Monday, 01 January 2022

Tips Memilih Outfit Business Casual agar Tampilan Lebih Profesional

Elegan tanpa kesan kaku! Temukan rahasia outfit business casual yang buatmu makin percaya diri di kantor
February 16, 2026  | Kingkit Neira
outfit business casual
 

Berpakaian ke kantor itu bukan cuma soal terlihat rapi, tapi juga tentang bagaimana kamu mempresentasikan diri. Cara kamu memilih outfit bisa memengaruhi kesan pertama, kepercayaan diri, bahkan cara orang lain memperlakukanmu di ruang kerja.

Di tengah budaya kerja yang makin fleksibel, istilah business casual semakin sering terdengar. Dress code ini seperti jalan tengah antara formal yang kaku dan kasual yang terlalu santai.

Masalahnya, banyak orang masih bingung membedakan business casual dengan smart casual atau formal office look. Padahal kalau kamu paham konsepnya, memilih outfit business casual sebenarnya tidak sesulit itu.

Apa Itu Outfit Business Casual?

Business casual adalah gaya berpakaian yang memberi kesan profesional dan konservatif, tetapi tetap menyisakan ruang untuk sentuhan personal. Jadi walaupun terlihat formal, outfit ini tidak seketat pakaian kantor yang super resmi seperti setelan jas lengkap dengan dasi.

Gaya ini terasa lebih santai dan nyaman dipakai seharian, tanpa menghilangkan kesan serius dan kredibel. Kamu tetap terlihat siap bekerja, tetapi tidak tampak terlalu kaku atau intimidating.

Contohnya, kamu bisa memadukan tailored chinos dengan kemeja button-up yang rapi dan sepatu loafers. Hasilnya adalah tampilan yang bersih, profesional, tapi tetap punya karakter.

Blazer atau sports coat juga bisa jadi andalan untuk memberi kesan tegas. Padukan dengan kemeja berkerah yang potongannya pas di tubuh, lalu lengkapi dengan dress pants atau khakis serta sepatu kulit agar tampil makin matang.

Kalau melihat sejarahnya, gaya berpakaian perempuan di kantor mulai berkembang sejak era Perang Dunia II. Saat para pria pergi berperang, perempuan mulai masuk ke dunia kerja dan mengambil alih banyak posisi kantoran.

Baca juga:   Culottes dan Palazzo Pants: Tren Celana Lebar yang Wajib Coba di 2026

Di masa itu, aturan berpakaian sangat ketat: kemeja berkerah, rok pensil, celana panjang formal, dan blazer dengan potongan presisi. Seiring waktu, budaya kerja berubah dan lahirlah business casual sebagai bentuk adaptasi yang lebih fleksibel.

Menariknya, hanya ada dua aturan utama dalam business casual yakni rapi dan profesional. Selebihnya, kamu bisa menyesuaikannya dengan preferensi pribadi selama tetap menjaga etika berpakaian di lingkungan kerja.

outfit business casual
pinterest

Tips Outfit Business Casual yang Harus Diperhatikan

Agar tidak salah kostum, ada beberapa hal penting yang perlu kamu perhatikan saat memilih outfit business casual.

1. Tidak Harus Selalu Dress Shirt

Dalam gaya kantor tradisional, dress shirt atau kemeja formal sering jadi kewajiban. Namun dalam business casual, kamu punya lebih banyak opsi.

Kamu bisa mengganti dress shirt dengan lace shirt, cape shirt, pleated shirt, atau blouse dengan potongan rapi. Kalau ingin tampilan yang lebih lembut dan feminin, pilih pleated blouse, drapery blouse, atau loose blouse yang tetap terlihat clean.

Kuncinya sederhana, yakni tetap rapi dan profesional. Hindari potongan yang terlalu terbuka atau terlalu eksperimental.

2. Hindari Kaos, Polo, dan Jeans

Walaupun ada kata “casual”, bukan berarti kamu bebas memakai kaos atau polo shirt. Item tersebut cenderung terlalu santai dan kurang menunjukkan keseriusan dalam konteks profesional.

Begitu juga dengan jeans. Bahkan jeans polos tanpa sobekan pun tetap memberi kesan terlalu santai untuk standar business casual di banyak kantor.

Kalau ingin aman, pilih trousers, khakis, atau dress pants dengan bahan yang jatuh dan tidak terlalu kaku.

3. Tidak Perlu Memakai Dasi

Berbeda dengan pakaian bisnis formal, dasi bukanlah kewajiban dalam business casual. Kamu tidak perlu tampil terlalu rigid seperti menghadiri rapat direksi setiap hari.

Baca juga:   Frutiger Aero: Style Fashion Futuristik dan Warna-Warni Nostalgia

Sebagai gantinya, kamu bisa menambahkan aksesori yang lebih subtle seperti bros, kalung minimalis, jam tangan elegan, atau ikat pinggang yang clean. Detail kecil ini cukup untuk memberi sentuhan personal tanpa berlebihan.

4. Hindari Short dan Rok Terlalu Pendek

Short jelas bukan pilihan untuk business casual. Begitu juga dengan miniskirt yang terlalu pendek dan berisiko terlihat kurang profesional.

Fokuslah pada trouser, midi skirt, atau maxi skirt dengan potongan rapi. Bahannya bisa fleksibel, tetapi sebaiknya bukan denim agar tetap terlihat formal.

5. Ganti Jas Formal dengan Blazer Casual

Jas formal biasanya memiliki potongan sangat struktural dan kaku. Untuk business casual, kamu bisa memilih blazer dengan potongan lebih santai dan fleksibel.

Blazer casual biasanya lebih nyaman dipakai seharian. Siluetnya tetap tegas, tetapi tidak terlalu “berat” secara visual.

6. Pilih Sepatu yang Tepat

Sepatu adalah penutup tampilan yang sering kali menentukan keseluruhan kesan. Kamu tidak harus selalu memakai dress shoes klasik.

Loafers, low heels, block heels, atau leather flats bisa jadi pilihan aman. Hindari sneakers, sandal, atau flip flop yang terlalu santai untuk suasana profesional.

outfit business casual
pinterest

Inspirasi Outfit Business Casual

Kalau kamu masih bingung harus mulai dari mana, beberapa inspirasi ini bisa membantu.

1. Cape Shirt + Trousers

Cape shirt memberi efek stylish tanpa perlu banyak effort. Detail cape di area bahu hingga pinggang menciptakan dimensi yang menarik, tetapi tetap terlihat sopan.

Padukan dengan trousers berpotongan lurus dan leather boot heels agar tampil lebih matang. Outfit ini cocok untuk kamu yang ingin terlihat standout tanpa terlalu mencolok.

2. Lace Shirt + Pants

Kalau kamu merasa outfit kantor sering terlihat monoton, lace shirt bisa jadi solusi. Pilih lace dengan motif halus dan lining yang sopan agar tetap profesional.

Baca juga:   Ini Rahasia Sepatu yang Bikin Kaki Kamu Sehat Sepanjang Hari!

Padukan dengan celana panjang tailored dan heels untuk menciptakan keseimbangan antara feminin dan tegas. Look ini cocok untuk meeting penting atau presentasi.

3. Wrap Shirt + Rok

Wrap shirt memberikan siluet yang membentuk tubuh tanpa terlihat berlebihan. Kombinasikan dengan rok midi atau rok A-line untuk tampilan yang anggun.

Tambahkan heels sederhana dan tas structured agar keseluruhan look terlihat matang. Gaya ini pas untuk suasana kantor yang ingin tetap terlihat profesional, tapi tidak terlalu maskulin.

4. Blazer + Blouse + Dress Pants

Ini adalah kombinasi paling klasik dalam business casual. Blazer memberi struktur, blouse memberi kelembutan, dan dress pants menjaga kesan formal.

Pilih warna netral seperti navy, abu-abu, atau beige agar mudah dipadukan. Tambahkan tas kulit dan jam tangan simpel untuk menyempurnakan tampilan.

5. Knit Top + Tailored Pants

Kalau kantor kamu cenderung fleksibel, knit top polos dengan bahan berkualitas bisa jadi alternatif atasan. Pastikan potongannya rapi dan tidak terlalu ketat.

Padukan dengan tailored pants dan loafers untuk menciptakan tampilan profesional yang tetap nyaman dipakai seharian.

Temukan artikel fashion terlengkap hanya di Laruna, stay stylish, stay updated!

Reference: 
https://www.urbanicon.co.id/blog/perbedaan-outfit-smart-casual-dan-business-casual?srsltid=AfmBOorGmnffBLe_6yf9VxNr-yzHY3CevL-3W4PcJwfVXg5skeMRJjc2
https://www.benangjarum.com/id/blogs/lifestyle/business-casual-outfit-adalah?srsltid=AfmBOoqXg1jLgbjYK91QmOj8sNwvVpmBwxueJhqeazP3EFGdZvDk-CB6
Copyright © 2023 - Style by Laruna - All rights reserved
chevron-down linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram