Monday, 01 January 2022

Print Season Time! Intip 5 Jenis Motif Fashion yang Tren Tahun Ini

Sentuhan motif bisa memberi kesan playful, formal, hingga membantu menonjolkan lekukan tubuh terbaikmu.
February 7, 2023  | Melisa Nirmaladewi
print season time
 

It's print season time! Selain pemilihan brand dan warna, personality seseorang dalam fashion bisa dilihat dari jenis motif apa yang dikenakan dalam outfit-nya. Motif memainkan peran kunci untuk memberikan statement pada look secarara keseluruhan. Sederhananya, motif dalam fashionspeak louder’ sebelum kita menjelaskannya dengan kata-kata. Mereka adalah salah satu elemen dalam fashion yang ampuh untuk dijadikan sarana ekspresi diri.

print season time
Sumber: Glowsly

Di era gempuran tren warna yang menjamur, motif tampaknya kembali menjadi salah satu tren yang hits lewat koleksinya yang mewarnai sepanjang runway fashion show. Kalau kamu masih bingung menentukan fashion prints yang tepat untuk melengkapi look-mu, simak 5 jenis motif paling trendi yang bisa dicoba tahun ini. Let’s check it out!

B/W Pinstripe

Motif stripe atau pinstripe bukan hal yang baru di kancah mode. Salah satu jenis motif yang tak lekang oleh waktu ini, tampak kembali populer mewarnai koleksi musim gugur tahun 2022. Ciri khas dari motif stripe dengan warna hitam dan putihnya yang khas selalu berhasil membuat siapapun yang melihatnya terpana. Pinstripe sangat cocok dikenakan bagi kamu yang baru ingin mencoba mix and match dengan elemen motif. Selain hadir dengan warna netral yang bisa dikombinasikan dengan warna apapun, stripe sangat fleksibel untuk dikenakan untuk acara formal maupun acara santai.

Animal Prints

There’s always a room for animal prints. Salah satu motif loud yang menunjukkan sisi berani ini tampaknya sangat cocok untuk kamu yang ingin tampil standout secara gamblang. Suka atau tidak suka, motif ini selalu berhasil membuat comeback yang epic setiap beberapa musim. Selain karena motifnya yang unik, kepopuleran animal prints tidak lepas dari sejarah munculnya motif ini sejak dipopulerkan oleh Christian Dior di tahun 50-an yang digunakan simbol simbol keelokan dan kelas. Meski sering dilihat sebagai motif pakaian yang ‘norak’, mix and match menggunakan animal prints juga bisa terlihat anggun dengan sentuhan kombinasi dan elemen fashion item yang tepat. Misalnya seperti leopard maxi dress yang dikeluarkan oleh Etro atau long outerwear dari koleksi milik Roberto Cavalli.

Baca juga:   7 Tren Celana Jeans 2024 yang Wajib Kamu Punya

Floral

Obsesi masa kecil – terutama untuk anak-anak perempuan – pada bunga sepertinya membuat floral sebagai salah satu motif yang wajib dimiliki di dalam lemarimu. Tidak hanya memberikan kesan feminin yang lembut, motif floral tidak pernah gagal untuk membuat penampilanmu lebih playful dan anggun dalam waktu bersamaan. Layaknya bermain di tengah hamparan padang bunga, motif floral juga membuat pemakainya terlihat lebih bright karena kesan bunga yang membawa makna kebahagiaan dan kecantikan.   

Tartan

Dari semua tren print fashion, motif tartan bisa dibilang memiliki sejarah mode paling lama. Berbagai motif tartan telah ditelusuri sudah ada sejak abad ke-17 di Skotlandia sebagai motif pakaian untuk membedakan asal daerah dan keluarga. Hingga akhirnya di tahun 70-an ketika budaya punk mulai naik daun, penggunaan motif tartan mulai digunakan di berbagai pop-culture dan tidak lagi memberikan makna sebatas dari sejarah awal kemunculan motif ini. Melihat perkembangan motif tartan yang dinamis, tidak heran apabila kini fashion juga banyak merekonstruksi motif tartan secara lebih vokal dan bervariasi. Salah satunya adalah motif tartan yang didesain dengan model patchwork.

Houndstooth

Ketika membahas print dalam fashion, houndstooth tidak boleh ketinggalan. Pola populer ini muncul pada tahun 1960-an di Inggris. Motif ini sangat populer dengan Putri Diana yang sering mengenakan outfit motif houndstooth selama hidupnya. Salah satu perancang busana pertama yang memasukkan pola ini ke dalam karyanya adalah Christian Dior, ketika ia memperkenalkan barang-barang bermotif houndstooth ke dalam koleksi Haute Couture Spring/Summer pada tahun 1948. Kesannya yang simple dengan pattern houndstooth yang biasa didominasi dengan warna hitam dan putih ini bisa kamu kenakan untuk menonjolkan sisi elegan dan classy pada daily outfit-mu.

Baca juga:   Mengenang Gaya Rambut Paling Ikonik Tahun 2000-an

With Laruna, you can combine your love for fashion and the planet by choosing sustainable options that fit your style and contribute to positive changes. Want to join Laruna as a content contributor? We'd love to spend time with you!

Reference: 
https://www.whowhatwear.com/spring-pattern-trends/slide25 (Diakses pada: 9 November 2022).

https://www.whowhatwear.com/fall-print-trends-2022/slide28 (Diakses pada: 9 November 2022).

https://www.forbes.com/sites/nadjasayej/2021/12/10/the-houndstooth-pattern-is-making-a-comeback-this-winter/?sh=490842035c9c (Diakses pada: 9 November 2022).
Be a Contributor and 
Write for Us
Tell me more
Copyright © 2023 - Style by Laruna - All rights reserved
chevron-down linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram