Monday, 01 January 2022

Xiye Bastida, Sosok Climate Activist untuk Levi's Buy Better, Wear Longer

Tak menyerah dengan keadaan, Xiye Bastida menyalurkan energinya untuk menjadi seorang aktivis iklim yang gigih.
March 22, 2023  | Anisa Ramadhani
xiye bastida
 

Climate Activist juga berpengaruh di bidang fashion lho, guys. Salah satu contohnya adalah Xiye Bastida, aktivis yang juga Brand Ambassador dari Levi’s Jeans. Xiye Bastida jika kehidupan manusia akan selamanya berubah akibat dampak perubahan iklim. Tak dapat dipungkiri, limbah tekstil dan produksi fast fashion juga menyebabkan perubahan iklim yang drastis seperti pemanasan global dan pencemaran lingkungan.

xiye bastida
Sumber: Instagram

Xiye Bastida tumbuh besar di San Pedro Tultepec, Meksiko, dimana curah hujan yang tidak pernah terjadi sebelumnya menyebabkan banjir yang membuatnya tidak bisa bersekolah. Ketika ia pindah ke New York City pada tahun 2015, ia melihat kerusakan yang disebabkan oleh Badai Sandy dan mengetahui bahwa krisis iklim terjadi di mana-mana.

Peran Kampanye Fashion Levi’s dalam Mengurangi Krisis Perubahan Iklim

"Sangat penting bagi kita untuk menjadi optimis sebagai aktivis iklim, karena itu berarti kita percaya pada kekuatan kita untuk mengubah dunia," kata Bastida. Baginya, optimisme tersebut diwujudkan dengan menjadi organisator gerakan mogok kerja iklim Fridays for Future, mendirikan Re-Earth Initiative, dan bermitra dengan merek-merek besar seperti Levi's untuk menyebarkan kesadaran tentang dampak lingkungan dari produksi dan konsumsi pakaian.

Sebagai bagian dari kampanye musim semi Levi's bernama: Buy Better, Wear Longer, merek ini mempertemukan enam "pembuat perubahan" atau change maker termasuk Bastida bersama Emma Chamberlain dan Jaden Smith, untuk mendiskusikan tanggung jawab yang kita semua miliki dalam memilih kapan dan bagaimana kita membeli pakaian.

Pesan dari kampanye Levi’s Buy Better, Wear Longer ini cukup sederhana. Dikutip dari ELLE: "Ketika kita membuat yang lebih baik, kita dapat membeli yang lebih baik. Ketika kita membeli yang lebih baik, kita bisa memakai lebih lama. Ketika kita memakai lebih lama, kita bisa membeli lebih sedikit. Ketika kita membeli lebih sedikit, kita bisa membuang lebih sedikit. Ketika kita membuang lebih sedikit, kita bisa berubah untuk kebaikan."

Levi's juga mendorong pelanggan untuk memperbaiki pakaian ke penjahit supaya memperpanjang umur pakaian sehingga memperpanjang usia pakaian di lemari Anda. Selain itu mereka juga menyarankan para konsumen untuk bijak dalam memilih jenis pakaian untuk mendukung konsep slow fashion.

Xiye Bastida dan Istilahnya Tentang “Budaya Membuang”

Xiye Bastida terjun dalam kampanye ini karena baginya tujuan dan pesan Levi’s Buy Better, Wear Longer sesuai dengan pendekatan Bastida dalam berbelanja; ia menghindari fast fashion dan mencari pakaian bekas yang terbuat dari bahan yang tahan lama. 

Baca juga:   5 Desainer Paling Berpengaruh dalam Sejarah

"Saya mencari pakaian yang akan bertahan lama," katanya saat diwawancara oleh ELLE. "Yang saya sukai dari banyak produk Levi's yang pernah saya lihat adalah labelnya benar-benar memberi tahu Anda: Anda harus mencucinya setiap 10 kali pemakaian. Merek ini tidak hanya membuat pakaian mereka menjadi lebih baik, tetapi juga memberikan beberapa tips tentang cara merawat pakaian Anda dengan lebih baik."

Kampanye ini juga merupakan cara untuk memerangi apa yang Bastida sebut sebagai "budaya membuang," di mana kita tidak menganggap bahwa membuang sesuatu hanya berarti menyingkirkannya dari pandangan kita. "[Barang-barang ini] berakhir di tempat pembuangan sampah, berakhir di lautan, dan mencemari lingkungan," ujarnya, seraya menambahkan bahwa hanya sembilan persen sampah plastik yang didaur ulang. "Kita seharusnya tidak hidup dalam sistem yang hanya membuang barang, tetapi membangun hubungan dengan barang-barang yang kita miliki."

Lagipula, seperti yang ditunjukkan oleh Bastida, perubahan yang sesungguhnya—seperti membuat Presiden Biden berkomitmen untuk mengurangi emisi gas rumah kaca Amerika Serikat hingga 50 persen pada tahun 2030—tidak akan terjadi kecuali jika kita memintanya. Baginya, berpartisipasi dalam kampanye fashion seperti ini sekaligus menyuarakan keresahannya tentang krisis iklim global sangatlah penting dan merupakan bagian vital dari aktivisme iklim.

Wah, keren banget ya Mba Xiye. Yuk, kita tiru dengan mulai dari hal yang paling mudah seperti tidak konsumtif saat belanja pakaian dan menerapkan slow fashion contohnya, memakai pakaian yang sudah ada tanpa membeli yang baru atau mencoba thrifting supaya memberikan kehidupan baru pada barang-barang dan baju lama yang masih layak pakai.


With Laruna, you can combine your love for fashion and the planet by choosing sustainable options that fit your style and contribute to positive changes. Want to join Laruna as a content contributor? We'd love to spend time with you!

Baca juga:   Alfaz Syam, Sosok Dibalik Produk Fashion dari Keyboard Bekas
Reference: 
https://www.levi.co.id/en/advokasi-untuk-keadilan-iklim-dengan-xiye-bastida/post/34229 (Diakses pada: 11 Maret 2023)

https://www.elle.com/fashion/personal-style/a36301362/xiye-bastida-levis-campaign-climate-activism-interview/ (Diakses pada: 11 Maret 2023)
Copyright © 2023 - Style by Laruna - All rights reserved
chevron-down linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram