Monday, 01 January 2022

Koleksi Valentino Mens Wear 2024

Cara berpakaian pria perlahan menjadi lebih berwarna, lebih berani, dan tidak terlalu dibatasi oleh aturan dan aturan berpakaian lama.
August 18, 2023  | Kingkit Neira
Koleksi Valentino Mens Wear 2024
 

Valentino Garavani mempersembahkan koleksi pria pertamanya di Milan pada tahun 1985. Nah kali ini, Pierpaolo Piccioli kembali ke kota, membuka Pekan Mode Pria Milan dengan pertunjukan koleksi Valentino Mens Wear Spring/Summer 2024 bertajuk "The Narratives", yang dipentaskan pada hari sekolah biasa di taman La Statale, University of Milan yang bertempat di gedung Renaisans yang indah. 

Para siswa yang menonton pertunjukan dari loggia halaman juga disuguhi pertunjukan langsung oleh musisi rap dan indie d4vd. Pilihan lokasi yang ditentukan Piccioli adalah bagian dari pencariannya akan praktik kreatif yang pesannya bermakna dan dapat diakses oleh audiens yang lebih muda, mematahkan elitisme sirkuit mode dan memicu diskusi untuk memicu perubahan.

Sumber: reuters.com

Diketahui hal ini juga dianggap sebagai refleksi tentang bagaimana identitas maskulin direpresentasikan dan didefinisikan melalui kode fesyen adalah inti dari koleksi hari ini. “Penanda kekuasaan dan kesuksesan sejauh ini telah menentukan gagasan maskulinitas,” ujar Piccioli saat konfrensi pers pada Sabtu, 16 Juni waktu Milan. 

Dia mengungkapkan, bahwa kepercayaan merupakan kekuatan sejati tentang kebebasan untuk menunjukkan kerapuhan dan kepekaan,” kata Piccioli. Dikarenakan alasan inilah, dia mengaku tertarik pada buku a Little Life karya Hanya Yanagihara.

 “Keintiman dan kemanusiaan dari empat karakter laki-laki, kerentanan dan ketahanan mereka yang terbuka sangat menyentuh dan menginspirasi saya,” ungkapnya.

Atas hal tersebut, kutipan dari halaman Yanagihara dicetak di atas setelan jas hitam dan di bagian depan celana denim. Pertunjukan itu pun berputar pada pelonggaran kiasan maskulin klasik Piccioli, secara halus ditumbangkan melalui pendekatan yang lembut. 

Dia mengerjakan kode fesyen yang menggambarkan, lewat proporsi blazer kotak, mengganti celana panjang dengan celana pendek dan rok pendek, menyulam bunga di kerah atau mencetak bunga yang mekar di jaket ringan yang berangin dan kemeja berpotongan lurus. 

Baca juga:   Pecinta Anime? Yuk, Intip 5 Kolaborasi dari Brand Ternama Ini!

Bakat artistik Piccioli untuk palet bergambar hijau mint, raspberry, pirus, dan merah jambu cerah bergantian dengan hitam dan putih — menekankan rasa vitalitas individu dan sikap kebebasan romantis. “Saya menentang diktat estetika apa pun,” katanya.

Hadirnya siswa-siswa diklaim agar menampakkan harapan Picioli terhadap pandangan bahwa fashion dapat diakses oleh audiens yang lebih muda, sehingga mematahkan elitisme sirkuit mode dan memicu diskusi untuk memicu perubahan. 

Tentunya hal itu juga dimaksudkan agar Valentino nampak merefleksikan bagaimana identitas maskulin direpresentasikan dan didefinisikan melalui kode fesyen, yang merupakan inti dari koleksi yang ditampilkannya. 

“Penanda kekuasaan dan kesuksesan sejauh ini telah menentukan gagasan maskulinitas,” katanya pada konferensi pers pasca pertunjukan. “Tapi saya percaya bahwa kekuatan dan kekuatan sejati adalah tentang kebebasan untuk menunjukkan kerapuhan dan kepekaanmu sendiri,” jelasnya.

Karena alasan inilah, dia mengaku tertarik pada A Little Life karya Hanya Yanagihara , sedemikian rupa sehingga salinan buku berwarna merah jambu dikirim sebagai undangan ke pertunjukan. 

“Keintiman dan kemanusiaan dari empat karakter laki-laki, kerentanan dan ketahanan mereka yang terbuka sangat menyentuh dan menginspirasi saya,” dia menawarkan. Kutipan dari halaman Yanagihara dicetak di atas setelan jas hitam dan di bagian depan celana denim. 

Sumber vogue.com

Dalam acara ini, nampak koleksi color palette yang diterapkan dengan cukup unik. Pertunjukan dibuka dengan menampilkan sederet look serba hitam-putih, earth tone color di pertengahan acara, yang kemudian dilanjutkan dengan koleksi pakaian berwarna basic kasual di awal ditampilkan kembali menjelang closing catwalk.

Pada pertunjukan tersebut, koleksi set-suit Valentino nampak terlihat semi-formal. Hal ini terlihat dari koleksi  penggunaan celana pendek yang dipadu-padankan bersama blazer set dan ties.

Sumber gettyimages.com

Selain itu, penampakan koleksi nuansa Barbiecore juga turut meramaikan koleksi Valentino Mens Wear Spring/Summer 2024. Koleksi ini membuktikan bahwa Barbiecore dianggap akan populer hingga tahun depan.

valentino mens wear 2024
sumber vogue.com

Motif floral print juga turut meramaikan koleksi Valentino Menswear Spring/Summer 2024. Koleksi ini hadir berupa matching set outfit, blouse, cardigan hingga long coat yang dapat menekankan aura kasual yang eksklusif. Lebih dari sekadar motif, detail bunga ini dianggap sebagai simbol dari sebuah kehidupan di dunia. 

valentino mens wear 2024
sumber vogue.com
valentino mens wear 2024
sumber vogue.com

Tak hanya itu, Penampakan skinny ties sebagai aksesori juga turut  eksis dikenakan para model sepanjang pertujukan sedang berlangsung. Jadi, adakah koleksi yang menarik hati kamu dalam peluncuran Mens Wear Spring/Summer 2024 bertajuk "The Narratives"?

Baca juga:   Dior Bawa Balet ke Dunia Fashion Pria dengan Gaya Flamboyan

With Laruna, you can combine your love for fashion and the planet by choosing sustainable options that fit your style and contribute to positive changes. Want to join Laruna as a content contributor? We'd love to spend time with you!

Reference: 
https://www.vogue.com/fashion-shows/spring-2024-menswear/valentino diakses 20 Juni 2023.
Be a Contributor and 
Write for Us
Tell me more
Copyright © 2023 - Style by Laruna - All rights reserved
chevron-down linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram