Monday, 01 January 2022

Kolaborasi Nike x SKIMS Akhirnya Rilis, NikeSkims Rift Tuai Pro dan Kontra

Kolaborasi antara brand olahraga dan label fashion kini bukan lagi sekadar strategi pemasaran, tapi ajang adu konsep dan identitas
February 23, 2026  | Kingkit Neira
nike skims
 

Saat Nike menggandeng SKIMS milik Kim Kardashian, kamu mungkin sudah menduga hasilnya tak akan biasa saja.

Setelah hampir setahun diumumkan, kolaborasi ini akhirnya memperlihatkan wujud nyata lewat rilisan sepatu perdana. Bukannya sneaker konvensional, Nike dan SKIMS justru memilih siluet yang berani dan memancing perdebatan.

Pilihan desain tersebut membuat publik terbelah sejak hari pertama diperkenalkan. Ada yang memujinya sebagai terobosan, ada pula yang bingung harus menilainya sebagai sepatu atau pernyataan fashion semata.

Detail Kolaborasi Nike x SKIMS

Nike resmi menambah SKIMS ke dalam daftar kolaborasi fashion-nya melalui lini Nike Women. Kolaborasi ini bukan sekadar tempelan logo atau permainan warna, melainkan reinterpretasi desain arsip Nike yang cukup ikonik. Sepatu yang dipilih sebagai pembuka adalah NikeSkims Rift, dijadwalkan rilis pada akhir Januari 2026.

Model ini berakar pada Nike Air Rift, sepatu lari dengan desain ujung kaki terbelah atau split toe yang pertama kali meluncur pada 1996. Air Rift sendiri terinspirasi dari Great Rift Valley di Kenya, wilayah yang dikenal dengan tradisi pelari jarak jauh tanpa alas kaki. Dari situlah lahir konsep sepatu yang mengikuti anatomi alami kaki, bukan memaksanya ke dalam bentuk kaku.

nike skims
nike

Pada masanya, Air Rift dianggap revolusioner karena menjadi sepatu Nike pertama dengan desain tabi toe. Fokus utamanya adalah kebebasan gerak, keseimbangan, dan koneksi langsung antara kaki dan permukaan tanah. Seiring waktu, fungsi performa itu bergeser dan Air Rift menjelma menjadi sepatu lifestyle yang kembali populer sejak dirilis ulang pada 2015.

Versi Nike x SKIMS membawa DNA tersebut ke arah yang berbeda. Siluetnya dibuat lebih ramping dan feminin, tanpa menghilangkan ciri khas split toe yang kontroversial. NikeSkims Rift menggunakan satu strap di bagian tengah kaki, midsole yang tipis dengan sentuhan konsep barefoot running, serta outsole bertekstur dengan logo khusus.

Baca juga:   UNIQLO Sukses Gelar Peluncuran Koleksi Spesial KAWS + WARHOL

Dari sisi estetika, pendekatan SKIMS terasa cukup kuat. Palet warna cenderung netral dan lembut, mengikuti karakter brand SKIMS yang selama ini dikenal lewat shapewear dan intimate wear bernuansa minimalis. Hasilnya adalah sepatu yang terlihat sleek, understated, dan jauh dari kesan sporty agresif ala Nike pada umumnya.

Kim Kardashian sendiri menyebut bahwa inspirasi desain datang dari ballet flat, sepatu yang menurutnya merepresentasikan kekuatan sekaligus keindahan. Dalam pandangannya, Nike Rift adalah ikon era 1990-an yang punya kedekatan emosional dengan banyak perempuan. Lewat kolaborasi ini, ia ingin menghadirkan versi yang terasa lebih modern, ringan, dan flattering saat dikenakan.

Menariknya, NikeSkims Rift juga mencerminkan arah baru Nike Women yang semakin serius menyasar konsumen perempuan, bukan hanya lewat performa, tapi juga pengalaman dan ekspresi diri. Sepatu ini seolah berdiri di persimpangan antara olahraga, fashion, dan identitas tubuh.

Tanggapan Publik

Meski konsepnya terdengar matang di atas kertas, respons publik ternyata tidak sepenuhnya hangat. Sejak foto resmi dirilis, kolom komentar di media sosial langsung dipenuhi beragam reaksi, dari yang penasaran hingga terang-terangan bingung.

Fokus kritik paling besar tentu jatuh pada desain split toe yang dianggap “aneh” oleh sebagian orang. Jarak jari kaki yang cukup lebar membuat sepatu ini dinilai tidak lazim, bahkan memicu komentar satir. Beberapa netizen menyebut tampilannya mengingatkan mereka pada kaki makhluk fantasi, sementara yang lain mempertanyakan kenyamanan dan fungsi nyatanya.

Tak sedikit pula yang mempertanyakan identitas sepatu ini. Apakah ia sneaker, sandal, atau flat shoes? Ketiadaan penyangga di bagian tumit membuat sebagian orang ragu akan aspek fungsionalnya, terutama jika dikaitkan dengan nama besar Nike sebagai brand olahraga.

Baca juga:   Baru Launching, Brand Sepatu Lokal 1001.officiel Sold Out

Namun, di sisi lain, ada juga yang membela pendekatan desain Nike x SKIMS. Bagi pendukungnya, justru keberanian tampil berbeda itulah nilai jual utama kolaborasi ini. Mereka melihat NikeSkims Rift sebagai produk fashion eksperimental, bukan sepatu lari yang harus memenuhi standar performa konvensional.

Perdebatan ini sebenarnya mencerminkan benturan dua dunia, yakni ekspektasi publik terhadap Nike sebagai raksasa sportswear, dan identitas SKIMS yang lekat dengan tubuh, siluet, serta kenyamanan personal. Saat keduanya bertemu, hasilnya wajar jika memicu kebingungan.

Dari sudut pandang fashion, Nike x SKIMS berhasil menciptakan percakapan. Sepatu ini mungkin tidak akan disukai semua orang, tapi justru di situlah kekuatannya. Ia memaksa kamu untuk bereaksi, entah dengan rasa kagum atau penolakan.

Apakah sepatu ini akan sukses secara komersial? Waktu yang akan menjawab, tapi satu hal pasti: Nike x SKIMS sudah berhasil mencuri perhatian sebelum resmi mendarat di pasaran.

With Laruna, you can stay ahead of the curve by embracing the latest fashion trends that define the season. Elevate your wardrobe with our curated style updates and ensure you're always dressed for the moment.

Reference: 
https://wolipop.detik.com/fashion-news/d-8310758/ini-sepatu-kolaborasi-nike-dan-kim-kardashian-disebut-mirip-kaki-iblis
Copyright © 2023 - Style by Laruna - All rights reserved
chevron-down linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram