Monday, 01 January 2022

2025 Rewind: Momen Syukriah Rusydi di Moscow Fashion Week

Membawa napas tradisi ke panggung dunia bukan sekadar tentang kain, tapi tentang cara kita merawat identitas. Syukriah Rusydi membuktikannya di Moscow Fashion Week 2025
February 2, 2026  | Kingkit Neira
syukriah rusydi
 

Kamu mungkin sudah familiar dengan peragaan busana berskala internasional seperti Paris Fashion Week atau Milan Fashion Week. Tapi, tahukah kamu bahwa di tahun kemarin ada desainer Indonesia yang tampil mencuri perhatian di Moscow Fashion Week 2025? Yup, satu nama yang patut kamu kenal, yakni Syukriah Rusydi, pendiri label REBORN29.

Di gelaran Moscow Fashion Week 2025 yang diadakan pada 13 hingga 18 Maret di Central Exhibition Hall, Syukriah menjadi satu-satunya desainer Indonesia di Moscow Fashion Week 2025 yang unjuk gigi di panggung prestisius tersebut. Ia tidak hanya datang untuk memamerkan karya, tapi juga membawa cerita budaya, pesan keberlanjutan, dan semangat perubahan lewat koleksi bertajuk The Whisper of Grace.

Koleksi ini bukan sekadar deretan busana cantik. Di balik setiap potongan kain, terdapat filosofi hidup, teknik tradisional, dan pemikiran mendalam tentang peran perempuan masa kini. Tenun Badui, kain khas suku di Jawa Barat, menjadi salah satu bintang utama dalam koleksi tersebut, dipadukan dengan teknik manipulasi kain modern yang ramah lingkungan. Hasilnya? Sebuah perpaduan unik antara kearifan lokal dan gaya kontemporer yang membuat publik Rusia terkesima.

Kehadiran desainer Indonesia di Moscow Fashion Week 2025 ini menjadi bukti nyata bahwa industri fesyen Indonesia punya daya saing tinggi. Kamu mungkin selama ini melihat fashion Indonesia sebatas kebaya dan batik, tapi Syukriah berhasil membuktikan bahwa kita punya lebih banyak cerita untuk ditawarkan ke dunia.

desainer indonesia
Dok Istimewa

Desainer Indonesia Unjuk Gigi di Moscow Fashion Week 2025

Di ajang yang diikuti oleh lebih dari 180 desainer dari berbagai negara, termasuk Rusia, India, Tiongkok, Afrika Selatan, dan Spanyol, Syukriah tampil percaya diri membawa identitas bangsa. Koleksi The Whisper of Grace mengangkat siluet A-line dan H-line klasik, yang tak hanya elegan tapi juga nyaman untuk dikenakan oleh perempuan aktif.

Baca juga:   Jollene Ferischea Resmi Dinobatkan Sebagai Miss Youth 2025

Palet warna yang digunakan terinspirasi dari musim gugur: abu-abu, hitam, hijau army, dan cokelat. Semua pilihan itu tidak dibuat asal, karena setiap warna menggambarkan transisi, perubahan, dan kekuatan dalam keheningan. 

"The Whisper of Grace adalah tentang keanggunan yang lahir dari keberanian untuk berubah," ujar Syukriah saat sesi wawancara pasca runway.

Salah satu elemen paling mencolok dalam koleksi ini adalah detail pom-pom berbentuk biji dandelion yang beterbangan. Elemen ini bukan hanya pemanis visual, tapi menyimbolkan transformasi dan daya tahan seorang perempuan. Kesan lembut tapi kuat makin ditekankan dengan penggunaan makeup bernuansa biru muda yang memperkuat tema koleksi.

Tidak hanya bermain di visual, REBORN29 juga menekankan keberlanjutan sebagai prinsip utama. Bahan yang digunakan antara lain adalah katun organik, tenun Badui, dan tulle hasil daur ulang. Ini menjadi bukti bahwa desainer Indonesia di Moscow Fashion Week 2025 tidak hanya tampil gaya, tapi juga membawa nilai etika yang kuat.

Syukriah Rusydi tidak sekadar membuat pakaian, ia menciptakan narasi. Melalui REBORN29, ia ingin menunjukkan bahwa mode bisa menjadi medium untuk menyampaikan pesan mendalam. Koleksi The Whisper of Grace misalnya, bukan hanya indah secara visual, tapi juga menyuarakan kekuatan perempuan dalam menghadapi perubahan.

Desain REBORN29 sangat fungsional. Kamu bisa memakai satu pakaian yang sama untuk ke kantor, kemudian langsung menghadiri acara makan malam tanpa harus berganti baju. Ini adalah konsep fashion yang relevan dengan gaya hidup urban masa kini yang efisien, elegan, dan tetap stylish.

Tak hanya itu, REBORN29 juga memberi ruang bagi kolaborasi dengan pengrajin lokal, khususnya penenun tradisional. Ini menjadi bentuk nyata dari pemberdayaan ekonomi kreatif Indonesia, sekaligus pelestarian budaya yang dikemas dalam bentuk modern.

Baca juga:   Kilas Balik Fashion Show Dior Menswear Spring/Summer 2024

Peluang Baru di Pasar Rusia dan Eropa Timur

Partisipasi desainer Indonesia di Moscow Fashion Week 2025 membuka jalan bagi eksplorasi pasar baru. Rusia dan kawasan Eropa Timur mulai menunjukkan ketertarikan pada fesyen yang punya cerita, nilai lokal, dan prinsip berkelanjutan. Ini menjadi peluang emas bagi brand-brand Indonesia untuk memperluas jaringan dan membangun pasar global.

Syukriah sendiri mengaku optimistis. Ia melihat bahwa konsumen Rusia semakin terbuka terhadap gaya eksotis dan desain yang memiliki kedalaman budaya. 

"Pasar mereka menyukai hal-hal yang otentik dan berbeda, dan Indonesia punya banyak hal itu," katanya.

Setelah Moscow, REBORN29 berencana menjajaki kolaborasi dengan buyer dan distributor di negara-negara sekitar seperti Kazakhstan, Georgia, dan bahkan beberapa negara di Eropa Barat. Dengan konsistensi dan dukungan yang tepat, ini bisa menjadi langkah awal menuju ekspansi global yang lebih luas.

Mengenal Moscow Fashion Week

Moscow Fashion Week bukan sekadar ajang fashion biasa. Ini adalah acara mode terbesar di Rusia, dan pada tahun 2025 ini digelar di Central Exhibition Hall, pusat perhelatan seni dan budaya paling prestisius di Moskow. Ajang ini mempertemukan ratusan desainer dari 27 wilayah Rusia dan negara-negara mitra BRICS seperti Indonesia, India, Tiongkok, hingga Afrika Selatan.

Platform ini sangat terbuka bagi desainer dari negara berkembang, dan menjadi ruang penting untuk memperkenalkan brand lokal ke mata dunia. Dalam konteks ini, kehadiran REBORN29 membawa angin segar dan membuka jalan bagi potensi kolaborasi baru antara Indonesia dan Rusia, khususnya di sektor fesyen berkelanjutan.

Moscow Fashion Week juga dikenal karena semangatnya dalam mendukung keberagaman. Setiap peserta, baik dari brand besar maupun desainer independen, diberi panggung yang setara untuk menampilkan karya terbaik mereka. Inilah yang membuat partisipasi desainer Indonesia di Moscow Fashion Week 2025 menjadi sangat bermakna.

Baca juga:   Jenna Ortega di Gala Premier Wednesday 2: Bukan Lagi Serba Hitam?

Inspirasi Bagi Generasi Muda Kreatif

Kehadiran desainer Indonesia di Moscow Fashion Week 2025 tidak hanya membanggakan, tapi juga sangat menginspirasi. Khususnya bagi kamu yang punya minat di bidang desain, tekstil, atau mode. Kisah Syukriah Rusydi membuktikan bahwa mimpi untuk tampil di panggung dunia bukan hal yang mustahil.

Dengan kombinasi antara kecintaan pada budaya lokal, keberanian bereksperimen, dan kepedulian terhadap isu lingkungan, seorang desainer Indonesia bisa bersinar sejajar dengan nama-nama besar dunia. Dan yang paling penting: tetap jadi diri sendiri.

Siapa tahu, beberapa tahun lagi, giliran kamu yang tampil di Moscow Fashion Week, membawa kisah unik dari Indonesia ke mata dunia. Jadi, teruslah bermimpi, berkarya, dan percaya bahwa dunia sedang menunggu sesuatu yang hanya bisa kamu hadirkan.

Temukan artikel fashion terlengkap hanya di Laruna, stay stylish, stay updated!

Reference: 
https://www.treat.id/desainer-indonesia-bersinar-di-moscow-fashion-week-2025/

https://www.fortuneidn.com/luxury/desainer-indonesia-unjuk-gigi-di-moscow-fashion-week-2025-00-4vfn9-n67dtb

https://www.medcom.id/gaya/your-fashion/GNlL79GN-keanggunan-dandelion-dan-tenun-badui-karya-reborn29-di-moscow-fashion-week-2025
Copyright © 2023 - Style by Laruna - All rights reserved
chevron-down linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram