Akan tetapi Girdle/korset kehilangan popularitasnya pada 1960-an- 1970-an, ketika celana ketat muncul dan kebanyakan wanita memakainya tanpa stoking.
Tapi perlu diketahui bahwa girdle/korset adalah pakaian dalam yang pas dengan garter. Membedakan Korset dari sabuk Garter karena lebarnya, mengingatkan pada rok pendek yang ketat, menyembunyikan batang tubuh bagian bawah, memanjang di bawah pinggul, dan sering dipakai untuk membentuk atau untuk menopang.
Selama tahun 1890-an, siluet dan penggunaan korset mulai berubah. Itu menjadi lebih panjang dan berbentuk S, dengan lebih menekankan pada kontrol pinggang dan bagian atas paha.
Girdle/korset terbuat dari kain elastis dan terkadang diikat dengan kain dan penutup mata. Pada 1960-an, model tradisional yang lebih panjang tidak sesuai dengan gaya baru. Korset panty yang lebih ringkas dirancang untuk dipadukan dengan rok yang lebih pendek. Pantyhose tidak hanya lebih nyaman daripada korset, tidak perlu klip suspender untuk menahan stoking.
Pada tahun 1970, korset mulai digantikan dengan pantyhose (celana ketat dalam bahasa inggris Britania). Pantyhose menggantikan korset untuk sebagian besar wanita yang menggunakan korset sebagai alat menahan stoking. Namun, banyak pemakai korset terus menggunakan korset panty gaya pendek.
Pada akhir 1970-an, para perempuan yang menginginkan kontrol figur memiliki opsi stoking "kontrol atas", di mana bagian atas pantyhose memiliki proporsi elastaine lycra yang lebih tinggi untuk menawarkan beberapa kontrol figur.
Girdle kehilangan popularitasnya pada 1960-an - 1970-an, ketika celana ketat muncul dan kebanyakan wanita melakukannya tanpa stoking.
Korset akan memberikan efek mengecilkan pinggang yang mana pinggang akan mengikuti bentuk korset. Sehingga perut akan tertarik dan pinggang akan menampilkan ilusi ramping.
Setelah melahirkan memang akan mengubah bentuk dimana perut akan lebih gelambir dan terlihat kurang indah. Dan efektivitas pemakaian korset untuk para ibu-ibu yang pasca melahirkan dipakaai dalam waktu tidur secara teratur.
Seringkali posisi duduk menentukan citra dan kesan pada diri terhadap penglihatan orang lain. Sehingga penggunaan korset sangat membantu untuk menegapkan posisi duduk agar tidak bungkuk. Bukan hanya itu, dengan penggunaan korset akan membantu punggung tegap dan tindak bungkuk sehingga dapat memperindah postur tubuh yang lebih terlihat tegap dan tinggi.
Manfaat korset sebagai penopang pinggang untuk mencegah potensi cedera punggung dan memberikan kenyamanan ketika beraktivitas
Ternyata menggunakan korset akan mengurangi rasa kram ketika menstruasi, alasan ketika memakai korset adanya tekanan lebih pada perut sehingga mampu mengurangi kontraksi uterus yang menyakitkan.
Beberapa pendapat mengatakan bahwa jika kamu memakai korset ketika waktu tidur membuat perubahan yang signifikan dalam upaya pembentukan postur tubuh lebih ideal. Seperti berkurangnya lingkar pinggang, meratanya perut buncit dan hilangkan gelambir lemak serta dapat berisinya pinggang dan payudara.
Sifat korset yaitu mengikat sehingga memberikan penekanan pada pinggang dan mengakibatkan perut membesar atau melebar. Hal ini secara tidak langsung bisa mengontrol nafsu makan dan mengurangi porsi makan.
Nah, itulah penjelasan mengenai evolusi girdle atau korset dari masa ke masa.
With Laruna, you can combine your love for fashion and the planet by choosing sustainable options that fit your style and contribute to positive changes. Want to join Laruna as a content contributor? We'd love to spend time with you!