Monday, 01 January 2022

Hobble Skirt Sebuah Rok Pincang

Popularitas rok pincang yang membatasi tidak bertahan lama, karena wanita terus mendesak untuk lebih banyak kebebasan dalam hidup dan pakaian mereka.
December 18, 2023  | Dena Ayu
hobble skirt
 

Selama dekade pertama tahun 1900-an, tepat ketika wanita mulai menuntut lebih banyak kebebasan, lebih banyak hak, dan mode yang lebih nyaman, salah satu gaya paling ketat pada abad ke-19 dan ke-20 mulai populer. 

Ini adalah Hobble Skirt, rok ketat sepanjang pergelangan kaki yang mengecil di ujungnya. Populer antara tahun 1908 dan 1914, rok pincang sangat ketat di pergelangan kaki sehingga wanita yang memakainya hanya bisa berjalan dengan langkah yang sangat pendek.

Rok itu disebut "rok pincang" karena sepertinya membuat wanita mana pun berjalan pincang. 

Awal mula populernya hobble skrit atau rok pincang

hobble skirt
Sumber: Pinterest/Glamourdaze

Sebagian besar sejarawan mode memperkirakan popularitas rok pincang pada tahun 1908-1914. Ini adalah jendela waktu yang sangat singkat untuk gaya rok tetap populer di masa itu.

Berawal dari kisah seorang perempuan yang beruntung bisa naik pesawat yang mengikat roknya di pergelangan kakinya agar tidak tertiup angin selama penerbangan. Hal ini menjadi ide bagi Paul Poiret desainer Prancis yang mengklaim pada tahun 1908 bahwa dia telah “membebaskan payudara tetapi membelenggu kakinya”. 

Desainer lain seperti Lucy Duff-Gordon, Jeanne Paquin dan Léon Bakst juga mendesain rok pincang pada saat itu. Dan rok pincang menjadi tren paling populer di era Edwardian juga.

hobble skirt
Sumber: Pinterest/The Vintage News

Rok pincang, yang mencapai puncak popularitasnya pada tahun 1910, merupakan variasi rok harem yang dirancang oleh Poiret agar menyerupai gaya Timur Tengah. Variasi populer lainnya pada desain yang sama adalah peg skirt. 

Seperti rok pincang, rok pasak ketat di bagian ujungnya, tetapi lebih lebar di bagian atas, menciptakan efek blus yang longgar karena roknya meruncing tajam di bagian bawah. Kedua rok tersebut memaksa pemakainya untuk berjalan dengan langkah kecil. 

Baca juga:   Memahami Dunia Thrifting

Pada tahun 1920-an mode wanita menjadi jauh lebih terbatas. Pemakai rok pincang, terseok-seok dengan langkah kecil, digantikan oleh flapper, menari Charleston liar dengan rok longgar yang dikelim hingga lutut.

Well, itulah awal mula dari sebuah hobble skirt sebuah rok pincang yang terjadi di abad 19 ke 20-an. 


With Laruna, you can combine your love for fashion and the planet by choosing sustainable options that fit your style and contribute to positive changes. Want to join Laruna as a content contributor? We'd love to spend time with you!

Reference: 
http://bloshka.info/2021/01/18/hobble-skirt/
https://en.wikipedia.org/wiki/Hobble_skirt
https://medium.com/@kanupriya.goenka/why-did-the-hobble-skirt-become-popular-e86dbdd06880
https://www.encyclopedia.com/fashion/encyclopedias-almanacs-transcripts-and-maps/hobble-skirts

Related Post

Be a Contributor and 
Write for Us
Tell me more
Copyright © 2023 - Style by Laruna - All rights reserved
chevron-down linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram