
Tahun 2026 menjadi periode menarik dalam dunia fashion, khususnya untuk kategori sepatu. Setelah beberapa tahun industri mode bergerak antara kenyamanan pasca-pandemi dan eksplorasi gaya personal, sepatu di tahun 2026 hadir sebagai pernyataan identitas. Bukan sekadar pelengkap outfit, sepatu kini menjadi titik fokus yang mencerminkan sikap, selera, hingga gaya hidup seseorang.
Runway internasional Spring/Summer 2026 menunjukkan satu hal yang jelas: tidak ada satu tren tunggal yang mendominasi. Arah desain sepatu bergerak dinamis seperti bandul, dari estetika minimalis yang bersih hingga gaya maksimalis yang penuh detail, tekstur, dan keberanian visual. Inilah gambaran lengkap prediksi tren sepatu fashion tahun 2026 yang akan meramaikan jalanan kota, media sosial, hingga lemari fashion enthusiast.
Minimalisme di tahun 2026 tidak lagi terasa dingin atau terlalu kaku. Ia berevolusi menjadi lebih lembut, fungsional, dan wearable untuk kehidupan sehari-hari. Desain sepatu minimalis kini menekankan siluet ramping, detail halus, serta warna-warna netral yang terasa sophisticated.
Slim sneakers menjadi salah satu ikon dari arah minimalisme baru ini. Berbeda dengan sneaker bulky yang sempat populer, versi 2026 hadir lebih tipis, ringan, dan streamline. Cocok dipadukan dengan tailored trousers, rok midi, hingga gaun kasual. Sepatu ini menjadi simbol gaya hidup urban yang praktis namun tetap polished.
Selain sneaker, glove pumps juga mencuri perhatian. Sepatu hak dengan bentuk menyerupai sarung tangan ini dirancang mengikuti kontur kaki secara presisi, menciptakan kesan elegan tanpa terlihat berlebihan. Glove pumps menjadi pilihan utama bagi mereka yang menginginkan sepatu formal dengan rasa nyaman dan estetika modern.

Salah satu tren yang diprediksi bertahan kuat hingga 2026 adalah backless loafers atau loafer mule. Model ini menawarkan keseimbangan antara formal dan kasual, cocok untuk gaya kerja fleksibel yang kini semakin umum.
Backless loafers hadir dalam berbagai versi, mulai dari ujung runcing, ujung kotak, hingga sol datar maupun hak rendah. Material seperti suede, kulit halus, dan faux leather mendominasi, dengan warna-warna netral seperti hitam, cokelat tua, krem, hingga abu-abu hangat.
Sepatu ini mencerminkan perubahan gaya hidup modern yang mengutamakan kemudahan tanpa mengorbankan estetika. Slip-on, effortless, namun tetap terlihat rapi dan berkelas.
Slim sneakers diprediksi menjadi sepatu wajib di lemari banyak orang pada 2026. Model ini menjawab kebutuhan akan sepatu yang nyaman namun tetap relevan secara gaya. Desainnya yang ramping membuatnya mudah dipadukan dengan berbagai outfit, dari gaya kasual hingga semi-formal.
Tren warna pada slim sneakers cukup beragam. Warna netral seperti putih tulang, beige, dan abu-abu tetap menjadi favorit. Namun, sentuhan warna bold seperti merah terang atau biru elektrik juga muncul sebagai aksen yang memberi energi pada tampilan minimalis.
Slim sneakers juga merepresentasikan pergeseran fashion menuju estetika understated luxury, di mana kualitas desain dan fungsi lebih diutamakan daripada logo besar atau detail berlebihan.
Di sisi lain spektrum, tahun 2026 juga menjadi panggung bagi sepatu maksimalis yang ekspresif dan playful. Tren ini hadir sebagai respons terhadap kejenuhan akan gaya serba netral dan minimal, sekaligus perayaan akan kebebasan berekspresi.
Fancy footwear menjadi sorotan utama. Sepatu dengan aplikasi bunga besar, payet, kristal, hingga detail metalik mencolok akan banyak bermunculan. Sandal dengan ornamen floral tiga dimensi, pumps berlapis sequin, dan kitten heels dengan detail dramatis menjadi simbol kembalinya fashion sebagai bentuk hiburan dan seni.
Sepatu maksimalis ini tidak selalu ditujukan untuk acara formal. Justru, tren 2026 mendorong pemakaian sepatu statement dalam outfit sehari-hari sebagai focal point yang memberi karakter kuat.

Glove pumps bukan hanya bagian dari minimalisme, tetapi juga menjadi jembatan antara desain bersih dan kesan sensual yang halus. Dengan potongan yang menyatu erat dengan kaki, sepatu ini memberikan ilusi kaki yang lebih panjang dan siluet yang sleek.
Di tahun 2026, glove pumps hadir dalam berbagai variasi tinggi hak dan material. Dari kulit matte hingga suede lembut, sepatu ini cocok dipadukan dengan gaun panjang, rok lurus, atau setelan tailored. Tren ini menunjukkan bahwa sepatu tidak harus rumit untuk terlihat berkelas.
Tren back to school menjadi salah satu kejutan menarik dalam prediksi sepatu 2026. Sepatu bergaya preppy seperti brogues, derbies, dan lace-up klasik kembali mendapat sorotan, namun dengan sentuhan modern.
Material glossy, detail logo subtil, dan siluet yang lebih ramping membuat sepatu ini terasa relevan dengan gaya masa kini. Sepatu preppy 2026 tidak lagi terasa konservatif, melainkan menjadi simbol intelektualitas, struktur, dan estetika rapi yang kontras dengan gaya kasual longgar.
Salah satu tren paling menonjol di 2026 adalah penggunaan tekstur faux-fur, calf hair, atau pony hair pada sepatu. Elemen ini memberikan dimensi visual dan sensasi taktil yang kuat, menjadikan sepatu sebagai statement piece.
Motif animal seperti cow print, zebra, hingga leopard tampil dalam versi yang lebih refined. Sepatu dengan tekstur ini sering dipadukan dengan outfit sederhana agar tampil seimbang. Tren ini menegaskan pentingnya tekstur dalam menciptakan tampilan yang menarik tanpa harus berlebihan.
Calf-hair shoes juga mencerminkan ketertarikan fashion pada elemen alam dan sisi primal, namun tetap dibingkai dalam desain modern yang elegan.




