baik. Serat kapas berasal dari biji kapas yang tumbuh pada tanaman kapas, sebagai sumber bahan baku utama pembuatan kain katun yang memiliki kualitas baik, dan bersifat menyejukkan di cuaca panas serta mampu menghangatkan di cuaca yang dingin.

Karakteristik lain dari serat kapas yang paling terlihat adalah berwarna putih, memiliki kekuatan cukup baik, bertekstur lembut dan terasa nyaman. Namun, terdapat beberapa kelemahan yang dimiliki oleh serat kapas seperti elastisitas yang rendah, rentan terhadap kerutan, bisa rusak terkena serangga, jamur, lumut, dan ngengat, serta dapat melemah jika terkena sinar matahari terlalu lama.

Dengan karakteristik serat kapas yang sedemikian rupa, bisa dimanfaatkan dalam pembuatan berbagai produk tekstil, bahan baku pakaian tenun, rajutan, handuk, dan cocok digunakan sebagai campuran serat lain seperti rayon, polyester, atau spandex. Untuk perawatannya, kebanyakan pakaian dari serat kapas bisa dicuci menggunakan mesin dan dapat bertahan lama untuk penggunaan sehari-hari.

Baca juga:   Xiye Bastida, Sosok Climate Activist untuk Levi's Buy Better, Wear Longer

2. Serat linen

Linen adalah serat alami yang dihasilkan oleh tanaman rami, berasal dari serat dalam batangnya yang diekstraksi melalui proses pengolahan dalam waktu lebih lama dibanding serat kapas. Serat linen bersifat kuat dan tahan lama karena teksturnya yang ringan, halus, juga tahan panas, sehingga cocok dijadikan pakaian musim panas seperti kemeja, blus, atau celana panjang. 

Pakaian yang terbuat dari serat linen juga memiliki kemampuan alami untuk menyerap kelembaban, dapat mengering dengan cepat, dan memberikan kenyamanan saat cuaca panas. 

Keunikan lain dari serat linen yaitu kecenderungannya yang lebih rentan terhadap kerutan, dan menjadi daya tarik tersendiri sebagai bagian dari penampilan yang diinginkan beberapa orang pada serat linen. Untuk perawatannya, pakaian dari serat linen memerlukan perhatian ekstra atau penanganan khusus pada saat pencucian dan menyetrika karena cenderung lebih rentan terhadap kerutan.

3. Serat sutra

Sutra merupakan serat alami dari kepompong ulat sutra murbei yang diperoleh melalui proses pemintalan menjadi benang sutra, dengan karakteristik kilau alami yang indah, teksturnya yang halus dan lembut, serta memiliki kemampuan menyerap kelembaban meskipun tidak sebaik kapas, namun tetap nyaman digunakan di cuaca yang hangat.

Karena karakteristik serat sutra yang halus dan lembut, ini membuatnya cocok untuk dijadikan pakaian-pakaian yang bersentuhan langsung dengan kulit seperti blus, gaun, dan pakaian tidur. Selain itu, serat sutra juga memiliki beberapa kelemahan, yaitu elastisitas yang sedang hingga rendah saat direntangkan, dapat dirusak serangga ngengat, dan melemah jika terlalu banyak terkena sinar matahari. 

Pakaian dari serat sutra memerlukan perawatan khusus dalam hal pencucian yang sebaiknya dilakukan menggunakan tangan secara perlahan, dan diperlukan waktu menyetrika lebih sering yang dilakukan dengan hati-hati menggunakan suhu rendah untuk menghindari kerutan.

Baca juga:   Panduan Memilih Sustainable Clothing

4. Serat wol

Wol merupakan serat alami yang diperoleh dari bulu hewan, terutama hewan domba, kambing, alpaka, dan beberapa hewan lainnya yang diproses dan diolah menjadi benang atau kain. Salah satu keunggulan serat wol adalah kemampuannya dalam menjaga suhu tubuh dan memiliki proses insulasi yang baik, sehingga cocok digunakan di cuaca dingin sebagai sweater, mantel, atau selimut.

Pakaian dari serat wol sangat nyaman dipakai karena dapat menyerap kelembaban dan menghindari keringat terjebak di permukaan kulit. Selain itu, serat wol juga dapat bertahan lama dan kuat dalam penggunaan jangka panjang jika dirawat baik dengan cara diangin-anginkan dan dicuci menggunakan deterjen yang tepat untuk menjaga kelembutan dan keawetan serat.

5. Serat rami

Rami adalah serat alami dari batang tanaman rumput rami yang diproses untuk menghasilkan benang rami. Serat rami kuat dan tahan lama mirip dengan linen, dengan tekstur halus dan cenderung mengalami kerutan lebih sedikit daripada linen. Jika dilihat dari keindahannya, serat rami memiliki kilau alami yang menarik mirip dengan sutra, sehingga dapat dijadikan sebagai pakaian formal dan acara-acara tertentu yang istimewa.

Pakaian dari serat rami sering digunakan untuk membuat pakaian musim panas seperti kemeja, gaun, dan pakaian kasual lainnya atau barang-barang rumah tangga berupa taplak meja atau kain dekoratif. Untuk merawat pakaian dari serat rami yang mengerut lebih sedikit dari linen, bisa dilakukan dengan cara mencucinya perlahan dan menyetrika menggunakan suhu rendah secara hati-hati. 

6. Serat hemp

Hemp adalah salah satu serat alami dari batang tanaman ganja yang memiliki banyak kegunaan lain, termasuk produksi serat, biji-bijian, minyak, dan bahan kimia. Serat hemp merupakan serat yang kuat, tahan lama, dan lentur, sehingga dapat bertahan dari kerutan serta mempunyai tekstur sedikit kasar mirip dengan linen. 

Baca juga:   Yuk Pakai Produk Ramah Lingkungan! Brand Indonesia yang Sustainable Fashion

Pakaian dari serat hemp biasanya nyaman digunakan karena menyerap kelembaban dengan baik dan dapat mengering dengan cepat, meskipun memiliki tekstur sedikit kasar yang mungkin beberapa orang kurang menyukainya. Selain untuk membuat pakaian, serat hemp juga bisa dibuat menjadi berbagai produk lain seperti tali, kantong, produk rumah tangga, dan lainnya.

Demikian pembahasan mengenai 6 jenis serat alami yang biasa digunakan dalam produksi pakaian. Dalam penggunaannya, beberapa serat alami mungkin memiliki berbagai tantangan yang dihadapi karena sulit diolah dan memerlukan teknologi khusus pada proses produksinya. Hal ini menjadi pertimbangan untuk memilih serat alami mana yang akan digunakan dalam produksi pakaian, selain faktor-faktor keberlanjutan, kenyamanan, dan tujuan akhir produk sesuai keinginan.


With Laruna, you can combine your love for fashion and the planet by choosing sustainable options that fit your style and contribute to positive changes. Want to join Laruna as a content contributor? We'd love to spend time with you!

Reference: 
liputan6.com https://www.liputan6.com/hot/read/5140211/serat-alam-yang-paling-banyak-digunakan-untuk-membuat-pakaian-kenali-jenis-jenisnya
Diakses pada tanggal 25 Agustus 2023

fitinline.com https://fitinline.com/article/read/kenali-lebih-dalam-8-jenis-serat-kain-alami-dan-buatan-di-baju-yang-anda-pakai/
Diakses pada tanggal 25 Agustus 2023

kumparan.com https://m.kumparan.com/hijab-lifestyle/5-jenis-bahan-pakaian-yang-ramah-lingkungan-untuk-fesyen-berkelanjutan-1xDR4ig8DmW/full
Diakses pada tanggal 25 Agustus 2023
Copyright © 2023 - Style by Laruna - All rights reserved
chevron-down linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram