
Lingerie as a outerwear bukan sekadar tren sesaat. Di 2025, lingerie yang sebelumnya hanya untuk kamar tidur dipakai sebagai bagian dari outfit jalanan, runway, dan red carpet.
Tren ini muncul lewat bra yang terlihat, slip dress transparan, hingga corset yang dipadukan dengan blazer atau denim. Asalkan dipakai dengan prinsip proporsi dan lapisan yang tepat.
Kalau kamu ingin mencoba lingerie sebagai outerwear tanpa terlihat berlebihan atau tidak pada tempatnya. Utamakan lapisan (layering), kontrol proporsi, dan pilih bahan/model yang memberi dukungan serta coverage.
Berikut panduan praktis, jelas, dan bisa langsung kamu pakai.
Untuk memulai, ada beberapa jenis lingerie yang paling mudah dimasukkan ke outfit harian: bodysuit, bralette, slip dress, dan corset.
Bodysuit mudah jadi base layer (langsung dipakai tanpa terlihat seperti pakaian dalam). Bralette bekerja baik di bawah blazer atau kemeja yang sedikit terbuka, sementara corset bisa dipakai di atas kaos untuk efek struktur.
Potongan ini sering direkomendasikan sebagai starting point oleh stylist dan brand yang mengikuti tren underwear-as-outerwear.
Praktik: pilih bodysuit berlapis atau bralette dengan bahan tebal jika kamu baru pertama kali mencoba. Ini akan terasa lebih aman tapi tetap stylish.
Layering bukan sekadar estetika, ini alat praktis untuk mengendalikan seberapa “berani” penampilanmu. Dengan lapisan yang tepat, lingerie bisa tampil sebagai elemen fashion, bukan sekadar pakaian dalam.
Jadi intinya, gunakan struktur luar (blazer, jaket, kemeja) untuk memberi framing dan coverage, lalu biarkan lingerie jadi aksen.
Beberapa kombinasi yang bekerja dan cara menggunakannya:
Jangan lupa untuk perhatikan bahan (lining atau tidak), warna (netral lebih aman), dan mobilitas. Jika kamu harus sering bergerak, hindari layer yang membatasi.
Dengan pendekatan ini, lingerie tetap terasa edgy tapi terlihat disengaja dan sopan saat dipakai di jalan.
Mengatur coverage dan proporsi adalah inti dari lingerie as outerwear yang terlihat elegan, bukan asal berani. Kamu perlu mengarahkan fokus visual dengan cara menonjolkan satu area tubuh saja, sementara area lain dibuat lebih tenang.
Pendekatan ini membuat tampilan lebih rapi, terstruktur, dan tidak meninggalkan kesan “kurang pakaian”.
Dengan kata lain, kamu mengontrol bagaimana mata orang bergerak mengikuti outfitmu.
Poin-poin yang bisa kamu terapkan:
Tambahan kecil namun penting, itu perhatikan tekstur dan ketebalan bahan. Lingerie dengan satin halus atau renda tipis butuh penyeimbang seperti denim atau wool agar tampilan lebih grounded.
Dengan bermain di proporsi dan coverage seperti ini, kamu bisa tetap tampil percaya diri, modern, dan tetap sesuai konteks. Baik untuk siang hari maupun ke acara yang lebih resmi.
Bahan tipis atau renda butuh lining atau layer tambahan. Pilih lingerie yang fit dengan baik. Dimana yang terlalu longgar bisa terlihat berantakan, terlalu ketat bisa menimbulkan masalah mobilitas dan kepercayaan diri.
Bila kamu khawatir soal dukungan, gunakan bralette berstruktur atau pad yang bisa dilepas. Untuk aktivitas sehari-hari, prioritaskan kenyamanan, kain yang bernapas dan jahitan halus supaya tidak mengganggu.
Tips-tips ini banyak diangkat di style guides yang mendukung underwear-as-outerwear.
Memahami konteks adalah langkah penting agar lingerie as outerwear terlihat tepat sasaran, bukan salah tempat. Tren ini memang fleksibel, tetapi tidak semua ruang sosial memiliki toleransi gaya yang sama.
Kamu perlu membaca situasi, lingkungan, dan ekspektasi audiens sebelum memutuskan seberapa jauh ingin menonjolkan unsur lingerie.
Pendekatan ini bukan tentang mengekang ekspresi diri, melainkan memastikan kamu tampil percaya diri tanpa menciptakan kesalahpahaman atau ketegangan sosial yang tidak perlu.
Beberapa pedoman yang bisa kamu jadikan acuan:
Pahami dinamika sosial di setiap situasi. Ada kondisi di mana outfit yang terlalu terbuka bisa memengaruhi cara orang membaca profesionalitas atau keseriusanmu.
Dengan menerapkan filter konteks seperti ini, kamu bisa tetap mengikuti tren lingerie dressing 2025. Tanpa mengorbankan kenyamanan, reputasi, atau rasa percaya dirimu sendiri.
Aksesoris dapat membuat perbedaan. Sabuk pinggang di atas corset, rantai tipis untuk menambah tekstur, atau sepatu chunky untuk menyeimbangkan kelembutan lingerie.
Jangan lupa undergarment yang rapi. Shapewear tipis atau inner slip bisa jadi penyelamat agar garis bawah pakaian tetap halus.
Lingerie as a outerwear bisa bikin tampilanmu segar dan modis asalkan kamu menerapkan tiga prinsip sederhana. Lapisi dengan cerdas, kontrol proporsi, dan pilih bahan/fit yang nyaman.
Mulailah dengan potongan aman seperti bodysuit atau bralette yang berstruktur. Padukan dengan blazer atau denim untuk coverage, dan sesuaikan dengan konteks acara.
Dengan pendekatan ini, kamu tidak hanya ikut tren lingerie dressing 2025, tapi melakukannya dengan rasa percaya diri yang terkendali.
Temukan artikel fashion terlengkap hanya di Laruna, stay stylish, stay updated!




