
Dunia fashion selalu bergerak dalam siklus. Tren yang dulu pernah dianggap “kuno” perlahan kembali naik ke permukaan dengan wajah baru yang lebih segar. Salah satunya adalah cheongsam atau qipao, busana khas Tiongkok yang kini kembali menjadi sorotan dunia mode. Tak hanya muncul dalam runway international, cheongsam juga mulai banyak terlihat di street style para fashion enthusiast, hingga koleksi brand modern.
Jika dulu qipao sering diasosiasikan dengan acara budaya atau perayaan tertentu, kini busana ini berevolusi menjadi fashion statement yang bisa dipakai sehari-hari. Kehadiran cheongsam versi modern membuktikan bahwa busana tradisional bisa beradaptasi dengan zaman.
Dengan potongan yang ikonik dan siluet yang menonjolkan tubuh, cheongsam memberikan kesan elegan sekaligus feminin. Selain itu, bahan yang beragam serta warna yang lebih berani membuat cheongsam kini menjadi simbol perpaduan antara heritage dan gaya modern masa kini. Namun, agar tidak terlihat kuno, tentu ada trik khusus dalam memadukannya.
Cheongsam pertama kali populer di Shanghai pada era 1920-an. Pada masa itu, perempuan mulai mengenakan qipao sebagai simbol modernitas dan kebebasan berekspresi. Potongannya ramping, berkerah tinggi, dan memiliki belahan di sisi, menciptakan siluet anggun yang khas. Seiring waktu, desain ini mengalami banyak perubahan.
Kini, cheongsam hadir dalam berbagai versi, mulai dari mini dress, midi, hingga oversized qipao dengan bahan satin matte, brokat ringan, hingga denim. Desainer modern juga mulai bermain dengan warna netral, motif minimal, bahkan memadukannya dengan unsur Barat. Inilah yang membuat cheongsam kembali relevan dan tidak lagi terikat pada satu budaya saja, tetapi menjadi bagian dari fashion global.
Ada beberapa faktor yang membuat cheongsam kembali diminati, antara lain :
Kunci utama agar cheongsam terlihat modern adalah memilih potongan yang tepat. Beberapa pilihan yang bisa disesuaikan dengan gaya :
Hindari potongan yang terlalu ketat jika ingin tampil santai. Pilih bahan yang ringan dan jatuh seperti satin, katun, atau silk blend agar terlihat lebih fresh dan effortless.
Outer adalah cara termudah mengubah kesan tradisional menjadi modern. Coba padukan cheongsam dengan :
Layering ini akan membuat cheongsam terlihat lebih “hidup” dan tidak monoton, karena membantu memecah kesan formal dan tradisional.
Sepatu bisa mengubah total vibe penampilan secara instan, misalnya :
Dengan pilihan sepatu yang tepat, cheongsam bisa dipakai ke café, kantor, bahkan pesta malam.
Agar tidak berlebihan, pilih aksesori yang clean dan minimalis, seperti :
Hindari terlalu banyak perhiasan besar agar fokus tetap pada busana.
Kini banyak brand yang juga menghadirkan qipao dengan warna monokrom atau print abstrak agar terlihat lebih kontemporer.
Lebih dari sekadar busana, cheongsam kini menjadi simbol perpaduan antara budaya dan gaya modern. Banyak fashion enthusiast memakainya sebagai bentuk ekspresi diri dan menghormati akar tradisi sekaligus tampil relevan di era sekarang. Dengan styling yang tepat, cheongsam tidak lagi terasa kaku atau terbatas pada momen tertentu saja. Sebab, ia kini bisa menjadi pilihan untuk hangout, kerja, hingga pesta.
Cheongsam telah bertransformasi dari busana tradisional menjadi item fashion yang versatile. Melalui mix & match yang tepat mulai dari outer, sepatu, hingga aksesori, kamu bisa tampil modern tanpa kehilangan sisi klasiknya. Jadi, jangan ragu memasukkan cheongsam ke dalam koleksi fashion kamu. Karena kini, qipao bukan lagi soal tradisi semata, tetapi juga tentang gaya, kepercayaan diri, dan keberanian bereksperimen.
Temukan artikel fashion terlengkap hanya di Laruna, stay stylish, stay updated!




