
Dalam kehidupan modern yang serba cepat, pakaian tidak lagi hanya dinilai dari tampilan, tetapi juga dari kepraktisannya. Banyak orang menginginkan busana yang tetap terlihat rapi meski dipakai seharian, disimpan lama di dalam lemari, atau dibawa bepergian dalam koper. Salah satu tantangan terbesar dalam urusan berpakaian adalah masalah kain yang mudah kusut. Pakaian yang cepat berkerut tidak hanya merepotkan karena membutuhkan setrika, tetapi juga bisa mengurangi kepercayaan diri saat dikenakan. Oleh karena itu, memahami dan memilih bahan pakaian anti kusut menjadi solusi penting bagi siapa pun yang menginginkan kenyamanan dan efisiensi dalam berbusana.
Berikut adalah rekomendasi berbagai bahan pakaian yang dikenal memiliki sifat anti kusut atau setidaknya lebih tahan terhadap kerutan. Dengan memahami karakter masing-masing bahan, kamu bisa menentukan pilihan yang paling sesuai dengan kebutuhan, gaya hidup, dan aktivitas sehari-hari.
Bahan pakaian sangat memengaruhi bagaimana busana terlihat setelah dipakai atau disimpan. Kain yang mudah kusut sering kali memerlukan perawatan ekstra seperti setrika atau steamer, yang tidak selalu praktis. Bagi pekerja kantoran, traveler, atau siapa pun dengan mobilitas tinggi, pakaian anti kusut dapat menghemat waktu dan tenaga. Selain itu, pakaian yang tetap rapi meski digunakan dalam waktu lama akan memberikan kesan profesional dan terawat.
Bahan anti kusut umumnya memiliki struktur serat yang elastis atau kemampuan kembali ke bentuk semula setelah tertekan. Karakter ini membuat kain tidak mudah membentuk lipatan permanen. Beberapa bahan alami memiliki sifat ini secara alami, sementara bahan lainnya dihasilkan melalui proses pencampuran atau teknologi tekstil modern.
Katun dikenal sebagai bahan yang nyaman dan breathable, tetapi katun murni cenderung mudah kusut. Untuk mengatasi kekurangan ini, hadir katun stretch yang merupakan campuran katun dengan serat elastis seperti spandex atau elastane. Campuran ini membuat kain lebih lentur dan tidak mudah membentuk lipatan tajam.
Katun stretch cocok untuk pakaian sehari-hari, kemeja kerja, hingga celana yang membutuhkan kenyamanan sekaligus tampilan rapi. Bahan ini tetap terasa lembut di kulit dan mampu menyerap keringat dengan baik, sehingga menjadi pilihan ideal bagi kamu yang menginginkan keseimbangan antara fungsi anti kusut dan kenyamanan.
Jersey adalah bahan rajut yang terkenal karena sifatnya yang elastis dan jatuh mengikuti bentuk tubuh. Struktur rajut inilah yang membuat jersey sangat minim kusut. Bahkan setelah dilipat lama di dalam tas atau koper, pakaian berbahan jersey biasanya tetap terlihat rapi saat dikeluarkan.
Bahan ini banyak digunakan untuk kaus, dress santai, hingga busana olahraga. Selain anti kusut, jersey juga nyaman dipakai karena ringan dan fleksibel. Untuk aktivitas harian atau perjalanan jauh, jersey menjadi salah satu bahan yang paling praktis karena tidak membutuhkan perawatan rumit.
Scuba dan neoprene tipis merupakan bahan yang memiliki struktur lebih tebal dan kokoh. Bahan ini dikenal anti kusut karena memiliki daya tahan bentuk yang sangat baik. Lipatan pada scuba biasanya hanya bersifat sementara dan mudah kembali rata.
Bahan ini sering digunakan untuk dress, rok, atau atasan dengan potongan struktural. Meski tidak se-breathable katun, scuba menawarkan tampilan yang rapi dan modern tanpa perlu sering disetrika. Cocok untuk acara formal maupun semi formal yang membutuhkan siluet tegas.
Twill adalah jenis anyaman kain yang menghasilkan pola diagonal. Struktur anyaman ini membuat twill lebih kuat dan tidak mudah kusut dibanding kain dengan anyaman polos. Bahan ini sering digunakan untuk celana kerja, jaket, atau rok karena mampu mempertahankan bentuk meski sering dipakai.
Twill biasanya terbuat dari katun, polyester, atau campuran keduanya. Twill dengan kandungan polyester cenderung lebih tahan kusut dan mudah dirawat, sementara twill katun memberikan kenyamanan ekstra.
Temukan artikel fashion terlengkap hanya di Laruna, stay stylish, stay updated!




