Monday, 01 January 2022

Jokowi Anggap Bisnis Thrift Baju Bekas Impor Mengganggu, Kenapa Ya?

Baru-baru ini, kabar tentang Presiden Jokowi yang melarang bisnis baju bekas impor menjadi bahan perbincangan.
March 28, 2023  | Anisa Ramadhani
 

Jokowi mengatakan dengan tegas bahwa bisnis baju bekas impor ini sangat mengganggu industri tekstil dalam negeri. Mengutip dari TEMPO, Jokowi menginstruksikan jajarannya untuk mencari para pelaku impor pakaian bekas.

Kenapa bisnis pakaian impor ini dilarang oleh negara?

Sebelumnya, Kementerian Koperasi dan UKM menegaskan, bisnis thrifting atau baju bekas hingga fashion item bekas impor lainnya membawa banyak dampak negatif untuk roda perekonomian tekstil dalam negeri. Selain merugikan pelaku UMKM yang membuat produk lokal, keberadaan produk tekstil bekas impor itu juga membawa dampak buruk bagi pendapatan negara.

Selanjutnya, thrifting atau jualan barang-barang preloved impor ini banyak yang merupakan barang selundupan atau ilegal. Dengan kata lain, barang-barang bekas pakai tersebut tidak membayar bea dan cukai sehingga menimbulkan kerugian bagi pendapatan negara.

Berdasarkan beberapa sumber, bisnis thrift baju bekas impor ini sangat merugikan produsen UKM tekstil

Menurut data CIPS dan ApsyFI, 80 persen produsen pakaian di Indonesia didominasi oleh industri kecil dan mikro. Larangan thrifting pakaian impor ternyata sudah diatur dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 51 Tahun 2015 tentang Larangan Impor Pakaian Bekas dan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 40 Tahun 2022 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 18 Tahun 2021 Tentang Barang Dilarang Ekspor dan Barang Dilarang Impor. Pada Pasal 2 Ayat 3 tertulis, barang dilarang impor, salah satunya adalah berupa kantong bekas, karung bekas, dan pakaian bekas.

Dengan adanya pernyataan langsung dari Presiden Jokowi, Polri pun menyatakan pihaknya akan menggandeng Kementerian Perdagangan (Kemendag) dan Bea Cukai untuk melakukan pencegahan bisnis pakaian bekas impor.

Baca juga:   9 Gaya Fashion untuk Wanita Hamil di Tempat Kerja

Kalau menurut kamu, bagaimana dengan kebijakan yang melarang bisnis pakaian bekas ini? Di satu sisi, sebenarnya thrifting atau membeli barang-barang preloved adalah wujud mendukung sustainability fashion, tapi di sisi lain ada beberapa hal yang patut dipertimbangkan karena merugikan beberapa pihak seperti pedagang pakaian lokal. Tulis pendapatmu di kolom komentar ya!


With Laruna, you can combine your love for fashion and the planet by choosing sustainable options that fit your style and contribute to positive changes. Want to join Laruna as a content contributor? We'd love to spend time with you!

Reference: 
Jokowi Anggap Bisnis Thrift Baju Bekas Impor Mengganggu
Be a Contributor and 
Write for Us
Tell me more
Copyright © 2023 - Style by Laruna - All rights reserved
chevron-down linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram