Monday, 01 January 2022

Deretan Koleksi Setchu Spring/Summer 2026 di Milan Fashion Week

Intip keajaiban Setchu Milan Fashion Week SS26! Perpaduan seni Jepang & modernitas yang revolusioner. Temukan inspirasi gaya barumu di sini
February 24, 2026  | MayPochan
setchu milan fashion week
 

Milan Fashion Week kembali menjadi panggung bagi para desainer global untuk menampilkan koleksi terbarunya, dan tahun ini, label asal Jepang Setchu menghadirkan sesuatu yang berbeda dan segar. Di bawah arahan kreatif Satoshi Kuwata, koleksi Spring/Summer 2026 tampil dengan pendekatan lintas budaya yang unik, menggabungkan estetika Jepang yang minimalis dengan elemen organik khas Afrika. 

1. Formal yang Liar

Look ini mempertemukan siluet jas double-breasted berwarna navy dengan elemen kejutan yang kuat. Jas dikenakan bersama celana pendek dan tas oversized dengan material bertekstur. Model berjalan tanpa alas kaki, memberikan kesan raw dan tidak dibatasi aturan konvensional. Topi jerami merah dengan elemen serabut panjang mengarah ke segala sisi menjadi pusat perhatian, memberikan dimensi teatrikal dan menciptakan kesan seperti ledakan visual di atas kepala. 

setchu milan fashion week
@MilanFashionWeek

2. Maskulin Baru

Look kedua menampilkan atasan tanpa lengan berwarna kuning pucat dengan lipit melintang dan draperi yang jatuh lembut. Pakaian bawahnya memperlihatkan celana oversized putih yang dikenakan rendah hingga terlihat bagian dalam berwarna hijau dengan pola simetris. Aksesori seperti anting menjuntai dan gelang rantai logam menambah kesan kontras antara kekuatan dan kelembutan. 

setchu milan fashion week
@MilanFashionWeek

3. Bentuk yang Mengalir

Penampilan ketiga menghadirkan eksplorasi konstruksi pakaian yang lebih teknis. Atasan kuning cerah dililit dan disilangkan membentuk semacam simpul yang menonjolkan bagian pinggang dan punggung. Kain tampak menyatu secara strategis tanpa terlihat kaku. Bagian bawahnya berupa rok pendek hijau tua dengan detail resleting dan ring metal. Gaya rambut dikemas rapi dengan sentuhan lembap, memperkuat kesan modern.

@MilanFashionWeek

4. Organik Modern

Look keempat memunculkan asosiasi kuat dengan elemen alam melalui penggunaan bahan jerami pada bagian torso. Kain anyaman membentuk struktur seperti korset dengan sulur panjang menjulang, menyerupai rumput kering atau tanaman liar. Gaun putih dasar memberikan latar bersih yang menonjolkan elemen natural tersebut. Sandal putih menambah kesan ringan dan tidak berlebihan.

setchu milan fashion week
@MilanFashionWeek

Aksesori Pelengkap Tampilan

Pada koleksi Setchu Spring/Summer 2026 yang ditampilkan di Milan Fashion Week, penggunaan aksesori dilakukan dengan pendekatan yang cermat dan terkurasi. Tidak berlebihan, namun selalu memberi makna. Melalui kombinasi material organik, proporsi tak biasa, dan sentuhan minimalis, koleksi ini menunjukkan bagaimana aksesori bisa memperkuat karakter busana tanpa mengalahkan esensi desainnya.

Baca juga:   Le Minerale dan Brand Lokal Hadirkan Produk Fashion Berkelanjutan dari Botol Bekas

1. Aksesori Telinga Minimalis

Beberapa model dalam koleksi ini mengenakan anting kecil atau stud dengan desain yang sangat sederhana. Aksesori telinga ini digunakan secara halus dan tidak mencolok, seolah menyatu dengan wajah tanpa mengambil perhatian dari busana. Pendekatan minimal ini menekankan estetika bersih dan modern, sekaligus memberi sentuhan keanggunan tanpa terlihat berlebihan.

2. Topi Artistik Berbahan Jerami

Salah satu highlight dari koleksi ini adalah penggunaan topi berbentuk tidak biasa, dibuat dari bahan jerami yang menjuntai ke segala arah. Topi berwarna merah mencolok ini menjadi pusat perhatian dalam salah satu look, dan lebih dari sekadar pelindung kepala, ia tampil sebagai elemen artistik penuh pernyataan.

3. Tas Oversized Tekstural

Tas berukuran besar hadir sebagai elemen fungsional sekaligus visual yang memperkuat siluet. Dalam tampilan yang relatif clean, tas ini memberikan volume tambahan dan keseimbangan proporsi. Material tas yang bertekstur juga menciptakan dimensi kontras dengan kain polos dari busana. Penggunaan tas tidak hanya untuk fungsi praktis, melainkan juga sebagai penanda gaya urban kontemporer yang tetap berpijak pada kepekaan desain.

4. Material Organik Sebagai Ornamen

Salah satu penampilan paling menarik menampilkan torso yang dibungkus oleh struktur anyaman jerami. Elemen ini membentuk lapisan seperti armor alami yang dipadukan dengan gaun putih bersiluet ringan. Jerami tidak dipakai sebagai aksesori dalam pengertian konvensional, melainkan sebagai ornamen tekstil yang tampil layaknya instalasi seni. Penggunaan material organik ini memberi kesan natural sekaligus eksperimental, dan menjadikan tubuh model sebagai kanvas terbuka untuk eksplorasi bentuk serta tekstur.

Dengan perpaduan kreativitas tanpa batas, eksplorasi material yang inovatif, dan semangat ekspresi diri yang inklusif, Setchu berhasil membuktikan bahwa fashion adalah medium seni yang dinamis dan terus berkembang. Koleksi ini tidak hanya menawarkan pakaian untuk dikenakan, tetapi juga inspirasi untuk berani tampil beda, merayakan individualitas, dan merangkul keindahan dalam bentuk yang paling tidak terduga.

Baca juga:   Melihat Peluncuran Majalah UNIQLO Edisi ke-8, LifeWear 2023 Spring/Summer di Singapura

With Laruna, you can stay ahead of the curve by embracing the latest fashion trends that define the season. Elevate your wardrobe with our curated style updates and ensure you're always dressed for the moment.

Reference: 
https://www.instagram.com/p/DLJ6LJJosjQ/?img_index=3&igsh=MTh6ejNpems3MmJjMw==
Copyright © 2023 - Style by Laruna - All rights reserved
chevron-down linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram