Monday, 01 January 2022

Gebrakan Koleksi Aksesori Spring/Summer 2026 Jonathan Anderson yang Menawan

Di tangan Jonathan Anderson, tas Dior bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan sebuah objek yang membawa emosi, cerita, dan keajaiban musim panas
January 29, 2026  | Kingkit Neira
tas dior
 

Musim Spring/Summer 2026 menjadi momen penting bagi Dior, terutama dalam ranah aksesori. Di bawah arahan Jonathan Anderson, Dior memperkenalkan dua tas yang langsung mencuri perhatian, yakni Dior Bow Bag dan Mini Lady Dior. 

Ketika Jonathan Anderson resmi menjadi direktur kreatif Dior yang menangani busana wanita, pria, hingga haute couture, ekspektasi dunia mode langsung melambung tinggi. Koleksi aksesori Spring/Summer 2026 ini menjadi bukti bagaimana Anderson menerjemahkan filosofi “wearable art” ke dalam bentuk tas, objek fungsional yang sarat makna dan emosi.

tas dior
dior

Dior Bow Bag

Dior Bow Bag hadir sebagai pernyataan inovasi yang berani namun tetap elegan. Alih-alih menjadikan pita sebagai sekadar hiasan, Dior justru membangun keseluruhan siluet tas dari bentuk pita itu sendiri. Pendekatan ini mengubah salah satu kode paling ikonis Dior menjadi struktur tiga dimensi yang kuat dan langsung dikenali.

Dibuat dari kulit bertekstur dengan garis yang bersih, Dior Bow Bag menyeimbangkan kesan lembut dan terstruktur secara bersamaan. Tas ini terasa sculptural, namun tidak kaku, seolah mengikuti gerakan tubuh pemakainya. Penutupan tas dirancang hampir tak terlihat, menjaga tampilan tetap rapi dan modern.

Salah satu detail paling menarik dari Dior Bow Bag adalah rantai yang dapat dilepas. Rantai ini bukan rantai biasa, melainkan anyaman logam elegan yang disisipi pita-pita kecil sebagai detail halus. Elemen ini membuat tas bisa dikenakan di bahu atau sebagai crossbody, memberi fleksibilitas tanpa mengorbankan estetika.

Dior Bow Bag tersedia dalam ukuran kecil dan sedang, dengan pilihan material yang beragam. Kamu bisa menemukan versi kulit halus, metalik yang berkilau lembut, hingga kulit bertekstur kerut yang memberi karakter unik. 

Baca juga:   7 Artis dengan Kostum Terbaik di Coachella 2025, Keren Abis!

Pilihan warna Dior Bow Bag terasa ekspresif dan emosional, bukan sekadar mengikuti tren musiman. Mulai dari hitam klasik, pink lembut yang dreamy hingga tourmaline yang kaya, setiap warna dirancang untuk membangkitkan perasaan tertentu. Tas ini tidak hanya melengkapi outfit, tetapi juga menjadi pusat perhatian.

tas dior
dior

Mini Lady Dior Clover Bag

Jika Dior Bow Bag merepresentasikan inovasi bentuk, maka Mini Lady Dior Clover Bag berbicara tentang inovasi makna. Lady Dior adalah salah satu siluet paling legendaris dalam sejarah rumah mode ini, dan setiap interpretasi ulangnya selalu membawa narasi tersendiri. Di tangan Jonathan Anderson, Lady Dior menjadi medium untuk mengeksplorasi simbol keberuntungan dan warisan personal.

Mini Lady Dior Clover dihiasi motif semanggi berdaun empat yang dibordir di seluruh permukaannya. Motif ini merujuk pada dua hal sekaligus, yakni kepercayaan Christian Dior pada simbol keberuntungan dan akar Irlandia Jonathan Anderson sendiri. Dengan begitu, tas ini menjadi dialog lintas generasi antara pendiri dan direktur kreatif saat ini.

Di antara bordiran semanggi tersebut, terdapat satu kepik merah kecil yang berfungsi sebagai jimat visual. Detail ini mungkin tampak mungil, tetapi justru di situlah kekuatannya. Kepik tersebut menjadi aksen yang hidup, memberi kesan playful sekaligus personal pada tas yang sangat ikonis.

tas dior
dior

Mini Lady Dior Clover hadir dalam beberapa pilihan warna seperti hijau, hitam, dan rose soupir. Palet warna ini membuat tas tetap terasa elegan, namun tidak kaku. Ukurannya yang mini menjadikannya statement piece yang cocok dikenakan untuk berbagai kesempatan, dari siang hingga malam.

Selain versi Clover, Dior juga memperkenalkan Mini Lady Dior Buttercup yang tak kalah memikat. Tas ini dibalut warna kuning terang dengan bunga ranunculus tiga dimensi yang seolah bermekaran di permukaannya. Efek visualnya terasa ceria, artistik, dan penuh energi musim panas.

Baca juga:   Detail Kalung Bandana Royale G-DRAGON, Perhiasan 209 Karat Karya Jacob & Co

Sebagai pelengkap, Dior menyematkan simbol lebah kecil pada Mini Lady Dior Buttercup. Lebah merupakan salah satu lambang historis Dior, yang sering diasosiasikan dengan kerja keras, keanggunan, dan alam. Kehadiran lebah ini memperkuat hubungan antara desain kontemporer dan arsip simbolik Dior.

Kedua Mini Lady Dior ini tetap mempertahankan elemen ikonis berupa charm huruf D, I, O, dan R. Charm tersebut berayun lembut mengikuti gerakan, menjadi penanda yang tak terpisahkan dari identitas Lady Dior. Detail klasik ini menjadi penyeimbang dari eksplorasi visual yang lebih berani.

Inovasi yang dibawa Dior melalui koleksi Spring/Summer 2026 ini terasa matang dan penuh perhitungan. Jonathan Anderson tidak sekadar menciptakan tas yang indah, tetapi juga menyusun cerita di balik setiap detailnya. Setiap jahitan, bordir, dan simbol memiliki alasan untuk ada.

Dengan koleksi ini, Dior kembali menegaskan posisinya sebagai rumah mode yang tidak takut bereksperimen, namun tetap setia pada jati dirinya. Untuk kamu yang melihat tas bukan hanya sebagai aksesori, tetapi juga sebagai ekspresi diri, inovasi Dior Spring/Summer 2026 ini layak mendapat perhatian khusus.

Temukan artikel fashion terlengkap hanya di Laruna, stay stylish, stay updated!

Reference: 
https://www.elle.com.au/fashion/dior-spring-summer-2026-bags/

https://highend-magazine.okezone.com/read/jonathan-anderson-berikan-sentuhan-inovatif-pada-2-koleksi-aksesori-dior-spring-summer-2026-z7X0o3

Copyright © 2023 - Style by Laruna - All rights reserved
chevron-down linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram