Monday, 01 January 2022

Sejarah Celana Jeans: Tak Lekang oleh Waktu

December 29, 2022  | Anggun Tifani
Sejarah celana jeans
 

Tak lekang oleh waktu dan perkembangan zaman, celana jeans seringkali menjadi must fashion item bagi semua kalangan usia, baik pria ataupun wanita. Ingin tampilan kasual, keren dan tetap simpel? Celana jeans adalah solusinya. Sederhana tapi dapat membuat semua penampilan menjadi lebih istimewa. Kira-kira bagaimana sejarah asal mula terciptanya celana jeans? Yuk, simak ulasan sejarah celana jeans berikut!

Sejarah celana jeans

Dikutip dari situs resmi textiles.uii.ac.id, celana jeans dibuat dari kain denim, kain denim ditemukan di Perancis pada abad ke-18. Kutipan tersebut diungkapkan oleh Ahmad Satria Budiman yang merupakan Dosen Rekayasa Tekstil di Universitas Islam Indonesia. Berikut adalah sejarah singkat tentang celana jeans yang menarik untuk diketahui:

  • Denim diciptakan di sebuah daerah bernama Nimes, Prancis di tahun 1800'-an. Saat itu, para penjahit di kota tersebut memelajari cara menenun benang katun dengan cara menenun dua benang atau lebih sehingga menciptakan bahan yang kuat.
  • Tahun 1851, Loeb Strauss meninggalkan kota kelahirannya di Buttenheim, Jerman dan pergi ke tempat saudaranya yang memiliki sebuah toko pakaian di New York. Saat membantu di toko tersebut, Loeb mengganti namanya menjadi Levi. Inilah cikal bakal kelahiran ‘Levi Strauss & Co. Wholesale House'. Levi kala itu membantu para pekerja tambang emas, dalam hal supply pakaian yang tahan banting meskipun berada di medan yang berat dan tinggi.
  • Selanjutnya sejarah celana jeans dikerjakan juga oleh Jacob Devis, ia ikut andil dalam proyek mengerjakan pakaian yang kuat untuk pekerja tambang, dengan cara menanamkan copper rivets ke dalam kantung celana agar setiap kain dapat merekat lebih kuat. Bersama dengan Levi, keduanya menjalankan proyek tersebut hingga pada tanggal 20 mei 1873 mereka mematenkan temuan tersebut dan mendirikan pabrik bersama. 
  • Setelah proyek celana jeans untuk pekerja tambang  berhasil, mereka membuat celana jeans untuk para koboi. Kiprah pabrik Levi dan Jacob pun terus meluas, agar masyarakat dapat mengenali produk mereka maka Levi pun meletakkan jahitan arch dari benang oranye pada celana jeans yang mereka produksi. 
Baca juga:   Body Positivity Fashion: Merangkul Segala Bentuk dan Ukuran

Tren ini makin berkembang ketika tahun 1920-an, aktor seperti John Wayne dan Gary Cooper hingga kemudian diikuti dengan aktor lainnya mulai mengenakan celana denim sebagai pakaian sehari-hari.

Seiring berjalannya waktu sejarah celana jeans, Hollywood pun mengakui denim atau jeans sebagai sebuah tren

Tak hanya itu, jeans dianggap sebagai tren ikon gaya pemberontak seperti yang dipopulerkan oleh aktor Marlon Brando dan James Dean.

James Dean
Marlon Brando
sejarah celana jeans
Madonna
sejarah celana jeans
Brigitte Bardot
sejarah celana jeans
Marylin Monroe

Tak hanya diikuti oleh aktor, aktris wanita seperti Marilyn Monroe, Madonna dan Brigitte Bardot pun turut membuat jeans semakin digandrungi dunia mode.

Bahan pembuat celana jeans

Masih diungkapkan oleh Ahmad, bahan yang digunakan untuk membuat jeans adalah bahan denim. Bahan ini dibuat dari kapas dengan nomor benang rendah, dalam arti berat kapasnya lebih tinggi dibandingkan kain-kain untuk kemeja dan kaos, hal inilah yang membuat bahan sebuah celana jeans terasa lebih berat.

Jika celana jeans yang digunakan terasa melar, hal tersebut dikarenakan ada campuran serat sintetis. Dalam hal ini, celana jeans juga biasanya mengandung serat spandex yang nama ilmiahnya polyurethane. Serat sintetis dibuat dari turunan minyak bumi. Dengan bahan spandex yang dicampur kapas dapat membuat jeans lebih elastis sehingga bisa melar.

Terkait jeans yang terkesan dengan warna biru ternyata hal tersebut dikarenakan proses pewarnaan

Lebih lanjut, Ahmad mengatakan bahwa ada zat warna alam dan zat warna sintetis yang membuat jeans menjadi warna biru. Untuk zat warna alam, ada daun indigofera yang ketika diekstraksi warna yang diperoleh adalah biru indigo atau biru jeans. 

sejarah celana jeans
Photo by Claire Abdo on Unsplash.

Sementara itu zat warna sintetis, biasanya sebuah jeans akan menggunakan pewarna naftol yang mirip indigo. Prosesnya cepat, kecerahan warnanya lebih mudah diatur, tapi disisi lain berasal dari turunan minyak bumi yang tidak terbarukan.

Baca juga:   Gaya Blazer Monokrom Simpel dan Elegan

Demikian ulasan singkat tentang sejarah celana jeans yang selalu eksis dalam kancah pop culture dunia fashion. Semoga ulasan di atas dapat bermanfaat. 


With Laruna, you can combine your love for fashion and the planet by choosing sustainable options that fit your style and contribute to positive changes. Want to join Laruna as a content contributor? We'd love to spend time with you!

Reference: 
https://textiles.uii.ac.id/2022/06/02/techno-talk-sejarah-celana-jeans-proses-dan-tips-pemakaiannya/ (Diakses pada: 03 November 2022)

https://harpersbazaar.co.id/articles/read/1/2022/16624/mengetahui-sejarah-dan-asal-mula-denim (Diakses pada: 03 November 2022)
Copyright © 2023 - Style by Laruna - All rights reserved
chevron-down linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram