Monday, 01 January 2022

Tampilan Dua Lipa dengan Motif Bold yang Jadi Sorotan di Haute Couture Chanel

Di bawah kilau haute couture, Dua Lipa menghidupkan kembali elegansi masa lalu dengan keberanian masa kini. Sebuah penghormatan abadi untuk warisan Chanel
January 31, 2026  | MayPochan
dua lipa
 

Tampilan Dua Lipa kembali menarik perhatian lewat pilihan busana bermotif bold di panggung Chanel Haute Couture. Permainan motif yang kuat berpadu dengan siluet terkontrol menghadirkan visual yang langsung terasa menonjol. Pilihan ini memberi karakter tegas tanpa mengganggu keseimbangan tampilan. Nuansa tersebut menghadirkan pendekatan gaya yang berani, relevan, dan selaras dengan identitas couture Chanel, sekaligus memperkuat kesan percaya diri yang konsisten dengan karakter personalnya.

1. Motif abstrak kontras

Busana ini mengusung motif abstrak menyerupai garis organik yang menyebar merata di seluruh permukaan kain. Perpaduan warna kuning cerah, hitam, dan aksen merah menciptakan visual yang kuat serta langsung menarik perhatian. Skala motif yang konsisten menjaga tampilan tetap terkendali meski tampil bold. Pola ini memberi karakter ekspresif tanpa terasa acak. Irama visualnya terasa dinamis namun tetap terstruktur. Kehadiran motif tersebut membuat busana mudah dikenali dari jarak jauh.

2. Siluet fitted tegas

Potongan busana mengikuti garis tubuh secara presisi, menghadirkan siluet ramping dan rapi. Struktur bahu dan badan dirancang tegas sehingga memberi kesan kokoh dan modern. Bentuk ini memperkuat kesan couture yang terukur dan penuh kontrol. Siluetnya terasa mantap saat dikenakan, baik dalam posisi berdiri maupun duduk. Proporsinya memberi kesan percaya diri yang kuat. Potongan ini juga membantu menjaga bentuk busana tetap konsisten sepanjang pemakaian.

3. Garis tepi kontras

Garis tepi berwarna merah diaplikasikan di beberapa bagian sebagai pemisah visual antar bidang motif. Detail ini membantu memperjelas struktur busana sekaligus memberi ritme yang rapi pada tampilan. Jahitan yang presisi menegaskan kualitas pengerjaan khas haute couture. Elemen tersebut menambah kedalaman visual tanpa memerlukan ornamen tambahan. Sentuhan ini menjaga fokus tetap pada desain utama, sementara kontras garis tepi memberi aksen tajam yang tetap terkontrol.

4. Kerah bulat berkancing

Desain kerah bulat memberi bingkai lembut pada area leher sekaligus menyeimbangkan motif yang kuat. Deretan kancing depan disusun rapi dan berfungsi sebagai elemen struktural pada atasan. Penempatan kancing membantu membagi bidang busana secara proporsional. Detail ini menjaga tampilan tetap tertata dan tidak terasa berat. Desain atasan terasa solid dan terkontrol. Arah garis kancing memberi alur visual yang jelas pada bagian depan, sehingga fokus pandangan tetap terjaga di area tengah busana.

5. Rok midi lurus

Rok berpotongan lurus memperpanjang garis tubuh dan memberi kesan elegan. Panjang midi menjaga tampilan tetap formal dan sesuai dengan karakter couture. Motif yang berlanjut dari atasan ke rok menciptakan kesinambungan visual yang rapi. Potongan ini menutup tampilan dengan kesan kuat dan percaya diri. Siluet rok mendukung kesatuan desain secara menyeluruh. Bentuknya menjaga komposisi busana tetap seimbang dari atas ke bawah, sekaligus memberi ritme visual yang tenang saat bergerak.

Detail Tampilan Dua Lipa

Tampilan Dua Lipa di panggung Haute Couture Chanel menarik perhatian lewat permainan motif bold yang langsung terbaca kuat. Desain busana ini memberi pengalaman visual yang berbeda saat dilihat di runway maupun dalam foto editorial. Perbedaan jarak pandang, gerak tubuh, dan framing kamera membuat motif serta garis busana tampil dengan karakter yang beragam. Pendekatan inilah yang membuat detail desainnya menarik untuk dibahas lebih dalam.

Baca juga:   Amanda Rawles di Pacuan Kuda Fall/Winter 2023 Longchamp

1. Terbaca dari jauh

Saat tampil di runway atau foto editorial penuh, motif bold langsung membangun kesan visual yang kuat. Garis garis kontras menyatu menjadi komposisi yang mudah ditangkap mata. Dari kejauhan, detail kecil melebur dan membentuk tampilan yang solid. Fokus visual langsung tertarik pada arah motif dan permainan warnanya. Efek ini membuat busana mudah dikenali bahkan dalam satu pandangan singkat. Kesan statement langsung muncul tanpa perlu penjelasan tambahan.

2. Detail dari dekat

Ketika kamera mendekat, motif abstrak mulai memperlihatkan ritme yang lebih kaya. Setiap garis terasa terencana dan saling mengisi. Tekstur kain serta pertemuan warna menjadi lebih jelas dan menarik untuk diamati. Pada jarak ini, karakter desainnya terasa lebih personal. Detail kecil yang sebelumnya tidak terbaca mulai memberi lapisan visual tambahan. Hal ini membuat tampilan terasa semakin bernuansa dan tidak datar, sekaligus menegaskan kualitas pengerjaan desainnya.

3. Peran garis busana

Garis potongan membantu menenangkan motif yang kuat agar tetap nyaman dipandang. Mata diarahkan mengikuti alur desain tanpa terasa lelah. Kehadiran struktur ini membuat motif tetap ekspresif namun tidak berantakan. Kesan tertata tetap terjaga meski visualnya berani. Garis garis tersebut berfungsi sebagai pengikat antara motif dan bentuk busana. Hasilnya, tampilan terasa seimbang dari berbagai sudut pandang, baik saat dilihat bergerak maupun dalam posisi diam.

4. Gerak dan diam

Di runway, gerakan tubuh membuat motif terlihat dinamis dan memberi energi pada tampilan. Sementara dalam foto editorial, posisi diam membuat motif dan garis terasa lebih grafis. Dua suasana ini menampilkan karakter yang berbeda dari busana yang sama. Perpaduannya memperkaya cara busana ini dinikmati. Gerak memberi kesan spontan dan hidup, sementara diam memberi ruang untuk mengamati detail. Keduanya saling melengkapi dalam membangun cerita visual.

Baca juga:   Street Style NYFW 2025 : Inspirasi Gaya Para Fashionista di Luar Runway

5. Dalam frame editorial

Dalam foto, Motif dan garis busana bekerja selaras dengan sudut pengambilan gambar dan pencahayaan. Area kontras menjadi titik perhatian tanpa terasa berlebihan. Garis busana membantu menjaga komposisi tetap seimbang. Hasilnya, tampilan terasa kuat sekaligus nyaman dilihat. Busana terlihat menyatu dengan keseluruhan frame, bukan berdiri sendiri. Pendekatan ini membuat visual editorial terasa lebih matang dan terkonsep, sekaligus memberi ruang bagi motif untuk tampil dominan tanpa mengganggu harmoni visual dalam keseluruhan komposisi foto.

Outfit Dua Lipa ini memperlihatkan bagaimana motif kuat dapat tetap terasa rapi ketika ditopang oleh siluet dan garis desain yang terkontrol. Baik di runway maupun dalam foto editorial, busana tersebut mampu menjaga keseimbangan antara ekspresi dan struktur. Pendekatan ini menjadikan tampilannya mudah dikenali, berkarakter, dan relevan dalam konteks haute couture modern. Keseluruhan visualnya terasa solid sebagai pernyataan gaya yang percaya diri tanpa kehilangan keanggunan.

Temukan artikel fashion terlengkap hanya di Laruna, stay stylish, stay updated!

Reference: 
https://www.instagram.com/p/DUDM25cDEL4/?img_index=19&igsh=bDEyNDhnN3BtOGQ5
Copyright © 2023 - Style by Laruna - All rights reserved
chevron-down linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram