Monday, 01 January 2022

Industri Fast Fashion: Hasilkan Pakaian Trendy yang Murah tapi Membuat Lingkungan Bermasalah

Fast fashion lebih berfokus pada kecepatan produksi massal, bukan pada kualitas produk guna memenuhi permintaan konsumen yang cepat berubah mengikuti trend kekinian.
June 27, 2023  | Pipintri Aviteni Damayanti
Industri Fast Fashion
 

Apa itu industri fast fashion? Mengapa industri fast fashion bisa membuat lingkungan bermasalah?Industri fast fashion adalah industri tekstil yang membuat berbagai macam model pakaian dalam waktu singkat, menggunakan bahan baku yang kualitasnya kurang bagus sehingga tidak dapat dipakai untuk jangka panjang. Fast fashion juga bisa disebut sebagai konsep bisnis yang sangat menjanjikan karena bisa mendapatkan keuntungan setinggi-tingginya dengan biaya produksi serendah-rendahnya.  

Pembuatan produk dalam skala besar inilah yang membuat industri fast fashion menjadi penyumbang polusi terbesar kedua di dunia, limbah fashionnya dapat merusak lingkungan seperti polusi air, polusi tanah, dan penghasil gas emisi rumah kaca yang dapat menyebabkan terjadinya perubahan iklim. 

Salah satu contoh nyata pencemaran lingkungan yang disebabkan oleh limbah fast fashion yang dibuang sembarangan adalah, air sungai yang tercemar mikroplastik berupa serat benang Polyester. Kandungan mikroplastik dapat mengancam kehidupan biota di aliran sungai, dan apabila air sungai tersebut digunakan untuk kehidupan sehari-hari juga berpotensi menimbulkan berbagai macam penyakit. Selain itu, kurangnya kesadaran masyarakat terkait pemilahan dan pembuangan sampah dengan benar juga turut memperparah pencemaran lingkungan.

Selain itu ada beberapa dampak buruk lainnya yang disebabkan oleh industri fast fashion terhadap lingkungan dan bahkan pada manusia, yaitu : 

  • Penggunaan air yang berlebihan saat proses membuat bahan baku fast fashion
  • Menimbulkan gaya hidup konsumtif bagi masyarakat, karena fast fashion membuat produk dalam jumlah terbatas sehingga konsumen cenderung berlomba-lomba memilikinya
  • Ketergantungan energi tak terbarukan, karena sebagian besar industri fast fashion mengandalkan bahan bakar fosil untuk memberikan daya pada fasilitas manufaktur mereka
  • Pencemaran air yang disebabkan oleh pewarna tekstil yang murah dan berbahaya sehingga beresiko terhadap kesehatan tubuh manusia
  • Dapat menurunkan jumlah populasi hewan, karena beberapa industri fast fashion memanfaatkan kulit binatang sebagai bahan baku yang nantinya dicampur berbagai bahan kimia lainnya
  • Industri fast fashion yang menggunakan bahan baku katun biasanya dicampur dengan air dan pestisida secara berlebihan, hal ini sangat berbahaya bagi para pekerja dan menimbulkan berbagai masalah lingkungan
Baca juga:   3 Tips Upcycling Fashion untuk Pemula Ala Laaniraani

Nah, sekarang kita sudah tahu jika produk fast fashion memberikan dampak buruk bagi lingkungan. Untuk itu, meskipun tidak mudah mengajak masyarakat berhenti membeli atau setidaknya mengurangi penggunaan fast fashion karena harganya yang murah dan modis. Kita bisa memulai dari diri sendiri untuk mengurangi penggunaan fast fashion atau beralih ke gaya hidup slow fashion, setelah itu mengajak sesama untuk lebih peduli lingkungan.

Beralih ke hal yang baru yang baik memang tidak mudah, namun dengan niat dan konsisten pasti akan memberikan dampak positif.


With Laruna, you can combine your love for fashion and the planet by choosing sustainable options that fit your style and contribute to positive changes. Want to join Laruna as a content contributor? We'd love to spend time with you!

Reference: 
tshirtbar.id https://tshirtbar.id/fast-fashion-adalah/
Diakses pada tanggal 17 April 2023

zerowaste.id https://zerowaste.id/zero-waste-lifestyle/mengenal-fast-fashion-dan-dampak-yang-ditimbulkan/
Diakses pada tanggal 17 April 2023

kumparan.com https://kumparan.com/berita-hari-ini/mengenal-apa-itu-fast-fashion-ciri-ciri-dan-dampak-yang-ditimbulkan-1yaUukcq1P3
Diakses pada tanggal 17 April 2023

its.ac.id https://www.its.ac.id/news/2022/11/02/fast-fashion-waste-limbah-yang-terlupakan/
Diakses pada tanggal 17 April 2023
Copyright © 2023 - Style by Laruna - All rights reserved
chevron-down linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram