Monday, 01 January 2022

Dari Biodesign ke Bahan Berkelanjutan yang Inovatif

Perputaran tren mode bukan lagi hanya berperan sebagai fungsi dan identitas sebuah brand, terutama inovasi dari biodesign ke bahan berkelanjutan.
December 29, 2022  | Utari Ayuningtyas
dari biodesign ke bahan berkelanjutan
 

Seiringnya waktu, mode menjadi industri besar yang digadang mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Berbagai negara termasuk Indonesia turut menunjukkan partisipasinya dari perkembangan trend mode ini. Dapat terlihat dari menjamurnya bisnis kecil dan menengah diikuti oleh daya saing perdagangan yang tinggi di Indonesia. Terlebih saat ini menjamurnya social media yang sudah meluas di kalangan anak muda hingga dewasa.

Di samping pertumbuhan ekonomi, seringkali luput perhatian kita mengenai bisnis fashion. Banyak diantaranya memiliki pengaruh yang cukup berarti terhadap sumber daya alam dan manusia. Beberapa produsen fast fashion yang memusatkan perhatian terhadap produksi massal dalam jumlah besar dengan bayaran pekerja murah dan rentan akan plagiarisme.

Tak hanya itu, berbagai studi menunjukkan bahwa pada praktiknya industry fashion menjadi salah satu penyumbang emisi karbon terbesar di dunia

Seperti tragedi mengenaskan di Bangladesh tahun 2013. Dari peristiwa itu berbagai negara mulai melakukan sustainable fashion untuk memenuhi what so called the latest trend.

Banyak diantaranya inovasi baru mengenai paradigma industri fashion untuk di produksi di abad 21 saat ini. Berbagai eksperimen biodesign yang dikembangkan untuk mendorong banyak brand menghasilkan revolusi bahan fashion dari biodesign ke bahan berkelanjutan yang inovatif.

dari biodesign ke bahan berkelanjutan
    Sumber: https://www2.hm.com/

Seperti yg di kembangkan oleh para ilmuwan dan insinyur kelas dunia di Bolt Threads, Mylo, yang terbuat dari miselium – hifa bercabang seperti benang dari jamur alternatif yang sustainable untuk material kulit. Beberapa perusahaan lain seperti Stella McCartney yang mendistribusikan koleksi SS 22 yang berbahan biodesign untuk memperkenalkan bahan inovatif yang berkelanjutan sehingga industri mode tetap terkendali.

Baca juga:   Industri Fast Fashion: Hasilkan Pakaian Trendy yang Murah tapi Membuat Lingkungan Bermasalah

Brand lain seperti H&M pun turut mendukung revolusi industri mode yang lebih berkelanjutan dengan bersama-sama menginisiasi produk ramah lingkungan

Dalam koleksi Conscious Exclusive A/W20, H&M menggunakan limbah tanaman pangan menjadi serat alami menghadirkan koleksi gaun wanita yang cantik dengan kesan edgy dengan taffeta jacquard hijau untuk party ataupun koleksi lain dengan pilihan tuksedo klasik untuk pria.

Dengan mengembangkan keterampilan dari biodesign ke bahan berkelanjutan yang inovatif diharapkan dapat memberikan kesadaran bahwa fashion semestinya menjadi suatu industri yang memiliki “value” atau nilai selain uang. Karena, perkembangan tanpa ada keseimbangan dari aspek “people, planet, profit” hanyalah kemajuan semua yang menciptakan kerugian di kemudian hari. Bersamaan dengan Sustainable Development Goals, dimana “memenuhi kebutuhan saat ini tanpa mengganggu jejak generasi masa depan untuk hidup dengan berkualitas”.


With Laruna, you can combine your love for fashion and the planet by choosing sustainable options that fit your style and contribute to positive changes. Want to join Laruna as a content contributor? We'd love to spend time with you!

Reference: 
https://elle.education/business/fashion-material-revolution-from-biodesign-to-innovative-sustainable-materials/

https://www2.hm.com/en_gb/life/culture/inside-h-m/conscious-exclusive-aw20.html (Diakses pada: 30 Oktober 2022)
Copyright © 2023 - Style by Laruna - All rights reserved
chevron-down linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram