Monday, 01 January 2022

Eco-friendly packaging agar Bisnis Fashion Kamu Makin Bermakna

Pandemi menjadi titik balik bagi industri, karena merek dan pengecer dengan cepat beralih ke pengembangan e-commerce.
February 10, 2023  | Utari Ayuningtyas
eco-friendly packaging
 

Pemulihan pertumbuhan pasca-pandemi pada tahun 2022 semakin terlihat dari meningkatnya transaksi secara online dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Dimana saat ini sebagian besar didorong oleh e-commerce, karena konsumen masih menunjukkan keengganan untuk melakukan kunjungan toko fisik. E-commerce diharapkan menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi dalam meningkatkan penjualan jangka pendek hingga menengah. 

Disisi lain, adanya isu lingkungan sangat berdampak bagi kehidupan masyarakat saat ini dan sudah cukup memprihatinkan. Berdasarkan Oceana mengungkapkan bahwa Amazon telah menghasilkan 465 juta pon limbah kemasan plastik. Terlebih pertumbuhan belanja online telah menyebabkan ledakan kemasan e-commerce dan menyebabkan lebih banyak limbah di tempat pembuangan sampah. Melihat kondisi ini, menunjukkan semakin mendesak bagi bisnis untuk mengadopsi praktik yang lebih ramah lingkungan. 

eco-friendly packaging
sumber : unsplash.com

Ada beberapa cara agar sebuah kemasan produk dapat dikatakan ramah lingkungan atau eco-friendly packaging. Pertama, kemasan tersebut bukanlah penghasil karbon emisi dengan jumlah banyak. Beberapa jenis bahan yang digunakan oleh manufaktur dapat menciptakan karbon dioksida berlebih sehingga berdampak buruk pada lingkungan dan alam.  Emisi karbon ini dapat menyebabkan pemanasan global dan perubahan iklim. Sehingga bahan-bahan pembuatan kemasan tidak boleh menjadi penyumbang dari penyebab masalah-masalah lingkungan ini.

Ada banyak solusi pengemasan alternatif yang dapat terurai secara hayati dan dapat didaur ulang

Seperti berbahan kemasan berbahan tepung jagung yang digunakan untuk menahan barang-barang rapuh di tempatnya dan dapat dibuat dengan menggunakan bahan tepung jagung atau tanaman. Jenis kemasan ini bisa digunakan sebagai pengganti plastik bubble wrap. Dengan menggunakan produk–produk yang ramah lingkungan (eco-friendly packaging) setidaknya dapat mengurangi limbah plastik. Melihat Indonesia merupakan salah satu negara dengan penghasil sampah terbanyak. Sampah yang dihasilkan pun tersebut rata–rata sampah yang tidak dapat didaur ulang, yang sangat buruk bagi ekosistem tanah karena tidak dapat terdaur ulang.

Baca juga:   5 Inovasi Teknologi Material Tekstil

Penggunaan plastik pun mulai dikurangi, dan bahkan sudah banyak konsumen yang lebih tertarik ketika menggunakan kemasan ramah lingkungan (eco-friendly packaging). Berikut berbagai kemasan yang bisa Anda pergunakan untuk bisnis Anda

Karton Bergelombang 

Pilihan kemasan yang populer untuk banyak merek dan industri, karton bergelombang dibuat dengan menekan sepotong papan karton dalam corrugator panas untuk membuat kurva-s. Lembaran yang ditekan diapit di antara dua potongan papan karton untuk membuat bahan yang ringan dan tahan lama. 

Sangat dapat dikustomisasi dan sangat hemat biaya, karton ini digunakan untuk mengemas barang-barang besar dan kotak sepatu karena efek bantalan stabil yang diciptakannya.

Kardus

Karton atau kardus ini adalah salah satu pilihan kemasan yang ramah lingkungan, karena memang mudah terurai. Karton atau kardus ini pun bisa dipergunakan lagi oleh pembeli untuk kepentingan lainnya yang juga berguna.

Sumber: unsplash.com

Selain memiliki bentuk dan tingkat kokoh yang baik, banyak barang dikemas menggunakan bahan ini dan tentunya bisa digunakan lagi untuk berbagai kerajinan tangan yang mungkin jadi bisa memiliki nilai jual lebih lagi. Penggunaan karton atau kardus sekarang pun banyak digunakan, karena bisa dibentuk dengan cantik dan diberi hiasan. Bahan ini pun mudah terurai, sehingga sangat aman dan juga sangat ramah lingkungan.

Kain

Kain organik seperti kapas nabati yang ditanam secara alami adalah bahan yang dapat terurai secara hayati yang dapat dengan mudah dibuat kompos tanpa meninggalkan racun berbahaya. 

Bahan lain termasuk rami, tapioka dan daun palem, yang membutuhkan waktu sekitar 100 hari untuk terurai. Namun kain sendiri memang tidak memiliki kekuatan yang cukup baik dalam mengamankan barang yang tersimpan dalam kemasan. 

Baca juga:   Menilik Progress Market Sustainable Fashion di Indonesia

Plastik Polypropylene

Jenis plastik yang cukup kuat dan bisa dipakai beberapa kali. Sehingga tidak menghasilkan sampah yang akan bisa merusak alam secara drastis.

eco-friendly packaging
Sumber: tokoplas.com

Namun bila memang ada pilihan lain selain plastik, maka lebih menyarankan tidak mempergunakan bahan plastik ini.

Biofoam

Biofoam, ini adalah bahan yang cukup aman. Selain itu juga sangat mudah untuk terurai dan juga bisa di daur ulang dengan mudah dan dipakai berkali-kali.

eco-friendly packaging
sumber : www.progelcone.com

Namun sayangnya tingkat ketahanan air dari Biofoam sampai saat ini memang masih cukup rendah, jadi hanya bisa dipakai untuk mengemas produk dengan kadar air rendah.

Bambu

Bambu ini sangat mudah untuk terurai secara alami dan merupakan bahan alami.

eco-friendly packaging
Sumber: Unsplash.com

Biasanya penggunaan produk bambu untuk kemasan itu digunakan dalam bentuk anyaman, meskipun tidak semua begitu. Namun bila dalam bentuk anyaman memang tidak memiliki kekuatan yang cukup tinggi untuk bisa melindungi barang dalam kemasan.

Plastik Larut Air

Plastik yang larut dalam air terbuat dari polivinil alkohol (PVOH), polimer sintetik yang dibuat tanpa logam beracun berat. Itu larut ketika bersentuhan dengan air mendidih. Kemasan ini digunakan untuk tas pakaian. 

Bahan ini berfungsi seperti film pembungkus yang ditemukan di mesin pencuci piring atau tablet binatu. Saat ini digunakan untuk tas garmen berkualitas tinggi dan ramah lingkungan.

Persoalan lingkungan ini memang menjadi tanggung jawab bersama, dan Anda tentunya harus mempertimbangkan ini saat memikirkan soal ini. Sebisa mungkin gunakanlah kemasan yang ramah lingkungan, sehingga tidak membuat parah kondisi alam atau lingkungan sekitar.


With Laruna, you can combine your love for fashion and the planet by choosing sustainable options that fit your style and contribute to positive changes. Want to join Laruna as a content contributor? We'd love to spend time with you!

Baca juga:   10 Upaya "Lease a Wardrobe" untuk Reduce Kepemilikan Pakaian
Reference: 
https://www.rooland.com/what-is-eco-friendly-packaging/ (Diakses pada: 15 Desember 2022).
Copyright © 2023 - Style by Laruna - All rights reserved
chevron-down linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram