Monday, 01 January 2022

Cara Mengatasi Bau Apek dalam Lemari Pakaian

Baju yang bersih bukan hanya soal warna yang cerah, tapi tentang aroma segar yang memberi rasa percaya diri. Jangan biarkan bau apek menenggelamkan pesonamu
February 11, 2026  | Melisa Nirmaladewi
cara mengatasi bau apek
 

Bau apek pada lemari pakaian sering menjadi masalah yang mengganggu. Aroma lembap yang menempel di baju dapat membuatmu tidak percaya diri dan kadang membuat pakaian terasa kotor meski baru saja dicuci. Masalah ini biasanya muncul karena sirkulasi udara yang buruk, tingkat kelembapan yang tinggi, serta pakaian yang disimpan dalam keadaan kurang kering. Untungnya, bau apek dapat diatasi dengan langkah-langkah sederhana yang bisa dilakukan di rumah. Untuk membantu kamu menjaga lemari tetap bersih dan wangi, berikut pembahasan lengkapnya.

Mengapa Lemari Pakaian Bisa Berbau Apek?

Sebelum menemukan cara mengatasi bau apek, kamu perlu memahami penyebabnya terlebih dahulu. Lemari yang tertutup rapat tanpa ventilasi menciptakan lingkungan yang lembap dan minim aliran udara. Kondisi ini membuat jamur mudah berkembang, terutama jika lemari terletak dekat dinding rumah yang juga lembap. Selain itu, kebiasaan menyimpan pakaian dalam keadaan sedikit basah menjadi pemicu utama. Pakaian yang tidak benar-benar kering sebelum disimpan akan mengeluarkan bau yang semakin terperangkap di dalam lemari. Lemari yang terlalu penuh juga dapat memperburuk situasi karena udara tidak bisa mengalir dengan baik. Terakhir, lemari yang jarang dibersihkan atau dipenuhi debu lama-kelamaan mengembangkan aroma tidak sedap yang kemudian menempel pada pakaian.

Membersihkan Lemari Secara Menyeluruh

Langkah pertama menghilangkan bau apek adalah mengeluarkan seluruh isi lemari agar kamu bisa membersihkannya secara menyeluruh. Semua pakaian, seprai, dan barang-barang lain sebaiknya dikeluarkan dan diangin-anginkan terlebih dahulu. Sementara itu, permukaan lemari dapat dibersihkan dengan campuran air hangat dan sedikit sabun cair atau pembersih lembut. 

Baca juga:   8 Tips Menciptakan Penampilan yang Unik

Pastikan seluruh permukaan dilap, termasuk rak bagian dalam, sisi samping, laci, hingga sudut-sudut kecil yang sering menjadi tempat berkumpulnya debu. Jika terdapat titik hitam menyerupai jamur, gunakan campuran air dan cuka atau cairan pembersih antijamur untuk menghilangkannya. Setelah seluruh bagian dibersihkan, biarkan lemari terbuka selama beberapa jam agar benar-benar kering. Proses pengeringan ini sangat penting untuk memastikan tidak ada kelembapan yang tersisa sebelum pakaian dimasukkan kembali.

Memastikan Pakaian Selalu Benar-Benar Kering

Pakaian yang terlihat kering dari luar belum tentu benar-benar kering pada bagian dalamnya. Hal ini sering terjadi pada pakaian berbahan tebal seperti sweater rajut, hoodie, atau celana denim. Jika pakaian masih lembap saat disimpan, aroma tidak sedap akan muncul dan menyebar ke seluruh isi lemari. Untuk mencegah hal ini terjadi, pastikan kamu menjemur pakaian lebih lama, terutama ketika cuaca sedang mendung atau lembap. Bila menggunakan mesin cuci, pilih opsi pengering tambahan atau periksa kembali pakaian sebelum melipatnya. Agar lebih aman, sentuh bagian yang biasanya paling tebal dan tersembunyi pada pakaian untuk memastikan tidak ada titik lembap tersisa.

Menjaga Kelembapan Lemari Tetap Stabil

Untuk mencegah kelembapan menumpuk, kamu bisa menambahkan penyerap kelembapan di dalam lemari. Produk seperti silica gel, kapur serap lembap, atau karbon aktif dapat membantu menjaga area penyimpanan tetap kering. Pilih penyerap kelembapan yang mudah ditemukan, lalu letakkan di sudut lemari atau bagian rak yang sering terasa lembap. 

Jika kamu lebih suka bahan alami, baking soda yang ditempatkan dalam wadah kecil tanpa tutup juga bisa digunakan untuk menyerap kelembapan dan mengurangi bau. Penyerap kelembapan ini perlu diganti secara berkala setiap beberapa minggu atau setiap kali kamu merasa lembap mulai kembali. Dengan rutin menggantinya, lingkungan dalam lemari akan tetap kering sehingga jamur sulit berkembang.

Baca juga:   Tips Memilih Underwear yang Nyaman dan Aman untuk Wanita

Menambahkan Pewangi Alami agar Lemari Tetap Harum

Setelah berhasil membersihkan lemari dan menghilangkan bau apeknya, kamu bisa menambahkan pewangi alami agar lemari memiliki aroma yang lebih menyenangkan. Ada banyak bahan alami yang bisa kamu gunakan tanpa menimbulkan risiko terhadap pakaian. 

Kopi bubuk misalnya, dapat menyerap bau sekaligus memberikan aroma yang hangat. Kulit jeruk kering memberikan aroma segar, sementara campuran kayu manis dan cengkih memberikan aroma yang manis sekaligus menenangkan. Daun pandan yang dipotong kecil-kecil juga dapat menjadi pewangi lemari yang sederhana namun efektif. Bahan-bahan tersebut sebaiknya ditempatkan dalam kantong kain kecil atau wadah berpori sehingga aromanya dapat menyebar tanpa mengenai pakaian secara langsung.

Membuat Sirkulasi Udara yang Lebih Baik di Dalam Lemari

Lemari pakaian yang terlalu penuh membuat udara sulit bergerak dan menjadi cepat lembap. Untuk mengatasinya, cobalah untuk tidak menyimpan terlalu banyak barang dalam satu lemari. Sisakan ruang antara pakaian sehingga udara dapat mengalir dengan lebih bebas. 

Selain itu, sesekali buka pintu lemari selama beberapa menit agar udara segar bisa masuk dan mengurangi tingkat kelembapan yang terperangkap. Jika kamu tinggal di area yang tingkat kelembapannya tinggi, mempertimbangkan penggunaan dehumidifier kecil di kamar juga bisa membantu menjaga kondisi lemari tetap kering.

Memisahkan Pakaian Sesuai Frekuensi Penggunaan

Pakaian yang jarang dipakai biasanya lebih cepat lembap dan berbau karena jarang mendapatkan sirkulasi udara. Oleh karena itu, pakaian yang tidak digunakan dalam waktu lama sebaiknya disimpan dalam kotak tertutup yang diberi silica gel di dalamnya. Sementara itu, pakaian yang sering digunakan dapat disimpan di bagian lemari yang paling mudah dijangkau agar lebih rutin terkena udara segar saat lemari dibuka. Dengan memisahkan pakaian berdasarkan frekuensi penggunaan, kamu bisa menjaga lemari tetap rapi sekaligus mencegah bau tidak sedap.

Baca juga:   Cara Memilih Kaos Kaki yang Bagus dan Tidak Mudah Bau

Menghindari Penyimpanan Barang Basah dalam Lemari

Sering kali, penyebab utama bau apek bukan dari pakaian, tetapi dari barang lain yang disimpan dalam keadaan lembap. Handuk yang belum benar-benar kering, jaket habis terkena hujan, sepatu lembap, atau tas olahraga berkeringat sebaiknya tidak disimpan di lemari pakaian. Barang-barang tersebut perlu dikeringkan terlebih dahulu sebelum masuk ke dalam ruang penyimpanan agar tidak memicu bau serta jamur.

Temukan artikel fashion terlengkap hanya di Laruna, stay stylish, stay updated!

Reference: 
https://www.comfortworld.co.uk/long-live-clothes/the-lion-the-witch-and-the-musty-smell-in-the-wardrobe.html
https://www.goodhousekeeping.com/uk/house-and-home/household-advice/a60619108/how-to-make-wardrobe-smell-nice/
Copyright © 2023 - Style by Laruna - All rights reserved
chevron-down linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram