Monday, 01 January 2022

Tips Mengukur Baju Berdasarkan Berat Badan Saat Membeli Pakaian Online

Artikel ini membahas panduan lengkap untuk mengukur baju saat belanja online, bagaimana menggunakan berat badan sebagai referensi, dan cara memastikan pakaian yang kamu beli benar-benar pas
February 10, 2026  | Melisa Nirmaladewi
mengukur baju berdasarkan berat badan
 

Belanja pakaian secara online memang semakin populer karena lebih praktis, mudah, dan sering kali menawarkan banyak pilihan model dibandingkan toko fisik. Namun, tantangan terbesar yang sering dialami pembeli adalah masalah ukuran. Tidak sedikit orang yang merasa ragu memilih ukuran baju hanya karena tidak bisa mencobanya secara langsung. Alhasil, pakaian yang datang bisa saja kebesaran, kekecilan, atau bahkan tidak sesuai proporsi tubuh.

Banyak orang kemudian mencari cara cepat, seperti memilih ukuran berdasarkan berat badan saja. Padahal, menentukan ukuran baju dari berat badan saja sebenarnya tidak cukup, tetapi bisa menjadi titik awal jika dipadukan dengan pengukuran tubuh dan pemahaman bentuk badan. Artikel ini membahas panduan lengkap untuk mengukur baju saat belanja online, bagaimana menggunakan berat badan sebagai referensi, dan cara memastikan pakaian yang kamu beli benar-benar pas.

1. Mengapa Berat Badan Tidak Bisa Dijadikan Satu-Satunya Patokan?

Beberapa toko online memang memberikan panduan ukuran berdasarkan rentang berat badan, misalnya:

  • 45–50 kg: ukuran S
  • 50–55 kg: ukuran M
  • 55–60 kg: ukuran L

Namun, berat badan tidak memperhitungkan proporsi tubuh seperti panjang lengan, lebar bahu, lingkar pinggang, atau ukuran dada. Dua orang dengan berat 50 kg bisa memiliki bentuk tubuh yang sangat berbeda. Ada yang bertulang kecil, ada pula yang lebih berisi di area tertentu. Karena itu, berat badan hanya bisa membantu secara umum, bukan sebagai penentu utama.

Baca juga:   5 Tips Mix and Match Outfit Abu Abu Pria

Tetapi, bukan berarti berat badan tidak berguna. Justru ketika digunakan bersama pengukuran lain, berat badan dapat membantu memilih ukuran yang paling mendekati.

2. Mulai dari Mengetahui Berat dan Tinggi Badan dengan Akurat

Langkah pertama tetap memastikan bahwa berat badan dan tinggi badanmu tercatat dengan benar. Banyak orang memakai ukuran lama yang tidak lagi relevan, terutama jika berat badan berubah beberapa kilogram. Timbang ulang dan ukur tinggi badanmu agar ukuran yang dipilih lebih akurat.

Kombinasi berat badan dan tinggi badan akan membantu menentukan proporsi umum tubuh, misalnya apakah kamu cenderung petite, standar, atau lebih curvy.

3. Pahami Bentuk Tubuh: Kunci Penting dalam Memilih Ukuran

Setelah tahu berat badan, langkah berikutnya adalah memahami tipe tubuhmu. Setiap bentuk tubuh memiliki kebutuhan ukuran yang berbeda meskipun berat badannya sama. Beberapa tipe umum termasuk:

  • Hourglass: dada dan pinggul seimbang, pinggang lebih kecil
  • Pear: pinggul lebih besar daripada bahu
  • Apple: berat lebih banyak di perut bagian tengah
  • Rectangle: proporsi dada, pinggang, pinggul hampir sama
  • Inverted triangle: bahu lebih lebar daripada pinggul

Dengan memahami bentuk tubuh, kamu bisa memperkirakan area mana yang perlu diutamakan saat memilih ukuran. Misalnya, jika kamu bertipe pear, perhatikan lingkar pinggul lebih daripada lingkar dada.

4. Ukur Lingkar Tubuh: Jangan Hanya Mengandalkan Berat Badan

Agar hasilnya lebih tepat, lakukan pengukuran tubuh sederhana menggunakan meteran kain. Beberapa bagian yang perlu diukur meliputi:

  • Lingkar dada
  • Lingkar pinggang
  • Lingkar pinggul
  • Lebar bahu
  • Panjang lengan
  • Panjang baju atau panjang celana

Pengukuran ini penting untuk dicocokkan dengan size chart toko. Jika size chart menyebutkan lingkar dada 88 cm untuk ukuran M dan milikmu 86–89 cm, ukuran M kemungkinan paling cocok untukmu.

Baca juga:   7 Tips Belanja Barang Preloved Secara Bijak dan Aman

Berat badan akan membantu memperkirakan apakah proporsi keseluruhan sesuai, sementara detail ukurannya memastikan pakaian benar-benar fit.

5. Gunakan Rumus Hubungan Berat Badan dan Ukuran Baju

Jika toko hanya menyediakan ukuran berdasarkan berat badan, gunakan rumus sederhana berikut sebagai acuan tambahan:

A. Berat badan untuk atasan

Tubuh kecil (petite): ± 1 ukuran lebih kecil dari yang direkomendasikan

Tubuh berisi di bagian dada/ lengan: ikuti ukuran yang lebih besar

Tinggi di bawah 155 cm: ukuran cenderung terlihat kebesaran, pilih 1 ukuran turun

B. Berat badan untuk bawahan

Pear shape: ikuti rekomendasi ukuran berdasarkan berat badan, atau naik 1 ukuran

Apple shape: pilih ukuran sesuai lingkar perut, bukan berat badan

Tubuh proporsional: ukuran berat badan cukup akurat

Rumus ini tidak sempurna, namun membantu mempersempit pilihan ukuran.

Temukan artikel fashion terlengkap hanya di Laruna, stay stylish, stay updated!

Copyright © 2023 - Style by Laruna - All rights reserved
chevron-down linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram