
Perayaan Imlek selalu identik dengan warna merah, aksen emas, dan sentuhan oriental yang sarat makna. Namun, tidak sedikit perempuan yang merasa ragu mengenakan baju bernuansa Imlek karena takut terlihat terlalu tradisional, “ramai”, atau bahkan seperti mengenakan kostum. Padahal, jika dipadukan dengan tepat, outfit Imlek justru bisa tampil modern, anggun, dan tetap relevan untuk gaya sehari-hari.
Tahun ini, tren fashion Imlek semakin mengarah pada gaya yang lebih fleksibel dan wearable. Tidak lagi terpaku pada cheongsam klasik dari atas sampai bawah, perempuan modern kini lebih berani memadukan elemen tradisi dengan sentuhan minimalis, agar tampil stylish tanpa kehilangan makna.
Dengan mix & match yang tepat, busana Imlek tidak hanya cocok untuk perayaan, tetapi juga bisa digunakan kembali untuk berbagai kesempatan. Berikut panduan lengkap tips mix & match baju Imlek agar kamu tampil modern, elegan, dan tidak berlebihan.
Prinsip paling aman dalam styling Imlek adalah menggunakan satu item bernuansa oriental sebagai fokus, sementara item lainnya dibuat lebih netral. Cara ini akan membuat tampilan tetap menonjol tanpa terlihat terlalu ramai atau berat.
Sebagai contoh, jika kamu mengenakan blouse bermotif Imlek dengan aksen bordir atau bunga oriental, padukan dengan celana palazzo putih atau beige agar tampilannya seimbang. Begitu pula jika kamu memilih cheongsam midi bermotif, kombinasikan dengan blazer krem atau outer polos agar tidak terlihat “full tradisional”.
Rumus satu statement piece ini membantu outfit tetap terlihat modern, sekaligus membuat busana Imlek tampil sebagai fashion statement, bukan kostum tematik.
Merah dan emas memang identik dengan Imlek, tetapi jika digunakan secara berlebihan, tampilan bisa terasa terlalu mencolok. Sehingga, untuk menciptakan kesan yang lebih modern, gunakan warna netral sebagai penyeimbang. Beberapa warna yang aman dipadukan dengan merah seperti putih, nude, beige, dan hitam.
Misalnya, rok satin merah akan terlihat jauh lebih elegan jika dipadukan dengan blouse putih polos. Begitu juga sebaliknya, atasan merah akan terlihat lebih “mahal” jika dikombinasikan dengan celana hitam atau krem. Perpaduan warna yang seimbang akan membuat outfit terlihat lebih dewasa, rapi, dan stylish.
Siluet sangat memengaruhi kesan keseluruhan outfit. Contohnya untuk tampilan kekinian, pilih potongan yang tidak terlalu ketat dan tidak terlalu kaku. Beberapa pilihan yang bisa kamu coba adalah cheongsam A-line atau loose fit, blouse oriental dengan potongan clean, dan rok satin atau plisket midi.
Potongan yang flowy dan ringan akan membuat tampilan terlihat lebih santai namun tetap anggun. Hindari siluet yang terlalu sempit atau berat motifnya, karena bisa membuat tampilan terasa “tua” dan kurang fleksibel untuk dipakai kembali setelah Imlek.
Layering adalah trik sederhana yang bisa langsung mengubah tampilan. Dengan menambahkan outer atau vest, outfit Imlek akan terlihat lebih stylish dan kekinian. Contohnya cheongsam dipadukan dengan outer tipis, blouse Imlek dengan vest polos, atau dress merah dengan cardigan netral.
Selain dapat membuat tampilan lebih fashionable, layering juga memberikan kenyamanan ekstra, terutama jika acara berlangsung lama atau di ruangan ber-AC.
Tekstur kain memiliki peran penting dalam menciptakan kesan mewah. Untuk baju Imlek, pilih bahan yang terlihat flow dan ringan seperti satin, silk, chiffon atau brokat ringan. Padukan bahan bermotif dengan kain polos agar tidak terlalu ramai. Misalnya, blouse brokat bisa dipadukan dengan celana satin polos, atau rok bermotif dengan atasan chiffon sederhana.
Aksesori akan menyempurnakan tampilan jika digunakan dengan tepat. Pilih aksesori yang bernuansa oriental namun tetap minimalis, seperti anting emas minimalis, bros bermotif oriental, tas merah berukuran kecil, atau hairpin dengan sentuhan floral. Ingat, cukup satu statement aksesori agar tampilan tetap rapi dan tidak berlebihan.
Sepatu dapat mengubah keseluruhan nuansa tampilan. Pakai heels untuk kesan elegan dan formal, flat shoes untuk tampilan nyaman namun tetap anggun, sementara sneakers putih untuk gaya modern dan kasual. Dengan mengganti sepatu, satu outfit Imlek bisa digunakan untuk suasana yang berbeda.
Pilih item yang tidak terlalu “tematik” agar tetap bisa digunakan setelah perayaan. Misalnya, blouse merah bisa dipakai ke kantor, rok satin untuk acara formal, dan outer bermotif sebagai statement di berbagai kesempatan. Hal ini membuat gaya lebih sustainable dan ekonomis.
Beberapa kesalahan yang sering terjadi dan banyak dilakukan adalah terlalu banyak motif, warna terlalu kontras, aksesori yang berlebihan, dan memperlihatkan siluet terlalu ketat. Menghindari kesalahan-kesalahan ini akan membuat tampilan lebih modern dan enak dipandang.
Imlek bukan hanya tentang perayaan, tetapi juga tentang harapan baru, keberuntungan, dan energi positif untuk memulai tahun dengan semangat yang lebih baik. Melalui pilihan outfit yang tepat, kamu bisa mengekspresikan diri sekaligus menunjukkan rasa hormat terhadap nilai budaya yang penuh makna.
Dengan mix & match yang seimbang, baju Imlek tidak lagi terasa kaku atau terlalu tradisional. Justru sebaliknya, kamu bisa tampil lebih percaya diri, nyaman, dan tetap stylish tanpa harus kehilangan identitas budaya yang melekat pada setiap detailnya.
Merayakan Imlek kini tidak harus selalu tampil “serba merah dari ujung kepala hingga kaki”. Dengan memahami prinsip mix & match, kamu dapat menciptakan tampilan yang lebih elegan, modern, dan tetap berkelas. Mulai dari pemilihan warna, siluet, bahan, hingga aksesori, semuanya berperan dalam membentuk gaya yang seimbang dan tidak berlebihan.
Dalam konteks fashion, gaya terbaik adalah yang mampu memadukan makna budaya dengan sentuhan modern. Jadikan Imlek sebagai momen untuk mengekspresikan diri melalui fashion yang relevan, berkarakter, dan penuh makna, sekaligus membawa energi positif untuk menyambut tahun yang baru.
Temukan artikel fashion terlengkap hanya di Laruna, stay stylish, stay updated!




