
Dalam dunia fashion, ada banyak trik sederhana yang bisa membuat penampilan terlihat jauh lebih menarik tanpa harus membeli pakaian baru. Salah satu teknik styling yang sering digunakan oleh stylist profesional adalah rumus 2/3. Rumus ini membantu menciptakan ilusi proporsi tubuh yang lebih seimbang, jenjang, dan harmonis.
Meski terdengar teknis, konsep ini sebenarnya sangat mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Bahkan banyak brand besar seperti Zara dan Uniqlo secara tidak langsung menerapkan prinsip proporsi ini dalam lookbook mereka.
Lalu, apa sebenarnya rumus 2/3 dalam styling? Bagaimana cara menerapkannya agar tubuh terlihat lebih proporsional? Berikut pembahasan lengkapnya.
Rumus 2/3 adalah prinsip pembagian visual tubuh menjadi dua bagian tidak sama rata: dua pertiga dan satu pertiga. Alih-alih membagi outfit menjadi 1/2 atas dan 1/2 bawah (yang sering membuat tubuh terlihat “terpotong”), teknik ini membagi tampilan menjadi 1/3 dan 2/3 untuk menciptakan ilusi kaki lebih panjang dan tubuh lebih jenjang.
Secara sederhana:
Atau sebaliknya:
Konsep ini sering digunakan dalam editorial fashion seperti yang ditampilkan oleh Vogue karena mampu memberikan efek visual yang kuat tanpa usaha berlebihan.
Tubuh manusia secara alami terlihat lebih menarik ketika memiliki proporsi visual yang dinamis. Pembagian 50:50 cenderung membuat tubuh tampak lebih pendek dan “terbelah” di tengah.
Sebaliknya, pembagian 2/3 menciptakan:
Teknik ini sangat membantu bagi Anda yang merasa bertubuh mungil atau ingin terlihat lebih jenjang tanpa memakai sepatu hak tinggi.
Cara paling mudah menerapkan rumus 2/3 adalah menggunakan atasan yang lebih pendek atau memasukkan atasan ke dalam celana/rok (tuck-in).
Contohnya:
Brand seperti H&M sering menghadirkan koleksi high-waist yang sangat cocok untuk teknik ini. Efeknya? Bagian bawah tubuh terlihat lebih panjang karena garis pinggang naik.
High-waist adalah kunci utama rumus 2/3. Celana atau rok dengan potongan pinggang tinggi otomatis membuat kaki terlihat lebih jenjang.
Contoh styling:
High-waist membantu membagi tubuh menjadi 1/3 atas dan 2/3 bawah secara alami.
Rumus 2/3 juga bisa diterapkan dengan cara sebaliknya, yaitu 2/3 di bagian atas.
Contohnya:
Brand seperti Mango sering menggunakan long outer dalam koleksi fall mereka untuk menciptakan siluet elegan.
Dalam teknik ini, outer menjadi bagian dominan (2/3), sementara bawahan menjadi 1/3.
Jika pakaian Anda terlalu lurus atau shapeless, gunakan belt untuk menciptakan titik potong visual.
Misalnya:
Dengan belt, Anda secara otomatis menciptakan pembagian 1/3 dan 2/3 yang lebih tegas.
Kesalahan umum yang merusak rumus 2/3 adalah memilih panjang atasan yang berhenti tepat di tengah paha. Ini membuat tubuh terlihat “tanggung” dan lebih pendek.
Sebagai gantinya:
Panjang pakaian sangat menentukan efek visual.
Rumus 2/3 sangat efektif untuk tubuh mungil karena menciptakan ilusi tinggi.
Tips:
Untuk tubuh curvy:
Teknik ini membantu menyeimbangkan pinggul dan bahu.
Tubuh tinggi tetap bisa menggunakan rumus ini untuk tampilan lebih stylish.
Tips:
Berikut beberapa inspirasi konkret:
Brand seperti COS sering menampilkan siluet minimalis dengan proporsi yang sangat diperhatikan, menunjukkan bahwa keseimbangan visual adalah kunci elegansi.
Proporsi yang salah bisa membuat tubuh terlihat lebih pendek dan berat.
Fashion bukan hanya tentang pakaian, tetapi tentang bagaimana mata melihat garis, panjang, dan bentuk.
Rumus 2/3 bekerja karena:
Itulah sebabnya teknik ini sering digunakan dalam runway dan editorial fashion internasional.
Baik Anda menyukai gaya:
Rumus 2/3 tetap bisa diterapkan. Ini bukan tentang tren, melainkan tentang proporsi.
Rumus 2/3 adalah trik styling sederhana namun sangat efektif untuk membuat tubuh terlihat lebih proporsional dan jenjang. Dengan membagi outfit menjadi 1/3 dan 2/3 alih-alih 1/2 dan 1/2, Anda bisa menciptakan ilusi visual yang lebih menarik.
With Laruna, you can stay ahead of the curve by embracing the latest fashion trends that define the season. Elevate your wardrobe with our curated style updates and ensure you're always dressed for the moment.




