Monday, 01 January 2022

Bikin Bangga, Ini 7 Desainer Hijab yang Karyanya Tembus ke Mancanegara

Dunia fesyen hijab atau pakaian muslimah kini telah menjadi pangsa pasar binis fesyen yang menarik dan terus mengalami perkembangan.
May 3, 2023  | Anggun Tifani
desainer hijab
 

Terdapat peran desainer bisnis fesyen hijab yang karyanya telah tembus ke mancanegara. Berikut adalah daftar desainer yang telah melambungkan karyanya ke dunia internasional!

Mengutip data dari The State Global Islamic Economy, konsumsi busana muslim di Indonesia berada di angka 20 miliar dolar Amerika Serikat (AS) dengan laju pertumbuhan 18,2 persen per tahun.

Diketahui, tingginya potensi pasar busana muslim telah dibaca pelaku industri kreatif fashion di dalam negeri. Hal ini terus menjadi pemacu pelaku indutri kreatif dan fashion muslim di Indonesia melebarkan sayap.

Desainer Hijab Fesyen Muslim Indonesia yang Tembus Pasar Internasional

Sejan dengan hal tersebut, prestasi membanggakan terus diukir desainer fesyen muslim Indonesia. Dalam hal ini, Kemenparekraf mencatat beberapa nama yang karyanya telah dikenal hingga mancanegara, antara lain Ria Miranda, Dian Pelangi, Jenahara Nasution dan desainer lainnya yang semua profil singkatnya dapat kamu simak dalam ulasan berikut. 

Dian Pelangi

Dian Pelangi adalah sosok penting yang dianggap paling berpengaruh dalam dunia hijab fesyen di Indonesia dan mancanegara. Bisnis hijab fesyen yang digeluti Dian diketahui sudah mencapai ke pasar internasional. 

Pemilik nama asli Dian Wahyu Utami ini, kesuksesannya berawal dari butik milik keluarga yang akhirnya diteruskan oleh Dian. Bisnis pun akhirnya dilanjutkan oleh Dian. Meski tak memiliki latar belakang di bidang bisnis, Dian setidaknya sudah memiliki minat tingga di bidang fesyen. Terbukti dalam hal ini, Dian ternyata adalah lulusan sekolah mode ESMOD. 

Kecintaan dan ketekunannya dalam membangun bisnis hijab, telah membawa Dian ke dalam berbagai ajang peragaan busana internasional seperti Fair Muslim of World 2011, Paris Fashion Week 2014  New York Fashion Week 2017, dan berbagai ajang internasional lainnya. 

Baca juga:   5 Peluang Kerja di Bidang Fashion, Apa Saja?

Diketahui desainer hijab dengan karya-karya yang dikenal khas dengan warna-warna yang mencolok ini, telah memperluas jangkauan pemasarannya. Terdata sebanyak 14 cabang butik miliknya tersebar tidak hanya di Indonesia, tetapi di Dubai dan Malaysia.

Jenahara Nasution

Nanida Jenahara Nasution adalah pemilik label bisnis fesyen muslim ready to wear merek Jenahara. Perempuan asal batak ini juga memiliki dua label lainnya yakni Jenahara Nasution untuk desain busana yang lebih ekslusif dan limited, serta Jenahara by Ida Royani yang merupakan kolaborasinya dengan sang ibunda.

Khas desain Jenahara sering menggunakan gaya-gaya kreatif yang asimetris, sehingga nampak sangat modis dan unik. Keunikan itulah yang membuat karyanya telah tembus gelaran Hongkong Fashion Week. 

Rani Hatta

Rani Hatta merupakan label pakaian modest siap pakai yang berdiri sejak tahun 2012. Label ini berfokus pada pakaian kasual dengan garis desain modern dan minimalis.

Rani telah menginjakkan kaki di pasar internasional pertamanya melalui Bangkok International Fashion Fair & Bangkok International Leather Fair 34th (BIFF & BIL) yang diselenggarakan 9-13 Maret 2016 di IMPACT Muang Thong Thani, Bangkok, Thailand.

Ria Miranda

Perempuan bernama lengkap Indria Miranda imi merintis karir feseyennya sejak 2007. Ria memandang setiap wanita terutama wanita muslimah harus terlihat lembut, rendah hati, dan tenang dengan warna-warna natural yang dikombinasikan dengan kain dari bahan yang nyaman dan tak lupa dengan pattern yang sophisticated.

Lulusan ESMOD Jakarta ini memiliki gaya fesyen berupa potongan yang feminin, dominan dengam warna-warna seperti nude pink dan baby blue pada setiap karya-karyanya. 

Mengutip situs resmi Ria Miranda, desainer asli Indonesia ini berhasil meraih sejumlah penghargaan bergengsi, seperti Femina Inacraft Choice Award 2012 dan Influence Asia 2017.

Baca juga:   7 Rekomendasi Toko Online yang Jual Baju-baju Gemes

Perempuan kelahiran Padang ini bahkan pernah memamerkan karyanya dalam pameran dan fashion show di Dubai, Hong Kong, Malaysia, Singapura, Australia, Amerika Serikat hingga Inggris

Islami Aprilia

Islami Aprilia dapat dikatakan sebagai desainer muda yang berani dan nekat yang telah emasarkan karyanya ke dunia internasional. 

Mengusung label Aprilia Collections, yaitu busana muslim ready-to-wear dengan garis rancang yang simple, elegan, feminin, namun tetap nyaman dan sesuai dengan kaidah agama. Bahkan, wanita kelahiran 1994 ini berencana untuk memamerkan karyanya di Perth dan Melbourne. 

Saat ini lini bisnisnya tersebut sudah tersebar hingga Malaysia, Singapura, Brunei, dan Australia. Tak ingin sampai situ saja, ia masih ingin melebarkan usahanya hingga bisa diterima di negara-negara lain.

Khanaan Shamlan

Dikutip dari situs resmi khanaan.com, Khanaan Shamlan kini lebih dikenal sebagai perancang busana modest wear. Dalam setiap karyanya, ia mengeksplorasi kekayaan budaya Indonesia dengan memberikan sentuhan batik dalam setiap karyanya.

Menurutnya langkah membesarkan lini fashion-nya pun tidak mudah. Sebagai desainer muda yang baru memulai karier pada 2009, tantangan terbesar adalah bagaimana cara membentuk pasar. 

Tercatat sejauh ini, Koleksi Khanaan sudah sempat beberapa kali dibawa ke ajang fashion show dan pameran luar negeri. Misalnya ke Arab Fashion Week dan Qatar Arabian Fashion Night.

Restu Anggraini

Restu Anggraini merupakan lulusan jurusan Event Management (MICE - Politeknik Negeri Jakarta). Tertarik dengan dunia fesyen, ia pun turut mempelajari hal tersebut di Phalie Art Studio dan ESMOD Jakarta.

Label ETU kepunyaan Restu Anggraini ditujukan untuk segmen pasar smart-casual-wear, berfokus pada remaja di awal usia dua puluhan (17 sampai 24 tahun) yang mencari busana sederhana untuk kehidupan sehari-hari, keseharian kampus, dan pakaian kerja yang modis dan cerdas dalam kehidupan profesional awal mereka. 

Baca juga:   7 Fakta Christian Dior, Legenda Dunia Fashion yang Pernah Ditahan Nazi

Ciri khas karya Restu Anggraini dikenal dengan desain pakaiannya yang terjangkau, kontemporer, modern, dan sederhana.

Karya-karya Restu Anggraini telah terbukti berprestasi dalam berbagai ajang nasional hingga internasional diantaranya ialah, Third Generation of Indonesia Fashion Forward (2014), Australia-Indonesia Centre Young Indonesian dan Fashion Designer of the Year Award (2016).

Itu dia daftar desainer hijab atau fesyen muslim yang telah tembus pasar luar negeri. Adakah desainer yang membuatmu terinspirasi agar dapat menjadi seperti mereka? Terus semangat belajar ya, agar kamu dapat meraih impian kamu untuk membangun bisnis fesyen yang kamu impikan!


With Laruna, you can combine your love for fashion and the planet by choosing sustainable options that fit your style and contribute to positive changes. Want to join Laruna as a content contributor? We'd love to spend time with you!

Reference: 
jakartafashionweek.co.id

https://pedulicovid19.kemenparekraf.go.id/indonesia-target-jadi-pusat-fashion-muslim-tren-busana-syari-berkembang/
Copyright © 2023 - Style by Laruna - All rights reserved
chevron-down linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram