Monday, 01 January 2022

Intip Strategi Merek Kelas Atas Bangkit dari Pandemi

Tak dapat dipungkiri barang mewah dengan harga tinggi dapat memuaskan kebutuhan psikologis konsumen akan status dan eksklusivitas. 
February 9, 2023  | Utari Ayuningtyas
strategi merek kelas atas
 

Sempat tersendat di bawah tekanan pandemi, hingga memaksa penutupan toko-toko di seluruh dunia dan menghadapi ketidakpastian, kini permintaan konsumen terhadap barang mewah mengalami kenaikan.

Sementara dunia berada di ujung tanduk karena perang Rusia di Ukraina dan ancaman kejatuhan ekonomi globalnya, kita dapat mengharapkan inflasi harga barang mewah yang berkelanjutan di masa depan. Kenaikan harga jelas tidak  akan merugikan merek-merek mewah selama pandemi. Karena pandemi menjadikannya suatu keharusan untuk bertahan, semua merek mewah meninggalkan norma konservatif dan menyebar ke pasar online sebagai strategi pemasaran merek kelas atas dalam menghadapi masa pandemi.

Bukan lagi perhiasan, barang branded kini menjadi salah satu investasi yang bernilai

Sebagai contoh Prada, penjualan di toko-toko yang dijalankan langsung oleh Prada naik sekitar 27 persen yang dibantu dengan tren belanja online di kedua tahun ini dibandingkan tahun 2020 dan sekitar 21 persen dibandingkan tahun 2019. Secara umum, penjualan barang mewah online mencapai lebih dari $56 miliar pada akhir tahun 2020, melonjak $18 miliar dibandingkan tahun 2019, menurut perkiraan Bain & Company. 

strategi merek kelas atas
Sumber: unsplash.com

Berdasarkan Kearney Luxury Study 2021-22, diantara ketiga negara Jerman, China dan AS, Gen Z memiliki konsumsi online tertinggi di semua kelompok umur. Dengan adanya kemudahan dengan sistem online ini para konsumen merasakan kenyamanan belanja secara online dan sangat menghargai ketersediaan produk online yang lebih baik.

Menariknya lagi, alokasi pembelian barang mewah yang dilakukan secara online hampir mencapai 23 persen dari total penjualan di tahun 2020. Salah satu tren paling menarik dari pasar produk mewah tahun 2020 adalah cara brand mengembangkan dan memperkuat hubungan mereka dengan konsumen, baik online maupun offline. Banyak brand yang menunjukkan komitmen lebih kuat untuk menjalankan strategi merek kelas atas mereka apalagi pemasaran digital, salah satu caranya dengan hadir di semua kanal digital utama. Lebih jauh, brand-brand mewah kini sangat memperhatikan elemen kecanggihan, kualitas, dan detil.

Baca juga:   Koleksi Terbaru Sebastian Gunawan Signature 2023/2024

Brand-brand mewah tidak memandang e-commerce hanya sebagai kanal penjualan

Yang lebih penting justru adalah sebagai saluran marketing yang bisa meningkatkan brand awareness, prestise dan reputasi produk, serta menarik konsumen baru. Mereka memanfaatkan beragam tools online yang ada untuk menceritakan kisah mereka dan memuaskan para konsumen kelas atas dengan kustomisasi produk, peluncuran produk edisi terbatas, consumer insight, livestreaming, dan integrasi antara pemasaran online dan offline

strategi merek kelas atas
Sumber: unsplash.com

Secara keseluruhan, motivasi paling menonjol untuk pembelian barang mewah di seluruh konsumen dari semua kelompok umur dan negara adalah keinginan untuk menghargai diri mereka sendiri, diikuti oleh kebutuhan untuk membeli produk mewah baru. Di sisi lain, membeli oleh-oleh untuk teman atau keluarga muncul sebagai motivasi yang paling tidak relevan untuk melakukan pembelian, terutama di kalangan responden Gen Z. Kecenderungan untuk lebih suka membelanjakan uang mereka untuk diri mereka sendiri menggarisbawahi reputasi generasi sebagai orang yang egois. 

Seiring berjalannya waktu konsumen saat ini terbiasa melakukan pembelian barang mewah secara online. Menariknya konsumen dengan kalangan Gen Z akan berdampak pada industri dalam jangka panjang. Pandemi secara signifikan berdampak pada industri barang mewah dan mempercepat beberapa tren yang dimulai sebelumnya. Satu hal yang tidak berubah adalah janji mendasar industri akan pengalaman terbaik dan produk berkualitas tinggi.


With Laruna, you can combine your love for fashion and the planet by choosing sustainable options that fit your style and contribute to positive changes. Want to join Laruna as a content contributor? We'd love to spend time with you!

Reference: 
https://www.mckinsey.com/~/media/mckinsey/industries/retail/our%2520insights/a%2520perspective%2520for%2520the%2520luxury%2520goods%2520industry%2520during%2520and%2520after%2520coronavirus/a-perspective-for-the-luxury-goods-industry-during-and-after-coronavirus.pdf&sa=D&source=editors&ust=1671099128968646&usg=AOvVaw3_7_tlD85pzom46IeWrzx6 (Di akses pada: 15 desember 2022).
Be a Contributor and 
Write for Us
Tell me more
Copyright © 2023 - Style by Laruna - All rights reserved
chevron-down linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram