Monday, 01 January 2022

Tips Memilih Bahan Baju Imlek yang Nyaman untuk Iklim Tropis

Imlek bukan tentang adu kemewahan, tapi tentang merayakan kehangatan keluarga tanpa harus merasa kegerahan
February 13, 2026  | Pipintri Aviteni Damayanti
memilih bahan baju imlek
 

Perayaan Imlek selalu identik dengan busana bernuansa merah, emas, dan motif khas yang penuh makna. Mulai dari acara makan bersama, silaturahmi keluarga, hingga sesi foto bersama, penampilan menjadi bagian penting dari momen spesial ini. Tak heran, banyak orang menyiapkan busana terbaik untuk menyambut Tahun Baru Imlek agar terlihat rapi, sopan, dan berkesan.

Namun, dibalik tampilan yang memikat, ada satu tantangan yang sering dihadapi di negara beriklim tropis seperti Indonesia, yakni cuaca panas dan lembap. Salah memilih bahan bisa membuat tubuh cepat berkeringat, terasa lengket, bahkan mengurangi rasa percaya diri. Padahal, kenyamanan sama pentingnya dengan tampilan.

Oleh karena itu, memilih bahan busana yang tepat menjadi kunci agar tampil maksimal dan tetap nyaman saat Imlek tanpa merasa gerah, apalagi harus mengorbankan gaya. Sebab, bukan hanya soal model atau warna, bahan yang sesuai akan membuat tubuh lebih sejuk, bebas bergerak, dan percaya diri sepanjang hari.

Kenapa bahan menentukan kenyamanan

Saat cuaca panas, tubuh akan mengeluarkan keringat lebih banyak. Jika bahan pakaian tidak mampu menyerap dan menguapkan keringat dengan baik, panas akan terperangkap di dalam pakaian, kemudian menimbulkan rasa lengket dan pengap yang tidak nyaman pada tubuh.

Bahan yang tidak breathable juga membuat kulit sulit “bernapas”, sehingga berisiko menyebabkan iritasi bagi sebagian orang dan memicu bau tidak sedap. Selain itu, kain yang terlalu berat atau panas cenderung lebih mudah kusut dan terlihat tidak rapi setelah beberapa jam dipakai. 

Baca juga:   Inspirasi Outfit Trendy Saat Olahraga Padel

Hal ini membuat penampilan tampak lelah dan kurang segar, meskipun busana yang dikenakan sebenarnya indah. Itulah sebabnya, memilih bahan yang tepat bukan hanya soal estetika, tetapi juga tentang menjaga kenyamanan dan rasa percaya diri sepanjang perayaan Imlek.

Karakteristik bahan yang ideal untuk cuaca tropis

Agar tetap nyaman saat merayakan Imlek di tengah cuaca panas, penting untuk memahami ciri-ciri bahan yang cocok untuk iklim tropis. Karena tidak semua kain yang terlihat tipis atau mengilap benar-benar terasa sejuk saat dikenakan. Berikut beberapa karakteristik bahan ideal yang perlu diperhatikan.

  1. Breathable : bahan yang memiliki sirkulasi udara baik memungkinkan panas tubuh keluar dengan lebih mudah. Udara bisa mengalir di antara serat kain sehingga tubuh tidak terasa pengap.
  2. Menyerap keringat : bahan yang baik akan menyerap keringat dan membantu proses penguapannya dengan cepat. Hal ini menjaga kulit tetap kering dan mengurangi rasa lengket.
  3. Ringan dan tidak terlalu terbuka : bobot kain sangat memengaruhi kenyamanan. Kain yang terlalu tebal akan menahan panas. Pilih ketebalan ringan hingga medium agar tetap sejuk dan terlihat rapi.
  4. Lembut dan tidak lengket : tekstur halus membuat kain lebih nyaman di kulit. Hindari bahan yang terasa kaku atau mudah menempel saat berkeringat.
  5. Mudah melepas panas : selain menyerap keringat, bahan ideal juga membantu panas tubuh keluar sehingga suhu tetap stabil meski berada di ruangan hangat.

Rekomendasi bahan yang nyaman untuk busana Imlek

Memilih bahan yang tepat akan membuat busana Imlek terasa lebih ringan, sejuk, dan nyaman dipakai sepanjang hari. Berikut beberapa jenis kain yang cocok untuk iklim tropis, sekaligus tetap terlihat elegan saat dikenakan di momen spesial.

1. Katun

Katun adalah pilihan paling aman untuk iklim tropis. Bahannya ringan, menyerap keringat dan memiliki sirkulasi udara yang baik, serta mudah dirawat. Katun juga fleksibel untuk berbagai model busana Imlek, mulai dari blouse, kemeja pria, hingga cheongsam kasual.

Baca juga:   20 Fashion Statements dalam Revolusi Budaya dan Nilai Sosial

2. Linen

Linen terkenal sangat breathable dan terasa sejuk meski cuaca panas. Teksturnya memberi kesan modern dan natural, tanpa terlihat berlebihan. Bahan ini cocok untuk atasan simpel, outer, dress longgar atau set busana Imlek bergaya minimalis.

3. Rayon atau viscose

Rayon atau viscose memiliki tekstur lembut dan jatuh, sehingga tampak anggun dan nyaman dipakai tanpa terasa berat. Rayon sangat cocok untuk dress midi atau maxi, blouse bermotif, maupun tunik bernuansa Imlek.

4. Tencel atau modal

Serat modern ini dikenal sangat halus, adem, dan tidak mudah kusut. Selain nyaman, tampilannya juga terlihat lebih mewah. Cocok untuk busana Imlek yang ingin tampil simpel namun tetap mewah, seperti set busana keluarga, dress minimalis, kemeja semi formal.

5. Katun Jepang atau katun poplin

Jenis katun ini lebih tipis, ringan, dan memiliki tekstur halus tanpa terasa panas. Motifnya yang beragam juga sering digunakan untuk busana bercorak khas Imlek seperti dress atau tunik minimalis, cheongsam kasual, maupun atasan bermotif.

Bahan yang sebaiknya dihindari

Meski terlihat mewah dan menarik, tidak semua jenis kain cocok untuk busana Imlek di iklim tropis. Beberapa bahan justru dapat menahan panas dan membuat tubuh cepat berkeringat. Agar tetap nyaman sepanjang hari, sebaiknya pertimbangkan untuk menghindari atau membatasi penggunaan bahan berikut.

  • Polyester tebal : menahan panas dan membuat tubuh cepat berkeringat.
  • Satin sintetis : mengilap tetapi lengket saat terkena keringat.
  • Velvet atau beludru : terlalu tebal dan menahan panas.
  • Brokat tanpa lining : kaku dan kurang menyerap keringat.

Perlu diperhatikan bahwa bukan berarti bahan-bahan di atas tidak boleh dipakai sama sekali. Jika ingin tetap menggunakannya, pastikan ada lapisan dalam dari katun atau bahan adem agar panas tidak langsung menempel ke kulit.

Baca juga:   Unveiling The Bottega Veneta Spring/Summer 2023 Fashion Trends: From Casual Comfort to Historical Revivals

Tips praktis saat membeli kain

Memilih kain untuk busana Imlek tidak cukup hanya mengandalkan tampilan luar. Agar tidak salah pilih, lakukan beberapa langkah sederhana saat berada di toko kain atau butik berikut.

  • Tes sentuh : pegang kain dan rasakan teksturnya di tangan kemudian pilih yang terasa ringan, lembut dan tidak panas.
  • Remas : pastikan kain tidak mudah kusut dan mudah kembali ke bentuk semula dengan cara meremas kain selama beberapa detik, lalu lepaskan.
  • Tempelkan ke kulit : rasakan langsung efeknya saat kain menempel di lengan atau leher. Jika terasa cepat panas atau lengket, sebaiknya pilih bahan lain yang lebih adem.
  • Periksa ketebalan : angkat kain ke arah cahaya, kemudian pilih ketebalan kain yang ringan hingga medium agar nyaman sekaligus tetap sopan.
  • Pilih warna cerah : seperti merah terang, peach, atau pastel yang lebih memantulkan panas dan terasa lebih sejuk juga segar.
  • Cek lining : pastikan bagian dalam kain brokat atau satin dilapisi bahan adem seperti katun atau rayon yang menyerap keringat, untuk mengurangi rasa gerah.

Penutup

Busana Imlek yang indah seharusnya juga nyaman dipakai. Dengan memilih bahan yang tepat, kamu bisa menikmati momen berkumpul tanpa merasa gerah atau tidak percaya diri. Ingat, gaya terbaik adalah yang membuatmu merasa nyaman dari pagi hingga malam. Karena kenyamanan akan membuat perayaan Imlek terasa lebih hangat, berkesan, dan penuh sukacita.

Reference: 
https://lporterfabrics.com/panduan-memilih-bahan-untuk-cheongsam-wanita-satin-chiffon-atau-katun/
Copyright © 2023 - Style by Laruna - All rights reserved
chevron-down linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram