Monday, 01 January 2022

Kendrick Lamar Digaet Jadi Duta Terbaru Chanel

Fashion bukan hanya tentang apa yang kamu pakai, tapi tentang cerita yang kamu bawa. Bersama Chanel, Kendrick membuktikan bahwa street soul bisa berada di puncak elegansi
February 4, 2026  | Anggun Tifani
kendrick lamar chanel
 

Rumah mode legendaris Chanel kembali mencuri perhatian dunia fashion dengan mengumumkan Kendrick Lamar sebagai brand ambassador terbarunya. Peluncuran ini diiringi kampanye eksklusif karya fotografer Karim Sadli, yang menampilkan Lamar dalam balutan kacamata hitam Chanel dan mantel gelap—tampilan yang merepresentasikan kekuatan dan ketenangan.

Lamar: “Chanel Punya Warisan yang Tak Lekang oleh Waktu”

Dalam komentarnya, Kendrick Lamar menekankan ketertarikannya terhadap nilai-nilai Chanel. “Chanel memiliki warisan yang tak lekang oleh waktu, dan itu selalu jadi sesuatu yang bisa aku dukung,” ujarnya. Lamar juga menyadari bahwa Chanel tidak membuat koleksi khusus pria, sehingga ia memilih untuk mewakili lini kacamata sebagai medium ekspresinya.

Kacamata: Lebih dari Sekadar Aksesori Fashion

kendrick lamar chanel
Chanel

Presiden divisi fashion Chanel, Bruno Pavlovsky, menjelaskan bahwa kacamata telah menjadi bagian penting dari identitas Chanel. “Lebih dari sekadar aksesori fashion, kacamata adalah bagian dari daya tarik Chanel dan secara rutin hadir di runway kami,” katanya. Hal ini menunjukkan bahwa Chanel ingin terus mengeksplorasi potensi aksesori dalam menghadirkan gaya universal.

Kacamata yang dikenakan Lamar dalam kampanye ini menjadi simbol utama dari kolaborasi tersebut. Mengusung desain klasik dengan siluet tegas, kacamata ini merepresentasikan DNA Chanel yang elegan, minimalis, namun tetap powerful. Frame hitam dengan potongan kotak sedikit oversized menonjolkan karakteristik strong dan maskulin, tetapi tetap mempertahankan sentuhan kemewahan khas Chanel.

Selain itu, logo Chanel yang muncul secara halus pada tangkai kacamata mempertegas eksklusivitas produk tanpa terasa berlebihan. Pilihan desain ini menandakan pendekatan Chanel yang berani namun tetap sophisticated—menyasar mereka yang ingin tampil mencolok secara tenang.

Baca juga:   Gaya Jennie BLACKPINK dan Stray Kids di Met Gala 2024

Desain Fungsional dengan Sentuhan Artistik

Tidak hanya sekadar aksesori fesyen, kacamata ini juga dirancang dengan teknologi optik berkualitas tinggi. Menggunakan lensa anti-refleksi dan proteksi UV, Chanel membuktikan bahwa mereka mampu menyatukan estetika dan fungsi dalam satu produk.

Chanel juga dikenal memperlakukan kacamata sebagai elemen penting dalam storytelling koleksi mereka. Dalam banyak runway show, kacamata sering kali menjadi penentu nuansa keseluruhan tampilan. Dengan Lamar di balik lensa hitam itu, Chanel seakan memperkenalkan ulang kacamata sebagai simbol ekspresi diri, ketegasan, dan pernyataan gaya.

Dari Pharrell hingga G-Dragon Pernah Digaet Chanel

Dengan pengangkatan ini, Kendrick Lamar masuk dalam jajaran pria eksklusif yang pernah mewakili Chanel di tingkat global—sebuah daftar yang tidak panjang, tetapi sangat prestisius. Sebelumnya, Chanel telah menggandeng ikon-ikon besar seperti Pharrell Williams, Timothée Chalamet, dan G-Dragon. Masing-masing membawa identitas dan kekuatan personal mereka ke dalam dunia Chanel.

Pharrell Williams, misalnya, dikenal sebagai pionir dalam menyatukan dunia musik dan high fashion. Gayanya yang penuh warna, eksentrik, dan berani membuatnya menjadi wajah Chanel yang menonjol, terutama ketika ia menjadi pria pertama yang tampil dalam kampanye tas wanita Chanel. Ia merepresentasikan keberanian dalam menembus batasan gender dan ekspresi diri.

Timothée Chalamet, aktor muda Hollywood yang dikenal lewat film-film seperti Call Me By Your Name dan Dune, membawa aura artistik dan elegan yang lembut. Dengan wajah yang tegas namun ekspresi yang puitis, Chalamet mewakili pesona Chanel dalam bentuk yang lebih klasik dan dreamy—mewakili generasi baru yang tidak takut tampil halus namun tetap kuat.

G-Dragon, ikon K-pop dan pemimpin boyband Big Bang, menghadirkan sisi edgy dan eksperimental. Ia dikenal karena gayanya yang tak bisa ditebak, memadukan streetwear dengan couture tanpa aturan. Chanel melihat kekuatan G-Dragon dalam menembus pasar Asia dan generasi muda yang mencintai ekspresi visual yang eksplosif.

Baca juga:   Clara Bow "It Girl" di lagu Taylor Swift album TTPD

Sementara itu, Kendrick Lamar datang dengan energi yang berbeda. Ia bukan hanya seorang rapper, tetapi juga seorang storyteller, filosof, dan pengamat sosial yang selalu membawa pesan dalam setiap karya. Gaya Lamar jauh dari kata flamboyan; ia tenang, penuh perhitungan, dan sering berbicara melalui simbol dan narasi daripada visual mencolok. Dalam kampanye Chanel ini pun, ia tidak tampil mencolok. Justru, keheningan dan kehadiran yang kuat dari Lamar membuat pesan kampanye terasa lebih dalam.

Lamar dikenal karena karya musiknya yang penuh makna, membahas topik-topik seperti identitas, trauma kolektif, politik rasial, dan pertumbuhan spiritual. Keberadaannya di dunia fashion sebagai duta Chanel memberi lapisan baru pada brand tersebut—yakni kemewahan yang berpadu dengan pemikiran, bukan sekadar penampilan.

Melalui Kendrick, Chanel tidak hanya menampilkan seorang selebritas memakai kacamata, tetapi juga menyampaikan pesan: bahwa gaya tidak harus teriak, dan kemewahan bisa hadir dalam kesederhanaan yang mengandung makna. Ini adalah bentuk storytelling visual yang selaras dengan perjalanan karier Lamar—tidak terburu-buru, namun meninggalkan jejak yang dalam.

Dengan kata lain, Lamar bukan hanya tambahan nama besar dalam daftar duta Chanel. Ia adalah redefinisi. Sebuah penanda bahwa maskulinitas dalam fashion mewah kini mencakup kedalaman pikiran, kesadaran sosial, dan ekspresi diri yang tak selalu harus nyaring.

Jejak Awal Kerja Sama: Dari Met Gala hingga Haute Couture

Sebenarnya, hubungan antara Lamar dan Chanel sudah dimulai sejak Met Gala 2023. Saat itu, ia mengenakan jaket bomber kulit quilted rancangan Virginie Viard. Beberapa bulan setelahnya, ia bersama Dave Free dipercaya merancang set panggung untuk peragaan haute couture Chanel pada Januari 2024. Kolaborasi ini menandai awal dari hubungan kreatif yang saling menginspirasi.

Baca juga:   Sentuhan Elegan Mawar Eva dalam Busana AnSoe di IMA Awards 2025

Kendrick Lamar hadir bukan hanya sebagai wajah baru Chanel, tapi juga sebagai simbol evolusi gaya maskulin dalam dunia fashion mewah. Ia mencerminkan karakter pria modern—berani tampil berbeda, reflektif, dan tetap relevan. Chanel berhasil menjembatani dunia hip-hop dan haute couture dalam satu paket visual yang kuat dan berkelas.

Dengan mengangkat Kendrick Lamar sebagai duta, Chanel menunjukkan bahwa mereka tak hanya bertumpu pada warisan, tetapi juga terbuka pada perkembangan zaman. Kolaborasi ini diprediksi akan membawa Chanel menjangkau audiens yang lebih luas, serta memperkuat posisi mereka sebagai rumah mode yang progresif. Bagi Lamar, ini bukan sekadar peran duta, tetapi perpanjangan dari narasi seni dan jati dirinya.

Temukan artikel fashion terlengkap hanya di Laruna, stay stylish, stay updated!

Reference: 
https://www.lofficielph.com/hommes/kendrick-lamar-chanel-brand-ambassador
Copyright © 2023 - Style by Laruna - All rights reserved
chevron-down linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram