Monday, 01 January 2022

Mengintip Koleksi Spesial Adidas Chinese

“Ketika budaya tidak lagi dijadikan ornamen, melainkan fondasi, fashion berubah menjadi pernyataan identitas
January 13, 2026  | Melisa Nirmaladewi
adidas chinese
 

Dalam beberapa tahun terakhir, dunia fashion global semakin menunjukkan ketertarikan pada identitas budaya lokal yang diolah dengan pendekatan modern. Salah satu fenomena yang paling menonjol adalah bangkitnya Chinese style atau yang kerap disebut sebagai guochao, sebuah gerakan yang memadukan kebanggaan budaya Tiongkok dengan estetika kontemporer. Di tengah arus ini, Adidas China berhasil mencuri perhatian lewat koleksi spesial bertajuk New Chinese Style, yang kembali hadir kuat untuk perayaan Chinese New Year 2026. Koleksi ini bukan sekadar eksperimen visual, melainkan sebuah pernyataan serius tentang bagaimana warisan budaya bisa diterjemahkan secara relevan untuk audiens global yang semakin sadar akan makna dan konteks.

Latar Belakang New Chinese Style dalam Fashion Global

New Chinese Style muncul sebagai respons terhadap kelelahan generasi muda terhadap desain yang terlalu generik dan minim identitas. Generasi Z di Tiongkok, khususnya, tumbuh dengan kesadaran budaya yang lebih kuat dan keinginan untuk melihat akar tradisi mereka direpresentasikan secara bermartabat di panggung global. Dalam konteks ini, New Chinese Style bukan berarti kembali sepenuhnya ke busana tradisional, melainkan reinterpretasi yang cerdas dan berlapis.

Banyak brand internasional sebelumnya mencoba memasukkan unsur Tiongkok hanya lewat simbol-simbol permukaan seperti naga, aksara Mandarin, atau warna merah mencolok. Namun pendekatan tersebut sering dianggap dangkal dan kurang autentik. Adidas China tampaknya belajar dari kegagalan-kegagalan itu dan memilih jalur yang lebih dalam, dengan menggali filosofi desain, siluet historis, serta detail material yang sarat makna.

Baca juga:   Tren Busana untuk Pria pada Helatan Milan Fashion Week 2023

Debut Koleksi di Shanghai Fashion Week

Koleksi New Chinese Style Adidas China untuk Chinese New Year 2026 diperkenalkan dalam panggung Shanghai Fashion Week melalui show bertajuk POWER OF THREE. Kehadiran koleksi ini di salah satu ajang mode paling bergengsi di Asia menegaskan posisi Adidas bukan hanya sebagai brand sportswear, tetapi juga sebagai pemain serius dalam percakapan fashion budaya dan gaya hidup.

adidas chinese
Adidas

Runway tersebut menampilkan bagaimana Adidas memadukan DNA global mereka yang ikonik dengan inovasi lokal yang sangat spesifik. Tiga garis khas Adidas tetap hadir, namun dibingkai dalam konteks estetika Tiongkok yang halus dan berkelas. Hasilnya adalah koleksi yang terasa segar, berakar, namun tetap mudah diterima oleh pasar internasional.

Pendekatan Desain yang Lebih Mendalam dan Bermakna

Salah satu kekuatan utama koleksi ini terletak pada perhatiannya terhadap detail. Alih-alih sekadar mencetak motif tradisional, Adidas China mengeksplorasi elemen desain yang memiliki nilai historis dan simbolik. Kancing giok, misalnya, digunakan sebagai penutup busana. Dalam budaya Tiongkok, giok melambangkan kemurnian, kebijaksanaan, dan kemakmuran. Kehadiran elemen ini memberi lapisan makna yang tidak bisa didapat dari ornamen biasa.

Siluet yang terinspirasi dari era Dinasti Tang juga menjadi sorotan. Dinasti Tang dikenal sebagai masa keemasan dalam sejarah Tiongkok, di mana seni, budaya, dan mode berkembang pesat. Potongan busana yang longgar namun terstruktur, kerah berdiri, serta garis-garis yang mengalir menciptakan kesan elegan sekaligus berwibawa.

Detail lain yang mencuri perhatian adalah palace skirt hems, yakni bentuk ujung pakaian yang terinspirasi dari rok istana. Elemen ini diterjemahkan ke dalam jaket dan outerwear modern, menciptakan perpaduan antara streetwear dan busana klasik. Cloud-pattern quilting juga menjadi ciri khas, menghadirkan tekstur berlapis yang mengingatkan pada motif awan dalam seni tradisional Tiongkok, simbol keberuntungan dan hubungan antara langit dan manusia.

Baca juga:   Lyodra Hadirkan Nuansa Karo dalam Gaya Uniknya di Piala Presiden 2025

Material dan Warna yang Dipilih dengan Cermat

Dalam koleksi ini, Adidas China menunjukkan bahwa pemilihan material tidak kalah penting dari desain visual. Tekstur kain terasa lebih premium, dengan sentuhan yang mengingatkan pada busana satin klasik, terutama yang terinspirasi dari pakaian era Tang. Material seperti ini tidak hanya memberi kesan mewah, tetapi juga menghubungkan pemakainya dengan sejarah panjang tekstil Tiongkok.

Pilihan warna juga jauh dari stereotip. Alih-alih merah terang yang sering diasosiasikan dengan Chinese New Year, Adidas memilih palet yang lebih lembut dan sophisticated. Warna salmon yang halus, mustard keemasan, hingga biru dusty memberikan nuansa dewasa dan modern. Warna-warna ini tetap memiliki makna simbolik tentang kemakmuran dan keseimbangan, namun tampil lebih subtil dan mudah dipadupadankan dalam gaya sehari-hari.

Jaket Tang sebagai Ikon Koleksi

adidas chinese
Adidas

Salah satu item paling viral dari koleksi ini adalah jaket Chinese New Year atau yang kerap disebut sebagai Tang jacket. Jaket ini memiliki kerah berdiri, penutup depan dengan toggle tradisional, serta potongan yang lebih santai dibanding jaket olahraga Adidas pada umumnya. Desainnya jelas terinspirasi dari pakaian satin klasik Dinasti Tang, yang secara historis melambangkan persatuan dan kemakmuran.

Menariknya, jaket ini tidak dirancang untuk aktivitas olahraga, melainkan sebagai fashion statement. Ia menjembatani dunia sportswear dengan cultural wear, menciptakan kategori baru yang relevan dengan gaya hidup urban masa kini. Tidak heran jika banyak penggemar mode di luar Tiongkok turut memburunya, meskipun secara resmi jaket ini hanya dijual di wilayah Greater China.

Temukan artikel fashion terlengkap hanya di Laruna, stay stylish, stay updated!

Reference: 
https://radii.co/article/adidas-china-cny-2026-drop
https://wwd.com/fashion-news/fashion-scoops/adidas-chinese-new-year-jacket-tang-dynasty-1236906659/
Copyright © 2023 - Style by Laruna - All rights reserved
chevron-down linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram