Monday, 01 January 2022

Inspirasi Style Comfy ala Nordic Style

Nordic style bukan tentang kemewahan yang mencolok, melainkan estetika yang lahir dari kenyamanan, karakter, dan kejujuran dalam berpakaian
September 3, 2026  | Melisa Nirmaladewi
gaya nordic
 

Dalam beberapa tahun terakhir, dunia mode global seakan sepakat menoleh ke utara. Bukan ke Paris, Milan, atau New York seperti biasanya, melainkan ke kota-kota Nordik seperti Kopenhagen, Stockholm, dan Helsinki. Nordic style atau gaya Skandinavia perlahan namun pasti menjelma menjadi salah satu kekuatan paling berpengaruh dalam lanskap fashion internasional. Ia tidak datang dengan kemewahan berlebihan atau simbol status mencolok, melainkan lewat siluet yang nyaman, lapisan yang cerdas, serta permainan warna dan tekstur yang terasa jujur dan membumi.

Puncak popularitas Nordic style terlihat jelas setiap kali Copenhagen Fashion Week digelar. Jalanan kota dipenuhi tampilan street style yang sama menariknya dengan runway. Para model papan atas, influencer, hingga selebritas dunia tampil berdampingan dengan warga lokal dalam outfit yang terasa nyata, wearable, dan penuh karakter. Di sinilah banyak orang mulai bertanya: bagaimana kota kecil dengan populasi yang jauh lebih sedikit dibanding London atau Paris bisa menjadi pusat tren global?

Jawabannya terletak pada filosofi hidup dan cara berpakaian masyarakat Nordik itu sendiri.

Nordic Style sebagai Cerminan Gaya Hidup

Nordic style bukan sekadar estetika berpakaian, melainkan refleksi dari cara hidup. Di negara-negara seperti Denmark, Swedia, dan Norwegia, cuaca ekstrem dengan musim dingin panjang dan minim cahaya matahari membentuk hubungan yang unik antara manusia dan pakaian. Fashion tidak hanya berfungsi sebagai ekspresi diri, tetapi juga alat bertahan hidup, baik secara fisik maupun emosional.

Menurut sejumlah pakar sosiologi dan psikologi, masyarakat Nordik menggunakan fashion sebagai sarana melawan rasa murung dan lesu akibat hari-hari gelap yang panjang. Warna cerah, motif berani, dan layering yang dinamis menjadi cara untuk menghadirkan rasa hangat dan optimisme di tengah dinginnya musim.

Baca juga:   Prediksi Tren Warna untuk Tampilan Fashion 2025

Hal ini menjelaskan mengapa Nordic style sering menghadirkan kejutan visual. Di satu sisi terlihat sederhana dan minimalis, namun di sisi lain mampu tampil eksperimental dan playful. Kombinasi inilah yang membuatnya terasa segar dan relevan bagi banyak orang di berbagai belahan dunia.

Layering sebagai Seni Utama

Salah satu ciri paling kuat dari Nordic style adalah layering. Teknik bertumpuk ini bukan hanya soal kehangatan, tetapi juga soal proporsi, siluet, dan ekspresi visual. Mantel oversized dipadukan dengan knitwear tebal, rok flowy dilapis celana, atau gaun feminin yang dikenakan di atas sweater menjadi pemandangan umum dalam gaya Skandinavia.

Layering dalam Nordic style jarang terlihat kaku. Justru, ia memberi kebebasan bergerak dan memungkinkan pemakainya beradaptasi dengan perubahan cuaca sepanjang hari. Prinsip ini membuat gaya Nordik terasa sangat relevan untuk kehidupan modern yang dinamis.

Selain itu, layering juga menjadi cara untuk bermain tekstur. Wol, katun, kulit, denim, dan material teknis sering disatukan dalam satu tampilan. Hasilnya adalah outfit yang terlihat kompleks, namun tetap harmonis dan nyaman dikenakan.

Warna Cerah sebagai Antitesis Musim Dingin

Berbeda dengan stereotip bahwa pakaian musim dingin identik dengan warna gelap dan netral, Nordic style justru merayakan warna. Lavender lembut, kuning cerah, hijau rumput, merah bata, hingga motif floral berani menjadi bagian tak terpisahkan dari gaya ini.

nordic style
Getty Images

Brand legendaris asal Finlandia, Marimekko, adalah contoh nyata bagaimana warna dan motif menjadi inti dari identitas Nordik. Sejak puluhan tahun lalu, Marimekko mengusung misi menghadirkan kegembiraan melalui cetakan besar dan palet warna ekspresif, bahkan di tengah musim paling suram sekalipun.

Penggunaan warna dalam Nordic style tidak pernah terasa berlebihan. Biasanya, satu elemen mencolok diimbangi dengan potongan lain yang lebih netral. Misalnya, mantel bermotif leopard dikenakan dengan sweater abu-abu polos, atau tas berwarna pink cerah menjadi aksen dalam outfit monokrom. Pendekatan ini membuat tampilan tetap seimbang dan mudah diterapkan oleh siapa pun.

Baca juga:   8 Film Tentang Industri Fashion

Fungsionalitas Tanpa Mengorbankan Estetika

Fungsionalitas adalah fondasi utama Nordic style. Di wilayah di mana bersepeda ke kantor saat hujan atau berjalan melawan angin dingin adalah hal biasa, pakaian harus benar-benar bekerja untuk kehidupan nyata. Namun, fungsional di sini tidak berarti membosankan.

Desainer Skandinavia dikenal piawai menyuntikkan detail cerdas ke dalam busana sehari-hari. Kerah mantel yang bisa berubah menjadi syal, gaun dengan panjang yang dapat disesuaikan, atau jaket dengan kantong besar namun tetap terlihat chic adalah contoh nyata inovasi ini.

Cecilie Bahnsen, salah satu desainer Denmark paling berpengaruh saat ini, sering menggabungkan siluet romantis dengan elemen praktis. Gaun-gaunnya yang penuh volume dan pita dapat dikenakan dalam berbagai situasi, dari acara formal hingga aktivitas sehari-hari, dengan penyesuaian layering yang tepat.

Budaya Kolektif dalam Dunia Fashion

Hal menarik lain dari Nordic style adalah bagaimana banyak brand besar Skandinavia dirancang secara kolektif, bukan bertumpu pada satu sosok desainer tunggal. Ganni, Toteme, Baum und Pferdgarten, hingga Rotate by Birger Christensen mengandalkan kerja tim dalam proses kreatif mereka.

Pendekatan ini mencerminkan nilai sosial masyarakat Nordik yang menjunjung tinggi kolaborasi dan kesetaraan. Mode tidak dilihat sebagai alat ego atau pencarian ketenaran pribadi, melainkan sebagai kontribusi terhadap komunitas yang lebih luas.

Bagi konsumen, hal ini menciptakan rasa kepercayaan. Produk yang dihasilkan terasa lebih konsisten, berkualitas, dan berorientasi jangka panjang. Tidak heran jika banyak orang menganggap membeli fashion Skandinavia sebagai investasi gaya yang tahan waktu.

With Laruna, you can stay ahead of the curve by embracing the latest fashion trends that define the season. Elevate your wardrobe with our curated style updates and ensure you're always dressed for the moment

Reference: 
https://www.bbc.com/culture/article/20250121-how-scandinavian-dressing-can-make-us-happier
https://www.glamour.com/story/scandinavian-fashion-26-fashion-labels-you-should-know
Copyright © 2023 - Style by Laruna - All rights reserved
chevron-down linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram